WhatsApp Icon
Kawal Estafet Kepemimpinan, Ketua BAZNAS NTB Turun Langsung Jadi Tim Pansel Pimpinan BAZNAS Sumbawa Barat

SUMBAWA BARAT — Dalam rangka memastikan lahirnya kepemimpinan yang kredibel dan amanah di tingkat daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengawal proses regenerasi kelembagaan. Pada Selasa (10/9/2026) pagi, Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA., hadir langsung untuk mengawal tahapan seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2026-2031.

Kegiatan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) ini diselenggarakan di Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa Barat. Menariknya, proses seleksi ini tidak hanya melibatkan unsur BAZNAS, tetapi juga bersinergi erat dengan Pemerintah Daerah dan instansi keagamaan. Hal ini dibuktikan dengan formasi Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KSB, drh. Hairul, M.M.

Dalam susunan Tim Pansel tersebut, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA., bertindak menempati posisi strategis sebagai Sekretaris. Turut melengkapi kekompakan tim ini, hadir pula Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat, H. Udin Syafruddin, S.Ag., M.M., yang bertugas sebagai Anggota Pansel.

Keterlibatan langsung Ketua BAZNAS NTB beserta jajaran pimpinan daerah dalam tim Pansel ini merupakan wujud komitmen nyata untuk memastikan para calon pimpinan yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan rekam jejak yang mumpuni dalam tata kelola zakat.

Sinergi yang solid antara Pemkab Sumbawa Barat, BAZNAS NTB, dan Kemenag KSB melalui tim Pansel ini diharapkan mampu menyaring figur-figur pemimpin terbaik. Dengan nakhoda yang tepat, BAZNAS KSB ke depannya diharapkan dapat semakin optimal dalam menggali potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta menjadikannya sebagai motor penggerak kesejahteraan umat di wilayah Sumbawa Barat.

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS NTB
Sinergi Strategis, BAZNAS NTB dan Kanwil Kemenag Rancang Optimalisasi Pengumpulan ZIS di Lingkungan Madrasah

MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah kolaboratif guna memaksimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di daerah. Pada Kamis (10/9/2026), Bidang Pengumpulan BAZNAS NTB menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi NTB di Mataram.

Pertemuan lintas sektoral ini dihadiri oleh berbagai unsur penting dari Kanwil Kemenag, meliputi Bagian Penerangan Agama Islam (Penmas), Pendidikan Agama Islam (Pakis), Pendidikan Agama Islam pada Sekolah (Pais), Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, hingga Bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras). Agenda utama yang diusung adalah optimalisasi pengelolaan ZIS di lingkungan instansi Kemenag.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penyelarasan sistem pemotongan zakat profesi bagi tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Mengingat pihak Kanwil Kemenag membutuhkan pembaruan informasi terkait mekanisme pemotongan yang berjalan, BAZNAS NTB akan segera mengambil langkah taktis. Dalam waktu dekat, BAZNAS akan melayangkan surat resmi kepada Kanwil Kemenag cq. Bimas Islam guna menginstruksikan standardisasi dan penataan ulang sistem pemotongan ZIS secara masif di seluruh MAN se-NTB.

Melalui momentum ini, kedua lembaga juga sepakat untuk terus meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi yang dinilai masih perlu dioptimalkan. BAZNAS NTB pun menyambut baik harapan dari pihak Kanwil Kemenag agar keberadaan instrumen zakat dapat memberikan dukungan nyata yang lebih kuat terhadap berbagai program pembinaan umat yang diinisiasi oleh Kemenag ke depannya.

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS NTB
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS NTB dan BAZNAS KSB Kolaborasi Survei Kelayakan Penerima Program MAHYANI

SUMBAWA BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas amanah umat. Demi memastikan penyaluran dana zakat benar-benar tepat sasaran, tim BAZNAS NTB turun langsung menggelar verifikasi faktual dan survei kelayakan penerima Program Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Kamis (10/9/2026).

Agenda krusial yang berada di bawah naungan program unggulan "BAZNAS NTB Makmur" ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA. Kehadiran beliau ke titik-titik lokasi hunian warga merupakan mandat dan perwakilan dari Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., guna melihat secara dekat kondisi riil masyarakat prasejahtera di daerah.

Proses peninjauan lapangan ini menjadi cerminan sinergi yang solid antar-tingkatan kelembagaan BAZNAS. Selama proses survei berlangsung, rombongan dari provinsi didampingi secara penuh oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat beserta seluruh jajaran Komisioner. Kolaborasi pengawasan ini dilakukan untuk menjamin bahwa proses seleksi calon penerima manfaat (mustahik) berjalan secara objektif dan berbasis pada data kebutuhan riil di lapangan.

Program MAHYANI sendiri dirancang sebagai salah satu solusi konkret untuk meretas siklus kemiskinan ekstrem, yakni dengan memfasilitasi perbaikan hunian agar menjadi lebih sehat, aman, dan bermartabat.

Melalui hasil survei terpadu ini, BAZNAS berharap eksekusi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Sumbawa Barat dapat segera direalisasikan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh masyarakat mampu memberikan perlindungan dan meningkatkan kualitas hidup saudara-saudara kita yang paling membutuhkan.

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS NTB
Wujudkan Pendidikan Berkualitas, BAZNAS NTB Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer dan Siswa Berprestasi di Sumbawa Barat

SUMBAWA BARAT — Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kesejahteraan umat. Berangkat dari komitmen tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyalurkan dana zakat untuk mendukung keberlangsungan pendidikan di daerah.

Pada Rabu (9/9/2026), Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., menyerahkan langsung bantuan pendidikan bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan siswa kurang mampu yang memiliki prestasi. Kegiatan penyerahan ini dipusatkan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kehadiran jajaran BAZNAS NTB di KSB ini turut didampingi secara penuh oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat beserta seluruh anggota Komisioner. Sinergi ini menunjukkan kekompakan pengurus BAZNAS di berbagai tingkatan dalam mengawal pendistribusian dana umat.

Bantuan yang disalurkan mendapat sambutan hangat dan penuh haru dari para penerima manfaat. Perwakilan guru dan siswa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS dan para donatur. Bantuan operasional dan beasiswa ini dinilai sangat tepat sasaran dan terbukti memberikan dorongan semangat yang besar untuk menunjang kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

Penyaluran bantuan ini juga dirangkaikan dengan agenda strategis berupa Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 2 Tahun 2026, yang diharapkan dapat semakin mengoptimalkan kesadaran dan partisipasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan.

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS NTB
Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS NTB Gelar Sosialisasi Pergub 2/2026 dan Serahkan Bantuan Pendidikan di Sumbawa

SUMBAWA — Dalam upaya mengoptimalkan instrumen zakat sebagai penggerak kesejahteraan sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggencarkan edukasi dan penguatan regulasi di tingkat daerah. Pada Rabu (9/9/2026), perwakilan BAZNAS NTB yang hadir atas nama Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 di Kantor BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Agenda sosialisasi kebijakan teknis ini tidak hanya sebatas pemaparan teori, melainkan langsung dibuktikan dengan aksi nyata berupa pendistribusian dana umat. Di sela-sela kegiatan, BAZNAS NTB menyerahkan bantuan operasional dan beasiswa yang ditujukan khusus bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan para siswa prasejahtera di wilayah Sumbawa.

Langkah turun ke daerah ini disambut hangat oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang turut menyampaikan apresiasi dan salam hormat kepada Ketua BAZNAS Provinsi. Sinergi ini mengukuhkan komitmen bersama untuk menyelaraskan gerak langkah pengumpulan dan penyaluran zakat di NTB.

Kegiatan ini pun ditutup dengan momen penuh keberkahan berupa doa bersama yang dipanjatkan oleh para penerima manfaat. Doa-doa kebaikan tersebut secara khusus ditujukan bagi Gubernur NTB, jajaran Pimpinan dan Amil BAZNAS, serta para muzaki dari kalangan ASN se-NTB agar senantiasa amanah dan diberkahi kesehatannya. Melalui momentum ini, BAZNAS memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan oleh para ASN akan terus dikawal agar tepat sasaran dan berdaya guna.

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS NTB

Berita Terbaru

Kawal Estafet Kepemimpinan, Ketua BAZNAS NTB Turun Langsung Jadi Tim Pansel Pimpinan BAZNAS Sumbawa Barat
Kawal Estafet Kepemimpinan, Ketua BAZNAS NTB Turun Langsung Jadi Tim Pansel Pimpinan BAZNAS Sumbawa Barat
SUMBAWA BARAT — Dalam rangka memastikan lahirnya kepemimpinan yang kredibel dan amanah di tingkat daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengawal proses regenerasi kelembagaan. Pada Selasa (10/9/2026) pagi, Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA., hadir langsung untuk mengawal tahapan seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2026-2031. Kegiatan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) ini diselenggarakan di Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa Barat. Menariknya, proses seleksi ini tidak hanya melibatkan unsur BAZNAS, tetapi juga bersinergi erat dengan Pemerintah Daerah dan instansi keagamaan. Hal ini dibuktikan dengan formasi Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KSB, drh. Hairul, M.M. Dalam susunan Tim Pansel tersebut, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA., bertindak menempati posisi strategis sebagai Sekretaris. Turut melengkapi kekompakan tim ini, hadir pula Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat, H. Udin Syafruddin, S.Ag., M.M., yang bertugas sebagai Anggota Pansel. Keterlibatan langsung Ketua BAZNAS NTB beserta jajaran pimpinan daerah dalam tim Pansel ini merupakan wujud komitmen nyata untuk memastikan para calon pimpinan yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan rekam jejak yang mumpuni dalam tata kelola zakat. Sinergi yang solid antara Pemkab Sumbawa Barat, BAZNAS NTB, dan Kemenag KSB melalui tim Pansel ini diharapkan mampu menyaring figur-figur pemimpin terbaik. Dengan nakhoda yang tepat, BAZNAS KSB ke depannya diharapkan dapat semakin optimal dalam menggali potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta menjadikannya sebagai motor penggerak kesejahteraan umat di wilayah Sumbawa Barat.
BERITA10/09/2026 | Humas BAZNAS NTB
Sinergi Strategis, BAZNAS NTB dan Kanwil Kemenag Rancang Optimalisasi Pengumpulan ZIS di Lingkungan Madrasah
Sinergi Strategis, BAZNAS NTB dan Kanwil Kemenag Rancang Optimalisasi Pengumpulan ZIS di Lingkungan Madrasah
MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah kolaboratif guna memaksimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di daerah. Pada Kamis (10/9/2026), Bidang Pengumpulan BAZNAS NTB menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi NTB di Mataram. Pertemuan lintas sektoral ini dihadiri oleh berbagai unsur penting dari Kanwil Kemenag, meliputi Bagian Penerangan Agama Islam (Penmas), Pendidikan Agama Islam (Pakis), Pendidikan Agama Islam pada Sekolah (Pais), Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, hingga Bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras). Agenda utama yang diusung adalah optimalisasi pengelolaan ZIS di lingkungan instansi Kemenag. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penyelarasan sistem pemotongan zakat profesi bagi tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Mengingat pihak Kanwil Kemenag membutuhkan pembaruan informasi terkait mekanisme pemotongan yang berjalan, BAZNAS NTB akan segera mengambil langkah taktis. Dalam waktu dekat, BAZNAS akan melayangkan surat resmi kepada Kanwil Kemenag cq. Bimas Islam guna menginstruksikan standardisasi dan penataan ulang sistem pemotongan ZIS secara masif di seluruh MAN se-NTB. Melalui momentum ini, kedua lembaga juga sepakat untuk terus meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi yang dinilai masih perlu dioptimalkan. BAZNAS NTB pun menyambut baik harapan dari pihak Kanwil Kemenag agar keberadaan instrumen zakat dapat memberikan dukungan nyata yang lebih kuat terhadap berbagai program pembinaan umat yang diinisiasi oleh Kemenag ke depannya.
BERITA10/09/2026 | Humas BAZNAS NTB
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS NTB dan BAZNAS KSB Kolaborasi Survei Kelayakan Penerima Program MAHYANI
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS NTB dan BAZNAS KSB Kolaborasi Survei Kelayakan Penerima Program MAHYANI
SUMBAWA BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas amanah umat. Demi memastikan penyaluran dana zakat benar-benar tepat sasaran, tim BAZNAS NTB turun langsung menggelar verifikasi faktual dan survei kelayakan penerima Program Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Kamis (10/9/2026). Agenda krusial yang berada di bawah naungan program unggulan "BAZNAS NTB Makmur" ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA. Kehadiran beliau ke titik-titik lokasi hunian warga merupakan mandat dan perwakilan dari Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., guna melihat secara dekat kondisi riil masyarakat prasejahtera di daerah. Proses peninjauan lapangan ini menjadi cerminan sinergi yang solid antar-tingkatan kelembagaan BAZNAS. Selama proses survei berlangsung, rombongan dari provinsi didampingi secara penuh oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat beserta seluruh jajaran Komisioner. Kolaborasi pengawasan ini dilakukan untuk menjamin bahwa proses seleksi calon penerima manfaat (mustahik) berjalan secara objektif dan berbasis pada data kebutuhan riil di lapangan. Program MAHYANI sendiri dirancang sebagai salah satu solusi konkret untuk meretas siklus kemiskinan ekstrem, yakni dengan memfasilitasi perbaikan hunian agar menjadi lebih sehat, aman, dan bermartabat. Melalui hasil survei terpadu ini, BAZNAS berharap eksekusi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Sumbawa Barat dapat segera direalisasikan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh masyarakat mampu memberikan perlindungan dan meningkatkan kualitas hidup saudara-saudara kita yang paling membutuhkan.
BERITA10/09/2026 | Humas BAZNAS NTB
Wujudkan Pendidikan Berkualitas, BAZNAS NTB Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer dan Siswa Berprestasi di Sumbawa Barat
Wujudkan Pendidikan Berkualitas, BAZNAS NTB Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer dan Siswa Berprestasi di Sumbawa Barat
SUMBAWA BARAT — Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kesejahteraan umat. Berangkat dari komitmen tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyalurkan dana zakat untuk mendukung keberlangsungan pendidikan di daerah. Pada Rabu (9/9/2026), Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., menyerahkan langsung bantuan pendidikan bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan siswa kurang mampu yang memiliki prestasi. Kegiatan penyerahan ini dipusatkan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kehadiran jajaran BAZNAS NTB di KSB ini turut didampingi secara penuh oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat beserta seluruh anggota Komisioner. Sinergi ini menunjukkan kekompakan pengurus BAZNAS di berbagai tingkatan dalam mengawal pendistribusian dana umat. Bantuan yang disalurkan mendapat sambutan hangat dan penuh haru dari para penerima manfaat. Perwakilan guru dan siswa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS dan para donatur. Bantuan operasional dan beasiswa ini dinilai sangat tepat sasaran dan terbukti memberikan dorongan semangat yang besar untuk menunjang kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Penyaluran bantuan ini juga dirangkaikan dengan agenda strategis berupa Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 2 Tahun 2026, yang diharapkan dapat semakin mengoptimalkan kesadaran dan partisipasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan.
BERITA09/09/2026 | Humas BAZNAS NTB
Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS NTB Gelar Sosialisasi Pergub 2/2026 dan Serahkan Bantuan Pendidikan di Sumbawa
Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS NTB Gelar Sosialisasi Pergub 2/2026 dan Serahkan Bantuan Pendidikan di Sumbawa
SUMBAWA — Dalam upaya mengoptimalkan instrumen zakat sebagai penggerak kesejahteraan sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggencarkan edukasi dan penguatan regulasi di tingkat daerah. Pada Rabu (9/9/2026), perwakilan BAZNAS NTB yang hadir atas nama Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 di Kantor BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Agenda sosialisasi kebijakan teknis ini tidak hanya sebatas pemaparan teori, melainkan langsung dibuktikan dengan aksi nyata berupa pendistribusian dana umat. Di sela-sela kegiatan, BAZNAS NTB menyerahkan bantuan operasional dan beasiswa yang ditujukan khusus bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan para siswa prasejahtera di wilayah Sumbawa. Langkah turun ke daerah ini disambut hangat oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang turut menyampaikan apresiasi dan salam hormat kepada Ketua BAZNAS Provinsi. Sinergi ini mengukuhkan komitmen bersama untuk menyelaraskan gerak langkah pengumpulan dan penyaluran zakat di NTB. Kegiatan ini pun ditutup dengan momen penuh keberkahan berupa doa bersama yang dipanjatkan oleh para penerima manfaat. Doa-doa kebaikan tersebut secara khusus ditujukan bagi Gubernur NTB, jajaran Pimpinan dan Amil BAZNAS, serta para muzaki dari kalangan ASN se-NTB agar senantiasa amanah dan diberkahi kesehatannya. Melalui momentum ini, BAZNAS memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan oleh para ASN akan terus dikawal agar tepat sasaran dan berdaya guna.
BERITA09/09/2026 | Humas BAZNAS NTB
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS NTB Tinjau Langsung Sasaran Program Z Daya di Sumbawa Barat
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS NTB Tinjau Langsung Sasaran Program Z Daya di Sumbawa Barat
SUMBAWA BARAT — Dalam upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat prasejahtera, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mematangkan implementasi program-program pemberdayaan ekonomi. Melalui payung program unggulan BAZNAS NTB Makmur, tim BAZNAS tingkat provinsi menggelar peninjauan dan survei lapangan untuk Program Z Daya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan strategis ini dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA. Kunjungan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Provinsi untuk turun langsung menyapa dan melihat kondisi para mustahik (penerima manfaat) pelaku usaha mikro di daerah. Kuatnya sinergi pengelolaan zakat di Bumi Gora juga tecermin dalam kegiatan ini. Selama proses survei berlangsung, rombongan dari provinsi didampingi secara penuh oleh Ketua beserta seluruh Komisioner BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat. Pendampingan ini memastikan kolaborasi yang selaras antara BAZNAS tingkat provinsi dan kabupaten. Program Z Daya sendiri dirancang sebagai instrumen pendayagunaan zakat produktif yang berfokus pada pemberian modal usaha dan pendampingan bagi masyarakat kecil. Melalui survei kelayakan ini, BAZNAS memastikan bahwa intervensi bantuan yang diberikan nantinya benar-benar tepat sasaran dan mampu menjadi katalisator kemandirian ekonomi umat. Ke depan, dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan melalui BAZNAS diharapkan tidak hanya habis untuk kebutuhan konsumtif, tetapi mampu mencetak pengusaha-pengusaha mikro yang tangguh, hingga perlahan mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
BERITA09/09/2026 | Humas BAZNAS NTB
Dinamika Kemanusiaan di NTT: Kedepankan Dialog, Relawan BAZNAS NTB Bagikan Langsung Logistik kepada Puluhan Warga di Desa Riung
Dinamika Kemanusiaan di NTT: Kedepankan Dialog, Relawan BAZNAS NTB Bagikan Langsung Logistik kepada Puluhan Warga di Desa Riung
MANGGARAI — Upaya penyaluran bantuan kemanusiaan untuk penyintas bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) senantiasa diwarnai dinamika di lapangan. Pada Rabu (19/8/2026) sore, armada logistik BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang tengah melintas di Desa Riung, Kabupaten Manggarai, sempat diberhentikan secara mendadak oleh puluhan warga setempat yang sangat membutuhkan pasokan darurat. Peristiwa yang terjadi pada pukul 16.02 WITA tersebut bermula ketika tim relawan BTB dalam perjalanan pulang menuju Posko Pondok Pesantren Pancasila Reo. Sebelumnya, tim baru saja merampungkan pengadaan logistik dari Kota Ruteng, yang mencakup bahan makanan untuk dapur umum, terpal, obat-obatan, perlengkapan tenda darurat, hingga paket kebersihan tubuh (hygiene kit). Setibanya di ruas jalan Desa Riung, laju kendaraan dihentikan oleh sekitar 73 orang warga terdampak bencana. Merespons situasi tak terduga tersebut, dua relawan BAZNAS yang bertugas, yakni Ais Komarudin dan Humaidi, tetap tenang dan mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Menyadari kondisi psikologis dan desakan kebutuhan warga yang tengah kesulitan, tim relawan memilih membuka ruang dialog secara persuasif. Meski diawali dengan ketegangan dan pencegatan, komunikasi antara relawan dan perwakilan warga akhirnya berjalan lancar dan damai. Seluruh muatan logistik yang ada di dalam mobil pada akhirnya diserahkan secara sukarela kepada warga setempat untuk langsung dimanfaatkan. Tim hanya menyisakan jerigen berisi bahan bakar solar yang tetap berada di dalam kendaraan. Seluruh proses kejadian ini turut didokumentasikan oleh relawan di lapangan. Ketua Posko BTB Reo Manggarai, H. Zulkipli, membenarkan adanya peristiwa tersebut sekaligus meluruskan berbagai spekulasi informasi yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut dapat dikendalikan dengan baik tanpa memicu konflik berlanjut. "Sesampainya tim relawan dengan selamat di Posko BTB, kami langsung melakukan konsolidasi. Kejadian ini juga telah kami laporkan secara komprehensif, lengkap dengan bukti video kronologis, kepada pimpinan pusat BAZNAS di Jakarta," ujar Zulkipli dalam keterangan resminya. Peristiwa di Desa Riung ini menjadi pengingat nyata akan besarnya dampak bencana terhadap kondisi sosial dan urgensi kebutuhan masyarakat. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan tak terduga di lapangan, BAZNAS Tanggap Bencana menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani dengan empati, dan memastikan amanah donatur tersalurkan guna meringankan beban warga terdampak di NTT.
BERITA19/08/2026 | Humas BAZNAS NTB
BAZNAS PROV NTB TELAH HADIR DI FLORES, ANTARKAN AMANAH BANTUAN MASYARAKAT NTB
BAZNAS PROV NTB TELAH HADIR DI FLORES, ANTARKAN AMANAH BANTUAN MASYARAKAT NTB
REOK, MANGGARAI (17 Agustus 2026) – Bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, rombongan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi tiba di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran tim yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Prov NTB, H. Zulkipli, bertujuan untuk mengantarkan dan menyalurkan langsung amanah bantuan dari masyarakat NTB. Posko Utama BAZNAS Prov NTB kini resmi beroperasi dan dipusatkan di Pondok Pesantren Pancasila, Kelurahan Tanah Putih, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT. Posko ini akan menjadi pusat kendali logistik, koordinasi lapangan, serta pendistribusian bantuan secara terpadu. Semangat Kemerdekaan dan Perjalanan 2 Hari Menjangkau lokasi posko di Kecamatan Reok bukanlah perkara mudah. Rombongan BAZNAS Prov NTB harus menempuh perjalanan darat dan laut yang melelahkan selama dua hari penuh dari Mataram. "Perjalanan lintas pulau selama dua hari ini penuh tantangan, namun seluruh rasa lelah terbayar tuntas ketika kami tiba di lokasi dan disambut hangat oleh pengelola Pondok Pesantren Pancasila serta masyarakat Reok. Momen kedatangan yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-81 RI ini menjadi lecutan semangat bagi kami bahwa mengantarkan amanah rakyat NTB adalah bagian dari memaknai kemerdekaan dan persaudaraan sesama anak bangsa," ujar Wakil Ketua II BAZNAS Prov NTB, H. Zulkipli. Pernyataan Ketua BAZNAS Prov NTB Ketua BAZNAS Prov NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, menegaskan bahwa aksi solidaritas lintas provinsi ini merupakan komitmen nyata BAZNAS dalam merespons kebutuhan masyarakat dan menyalurkan kepedulian masyarakat NTB tanpa terbatas sekat geografis. "Kehadiran BAZNAS NTB di Flores adalah wujud penataan amanah dan kepedulian mendalam dari seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari para masyarakat NTB sampai di tangan yang tepat secara cepat dan bermakna," tegas Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad. "Di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-81 ini, BAZNAS NTB hadir untuk membawa pesan persatuan. Tidak ada jarak dalam kemanusiaan. Semoga kehadiran posko di Reok ini membawa keberkahan, meringankan beban saudara-saudara kita, serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat NTB dan NTT," tambahnya. Informasi Posko Kemanusiaan: * Lokasi Posko: Pondok Pesantren Pancasila * Alamat: Kelurahan Tanah Putih, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) * Penanggung Jawab Field: H. Zulkipli (Wakil Ketua II BAZNAS Prov NTB)
BERITA17/08/2026 | Humas BAZNAS NTB
BAZNAS Provinsi NTB Tingkatkan Kapasitas UMKM Melalui Pelatihan Pembuatan Roti
BAZNAS Provinsi NTB Tingkatkan Kapasitas UMKM Melalui Pelatihan Pembuatan Roti
Mataram, 30 Juli 2026 – BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik melalui penyelenggaraan Pelatihan Keterampilan Pembuatan Roti (Bakery) yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Juli 2026, di Laboratorium Tata Boga BLUD SMKN 4 Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi NTB, terdiri atas 5 peserta dari Kabupaten Lombok Tengah, 10 peserta dari Kabupaten Lombok Barat, 1 peserta dari Kabupaten Lombok Timur, 2 peserta dari Kabupaten Lombok Utara, dan 6 peserta dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pelatihan dipandu oleh dua orang instruktur berpengalaman dari BLUD SMKN 4 Mataram yang memberikan pembelajaran secara teori maupun praktik. Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi mulai dari pengenalan bahan baku, formulasi adonan, teknik fermentasi, penggunaan peralatan bakery, proses pemanggangan, hingga teknik pengemasan produk yang memenuhi standar kualitas dan memiliki nilai jual. Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan usaha, perhitungan biaya produksi, serta strategi pemasaran sebagai bekal dalam mengembangkan usaha bakery yang berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha peserta setelah pelatihan, BAZNAS Provinsi NTB turut menyalurkan bantuan sarana produksi berupa mesin mixer berkapasitas 5–7 kilogram dan oven listrik. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat kesiapan peserta dalam memenuhi kebutuhan pasar, sehingga mampu menghasilkan produk bakery yang berkualitas dan memiliki daya saing. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi NTB berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh untuk mengembangkan usaha secara mandiri maupun berkelompok. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam menciptakan UMKM yang lebih produktif, berdaya saing, dan mandiri, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang berdaya, terampil, dan berkarya menuju NTB Makmur Mendunia.
BERITA30/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
BAZNAS Provinsi NTB Bekali Mustahik Keterampilan Menjahit untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi
BAZNAS Provinsi NTB Bekali Mustahik Keterampilan Menjahit untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi
Mataram, 30 Juli 2026 – BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan SMKN 4 Mataram menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Menjahit selama dua hari, pada 29–30 Juli 2026, bertempat di Laboratorium Tata Busana SMKN 4 Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan mustahik binaan BAZNAS Provinsi NTB. Pelatihan dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar menjahit sebagai bekal dalam membangun usaha mandiri maupun meningkatkan kompetensi di bidang tata busana. Selama pelaksanaan pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pengenalan alat dan bahan menjahit, teknik pengukuran badan, pembuatan pola dasar, pemotongan kain, pengoperasian mesin jahit, hingga praktik menjahit secara bertahap. Sebagai hasil akhir pembelajaran, seluruh peserta berhasil menyelesaikan pembuatan rok sebagai produk praktik yang menjadi indikator keberhasilan penguasaan teknik dasar menjahit. Melalui pendampingan instruktur, peserta mampu memahami tahapan menjahit mulai dari proses persiapan hingga penyelesaian produk dengan hasil yang rapi dan sesuai standar dasar tata busana. Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan usaha peserta, BAZNAS Provinsi NTB juga menyalurkan bantuan sarana produksi berupa mesin jahit high-speed digital beserta perlengkapan menjahit lainnya, antara lain kain, penggaris pola, pita ukur, gunting kain, jarum, benang, dan berbagai peralatan pendukung lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk mulai membuka usaha jasa menjahit maupun mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan. Melalui program pemberdayaan ini, BAZNAS Provinsi NTB berharap para peserta mampu memanfaatkan keterampilan dan bantuan peralatan yang telah diberikan untuk menciptakan peluang usaha yang produktif serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pelatihan menjahit ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Provinsi NTB dalam melahirkan masyarakat yang berdaya, terampil, dan berkarya menuju NTB Makmur Mendunia.
BERITA30/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
BAZNAS Provinsi NTB Tingkatkan Kompetensi Mustahik Melalui Pelatihan Servis AC
BAZNAS Provinsi NTB Tingkatkan Kompetensi Mustahik Melalui Pelatihan Servis AC
Mataram, 30 Juli 2026 – BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan SMKN 3 Mataram menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Servis Air Conditioner (AC) selama dua hari, pada 29–30 Juli 2026, bertempat di Bengkel Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) SMKN 3 Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari pulau Lombok dan Sumbawa, merupakan mustahik binaan BAZNAS Provinsi NTB. Pelatihan tersebut bertujuan membekali peserta dengan kompetensi dasar di bidang instalasi, perawatan, dan servis AC sebagai bekal untuk membuka peluang usaha maupun memasuki dunia kerja. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori mengenai pengenalan komponen AC, prinsip kerja sistem pendingin, penggunaan peralatan kerja, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Setelah itu, peserta mengikuti praktik secara langsung mulai dari teknik pemasangan instalasi AC baru dari tahap awal, proses vakum dan pengisian refrigeran, hingga praktik pembersihan (service cleaning) unit AC. Alhamdulillah, selama dua hari pelaksanaan seluruh peserta mampu memahami dan mempraktikkan tahapan instalasi AC baru serta melakukan servis pembersihan sesuai prosedur dasar yang diajarkan oleh instruktur. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha peserta, BAZNAS Provinsi NTB juga menyalurkan bantuan sarana kerja berupa kompresor jet pump berkualitas tinggi, paket peralatan dasar teknisi AC, manifold gauge, tang ampere, tabung freon, serta berbagai perlengkapan servis lainnya. Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi peserta untuk mulai menjalankan usaha jasa pemasangan dan servis AC secara mandiri, sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Melalui program pelatihan ini, BAZNAS Provinsi NTB berharap para peserta mampu mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan pemberdayaan yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia agar lahir tenaga kerja dan pelaku usaha yang berdaya, terampil, dan berkarya menuju NTB Makmur Mendunia.
BERITA30/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
Tutup RAKERNIS BAZNAS NTB 2026, Gubernur Tekankan Sinergi Pemberdayaan dan Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
Tutup RAKERNIS BAZNAS NTB 2026, Gubernur Tekankan Sinergi Pemberdayaan dan Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
MATARAM — Rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis (30/7/2026). Agenda penutupan ini diwarnai dengan penyampaian arahan strategis dari Gubernur NTB yang menegaskan kembali posisi vital BAZNAS sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Dalam arahannya, Gubernur NTB menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi seluruh jajaran BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Beliau menegaskan bahwa zakat merupakan sistem ekonomi yang paling berkeadilan karena mampu mendistribusikan kembali kekayaan dari kelompok mampu kepada masyarakat yang membutuhkan secara terukur dan sesuai dengan syariat Islam. Langkah ini dinilai krusial sebagai instrumen redistribusi kekayaan untuk mengatasi persoalan utama yang dihadapi saat ini, yakni ketimpangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan agar seluruh dana ZIS yang dikelola BAZNAS diwajibkan untuk memberikan dampak pemberdayaan yang nyata. Bantuan tidak boleh sekadar bersifat konsumtif yang memicu ketergantungan, melainkan harus diwujudkan dalam program produktif seperti usaha mikro, bengkel, kafe, pertanian, peternakan, dan berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi lainnya. Tujuan akhir dari pengelolaan zakat ini adalah kemampuan mengubah status masyarakat dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan. Kemandirian ekonomi ini juga dipercaya akan membuat masyarakat lebih kuat secara sosial dan politik, sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh praktik-praktik transaksional dalam kehidupan bermasyarakat. Terkait sinergitas program infrastruktur, Gubernur menyoroti strategi penanganan kemiskinan melalui skema hibah untuk Program Rumah Layak Huni (Mahyani). Merespons keterbatasan wewenang Pemerintah Provinsi NTB yang secara regulasi hanya dapat merevitalisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan kumuh kewenangan provinsi, pemerintah memilih menyalurkan dukungan melalui skema hibah kepada BAZNAS. Melalui skema tersebut, BAZNAS diberikan fleksibilitas untuk menyalurkan bantuan kepada kelompok miskin di desa-desa di luar kawasan kumuh provinsi, dengan tetap berpegang pada regulasi syariah dan kebutuhan riil masyarakat. Sinergi yang saling melengkapi ini diharapkan dapat membuat program pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Gubernur juga mendorong BAZNAS di tingkat Kabupaten/Kota untuk terus membangun komunikasi secara proaktif dan meyakinkan kepala daerah masing-masing bahwa BAZNAS mampu menjadi mitra strategis pembangunan daerah. Kehadiran, kinerja, dan manfaat BAZNAS harus benar-benar ditunjukkan secara nyata agar keberadaannya dirasakan oleh masyarakat, sehingga sinergi dengan pemerintah daerah setempat semakin menguat. Selain itu, menghadapi tantangan krisis ekonomi global saat ini yang dianggap sebagai kondisi baru (new normal), BAZNAS dituntut untuk tetap optimis dan mampu melihat setiap peluang. BAZNAS diharapkan hadir sebagai lembaga yang menyebarkan optimisme sekaligus memberikan solusi nyata bagi umat melalui program-program yang berkelanjutan. Mengakhiri arahannya, Gubernur menaruh harapan besar agar hasil Rakernis ini melahirkan kesepakatan, arah kebijakan, dan langkah-langkah strategis yang semakin memperkuat peran BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan. Seluruh program diimbau untuk berorientasi pada penguatan masyarakat miskin secara berkelanjutan, bukan sekadar memberikan bantuan sesaat. Beliau juga turut mengapresiasi keterlibatan Inspektorat Provinsi NTB atas berbagai masukannya terkait tata kelola dan pengawasan, guna dijadikan pedoman bersama dalam pelaksanaan program BAZNAS ke depan.
BERITA30/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
Gelar Rakernis 2026 di Hotel Astoria, BAZNAS NTB Bersinergi dengan Pemprov Dorong Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
Gelar Rakernis 2026 di Hotel Astoria, BAZNAS NTB Bersinergi dengan Pemprov Dorong Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) tahun 2026 di Hotel Astoria pada tanggal 29 Juli 2026. Agenda strategis keumatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, yang hadir untuk mewakili Gubernur NTB. Forum ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan guna mengoptimalkan pengelolaan zakat di wilayah NTB. Dalam sesi laporannya, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA, memaparkan bahwa BAZNAS NTB saat ini terus melakukan transformasi menyeluruh pada sistem pengelolaan dan pendistribusian dana sosial keagamaan. Beliau menegaskan bahwa pola penyaluran bantuan telah beralih dari pendekatan karitatif yang bersifat konsumtif menuju program pemberdayaan produktif demi terwujudnya kemandirian ekonomi para mustahik. Guna mewujudkan visi tersebut, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA menjelaskan sejumlah program pemberdayaan komprehensif yang kini tengah diakselerasi oleh BAZNAS NTB, antara lain: 1. Pemberdayaan ekonomi melalui penyaluran bantuan modal usaha mikro, program Gerobak Zakat, Z-Mart, Z-Auto, dan Z-Kopi yang melibatkan peran aktif mahasiswa. 2. Pemberdayaan di sektor pendidikan melalui alokasi beasiswa, dukungan sekolah vokasi, dan program santripreneur. 3. Pemberdayaan kesehatan melalui layanan Rumah Sehat BAZNAS Mobile yang rutin turun ke pelosok desa setiap Jumat Berkah guna memberikan layanan pemeriksaan medis gratis, pembagian nutrisi, santunan, serta bantuan sarana ibadah. 4. Pemberdayaan ketahanan desa melalui inisiatif unggulan Lumbung Pangan dan Balai Ternak. Atas dedikasi pelayanan kesehatannya yang prima, BAZNAS NTB bahkan menerima tambahan satu unit ambulans dari BAZNAS RI, sehingga kini operasional kesehatan didukung oleh dua armada ambulans. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS NTB melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025 lalu, pencapaian program pemberdayaan ekonomi menunjukkan pertumbuhan yang sangat masif, yakni mencapai 427 persen seiring dengan peningkatan jumlah penerima manfaat dari 55 orang menjadi 290 orang. Dampak ekonomi ini juga terlihat dari kenaikan rata-rata omzet usaha peserta yang mencapai 150 hingga 200 persen pasca-mendapatkan pendampingan. Melalui keberhasilan ini, sekitar 15 persen penerima manfaat telah bertransformasi menjadi muzakki (wajib zakat), sementara 40 persen lainnya telah mampu berinfak dan bersedekah (munfik/mutashaddiq). Sebagai upaya menjaga keberlanjutan iklim usaha penerima manfaat, BAZNAS NTB juga memperluas kemitraan strategisnya bersama Bank NTB Syariah dan Bank BPR untuk menyediakan akses pendanaan lanjutan tanpa margin bagi usaha kecil yang sukses berkembang Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas peningkatan performa dan inovasi yang ditunjukkan oleh kepengurusan BAZNAS NTB saat ini. Beliau menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Provinsi NTB dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di tengah keterbatasan porsi dana desa saat ini. "Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari keadilan sosial, kesempatan kerja, dan kemandirian masyarakat yang mampu diwujudkan," pesan Wakil Gubernur NTB. Beliau menyebut zakat sebagai instrumen strategis, bukan sekadar nilai ibadah vertikal semata. Wakil Gubernur juga secara khusus menyambut baik peluncuran "Program Mustahik Berdaya NTB" yang membekali peserta dengan keterampilan vokasional mutakhir. Terkait pendistribusian program Bantuan Rumah Layak Huni (RLH), beliau menitipkan pesan tegas agar seleksi penerima manfaat selalu dilakukan secara tepat sasaran serta berpihak pada kelompok rentan di rentang Desil 1 dan Desil 2. Mengakhiri arahannya, Wakil Gubernur NTB berharap forum Rakernis ini mampu melahirkan rumusan dan kebijakan strategis yang konkret demi tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan produktif dalam mewujudkan masyarakat NTB yang mandiri dan berdaya saing global.
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
Sukses Digelar Tiga Hari, BAZNAS NTB Resmi Tutup Rangkaian Pelatihan Pertukangan dan Las
Sukses Digelar Tiga Hari, BAZNAS NTB Resmi Tutup Rangkaian Pelatihan Pertukangan dan Las
MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan keberhasilan dalam menjalankan program pendayagunaan produktif. Rangkaian kegiatan "Pelatihan Tukang Berdaya, Terampil Berkarya Menuju NTB Makmur Mendunia" khusus bidang pertukangan bangunan dan las yang berlangsung selama tiga hari, kini telah resmi ditutup dan mencetak tenaga-tenaga terampil baru. Program pelatihan yang sarat akan nilai pemberdayaan ini dirancang secara komprehensif dalam tiga tahapan utama guna memastikan para peserta mendapatkan ilmu yang aplikatif dan siap bersaing di dunia kerja. Pada hari pertama, agenda difokuskan pada peresmian dan pembukaan kegiatan yang dilangsungkan di SMKN 3 Mataram. Momentum pembukaan ini menjadi langkah awal penyatuan visi antara BAZNAS NTB dan para peserta terkait pentingnya transformasi mustahik menjadi muzaki melalui kemandirian ekonomi. Memasuki hari kedua, kegiatan yang juga dipusatkan di SMKN 3 Mataram ini berlanjut pada tahap esensial, yakni pembekalan materi intensif dan praktik langsung di lapangan. Dengan didampingi oleh instruktur profesional, para peserta digembleng untuk menguasai teknik-teknik pertukangan dan pengelasan yang sesuai dengan standar industri saat ini. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dalam menyerap setiap materi terapan yang diberikan. Puncak dari seluruh rangkaian program ini berlangsung pada hari ketiga, tepatnya pada Sabtu (18/7/2026), yang bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi NTB. Agenda penutupan secara resmi dipimpin oleh Wakil Ketua II BAZNAS NTB, H. Zulkipli, S.E., M.M. Dalam sambutan penutupnya, H. Zulkipli menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi selama masa pelatihan. Beliau kembali menekankan bahwa bekal keterampilan teknis yang telah didapatkan harus dioptimalkan sebagai modal utama dalam merajut kemandirian finansial keluarga. "Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dari hari pertama hingga hari ini berjalan dengan lancar. Keterampilan yang telah dikuasai selama praktik di SMKN 3 Mataram adalah amanah dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) umat. Harapan kami, ilmu tersebut segera diimplementasikan agar mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan taraf ekonomi, dan kelak membawa Bapak-bapak sekalian menjadi muzaki yang ikut menebar kebaikan," ujar H. Zulkipli saat menutup acara. Keberhasilan penyelenggaraan pelatihan selama tiga hari ini semakin mengukuhkan komitmen BAZNAS NTB dalam merespons tantangan kemiskinan melalui solusi pemberdayaan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi mewujudkan NTB Makmur Mendunia.
BERITA18/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
Wujudkan NTB Makmur Mendunia, BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Tukang Berdaya di SMKN 3 Mataram
Wujudkan NTB Makmur Mendunia, BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Tukang Berdaya di SMKN 3 Mataram
MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus membuktikan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui program pendayagunaan produktif. BAZNAS NTB secara resmi membuka kegiatan "Pelatihan Tukang Berdaya, Terampil Berkarya Menuju NTB Makmur Mendunia" yang diperuntukkan bagi para tukang bangunan dan tukang las, bertempat di SMKN 3 Mataram, pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, M.A., dengan didampingi oleh Wakil Ketua II BAZNAS NTB, H. Zulkipli, S.E., M.M. Turut hadir membersamai agenda tersebut, Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, S.Ag., M.Pd.I., selaku tuan rumah sekaligus mitra strategis pelaksanaan program pelatihan. Dalam arahannya, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, M.A. menegaskan bahwa visi utama pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS adalah menciptakan transformasi sosial-ekonomi secara berkelanjutan. Target puncaknya adalah merubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat). Sistem pemberdayaan ini dirancang khusus agar masyarakat yang saat ini menerima bantuan, di masa depan dapat berbalik menjadi pahlawan yang memberikan bantuan serta memperhatikan kesejahteraan sesamanya. "Pelatihan ini didanai sepenuhnya melalui keberkahan dana ZIS yang dihimpun dari umat. Dengan sumber dana yang penuh berkah ini, kami sangat berharap para peserta dapat menyerap ilmunya dengan baik dan mendapatkan imbas positif yang nyata dalam kehidupan mereka," jelas Ketua BAZNAS NTB. Program pelatihan keterampilan ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan ekonomi para peserta. Pasca-pelatihan, para tukang bangunan dan las ditargetkan mampu bekerja secara lebih terampil dan produktif, sehingga membuka peluang kerja yang jauh lebih luas. Kemandirian dan keberdayaan secara ekonomi ini diyakini akan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan dalam peningkatan taraf hidup keluarga masing-masing. Senada dengan hal tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS NTB juga menitipkan pesan moral yang mendalam mengenai pentingnya merawat siklus kebaikan. Secara khusus, para peserta diajak untuk tidak melupakan semangat berbagi. Ketika kelak mereka telah sukses, mandiri, dan merasakan dampak nyata dari peningkatan ekonomi, menyisihkan sebagian rezeki untuk berinfak dinilai sebagai kunci spiritual yang ampuh untuk memancing serta melipatgandakan keberkahan rezeki di masa yang akan datang. Penyelenggaraan pelatihan yang berkolaborasi dengan SMKN 3 Mataram ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektoral di bidang pendidikan vokasi sangat krusial dalam mewujudkan cita-cita besar NTB yang Makmur Mendunia.
BERITA17/07/2026 | Humas BAZNAS NTB
Dorong Transformasi Pengelolaan Zakat, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA Paparkan Inovasi Digital Saat Terima Kunjungan BAZNAS Lombok Tengah
Dorong Transformasi Pengelolaan Zakat, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA Paparkan Inovasi Digital Saat Terima Kunjungan BAZNAS Lombok Tengah
MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengakselerasi peningkatan kualitas tata kelola zakat di daerah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA., dalam sambutannya saat menerima kunjungan kerja strategis dari jajaran BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah di Kantor BAZNAS NTB pada Senin (13/7/2026). Membuka sambutannya, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas kunjungan tersebut. Beliau menyebutkan bahwa momentum silaturahmi dengan BAZNAS Lombok Tengah ini diharapkan menjadi hal yang paling berkesan, meskipun menjadi agenda yang paling akhir dalam rangkaian kunjungan kerja kelembagaan. Di hadapan para hadirin, Ketua BAZNAS NTB menekankan pentingnya penerapan prinsip kerja kolektif kolegial di antara jajaran pimpinan. Menurutnya, penguatan kelembagaan saat ini menjadi atensi utama agar seluruh sistem dan program kerja BAZNAS dapat berjalan secara optimal, kompak, dan terukur. Salah satu terobosan besar yang tengah digaungkan oleh BAZNAS NTB adalah mengubah paradigma penyaluran bantuan. Fokus pendistribusian kini bertransformasi dari pendekatan karitatif (santunan langsung) menjadi program pendayagunaan yang mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Langkah ini turut ditunjang dengan akselerasi digitalisasi pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) melalui peluncuran inovasi aplikasi "BAZNAS NTB in Hand". Lebih lanjut, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA. memaparkan bahwa keberhasilan program pendayagunaan tidak lepas dari peran para pendamping program di lapangan. Sebagai kepanjangan tangan BAZNAS NTB dalam melakukan monitoring, para pendamping ini akan bekerja jauh lebih efektif apabila dibekali dengan literasi dan pelatihan yang memadai. "Setiap kisah sukses dari program pemberdayaan ini nantinya akan dikemas melalui storytelling yang menarik. Dampak nyata (real impact) yang dihasilkan di masyarakat inilah yang akan menjadi instrumen syiar dan dakwah kita, sekaligus menjadi daya tarik untuk meningkatkan pengumpulan zakat ke depannya," jelasnya. BAZNAS NTB juga terus menunjukkan sensitivitasnya terhadap dinamika sosial di masyarakat melalui layanan Quick Response. Layanan cepat tanggap ini dibangun di atas dasar komitmen kuat dari para pimpinan dan amil untuk hadir di tengah kondisi kedaruratan umat. Untuk menjaga kedekatan lembaga dengan masyarakat, khususnya antara muzaki (donatur) dan mustahik (penerima manfaat), BAZNAS NTB kini gencar menggalakkan metode crowdfunding. Program-program simpatik seperti "Jumat Berkah" dan "Sapa Muzaki" akan terus disyiarkan secara berkesinambungan untuk menjaga kedekatan BAZNAS NTB dengan umat. Menutup sambutannya, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA. menegaskan bahwa lembaga saat ini sedang melakukan restrukturisasi Amil Pelaksana. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengakselerasi tata kelola BAZNAS NTB agar semakin amanah, profesional, dan akuntabel dalam mengemban amanah umat.
BERITA13/07/2026 | Humas Baznas NTB
Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., Buka Kajian Ustaz Hanan Attaki di Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia dengan Pesan Mendalam
Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., Buka Kajian Ustaz Hanan Attaki di Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia dengan Pesan Mendalam
MATARAM, 11 Juli 2026 – Rangkaian acara Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia yang digelar di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Mataram semakin semarak dengan hadirnya kajian akbar bersama ulama nasional Ustaz Hanan Attaki, Lc. Kajian ini diisi oleh penceramah pembuka istimewa, yakni Ketua BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A. Acara bergengsi ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Gubernur NTB yang diwakili oleh Karo Kesra, jajaran Direksi Bank Indonesia (BI) termasuk Bapak Suyono (Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah BI), Bapak Faturrahman (Departemen Regional BI), Kepala Perwakilan BI Mataram Bapak Haryo, serta Pengurus Islamic Center NTB, Prof. Dr. Fahrurrazi. Sebagai penceramah pembuka, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., mencairkan suasana dengan analogi jenaka. Beliau mengibaratkan dirinya sebagai petinju "kelas bulu" sebagai pembuka acara, sedangkan Ustaz Hanan Attaki adalah petinju "kelas berat" yang menjadi menu utama dan paling dinantikan oleh para jamaah. Meski bertindak sebagai pembuka, Ketua BAZNAS NTB menyampaikan tiga poin tausyiah yang sangat berbobot dan reflektif bagi masyarakat: Pertama, Syariat Membawa Kemaslahatan. Beliau menegaskan bahwa syariat Islam diturunkan murni untuk memberikan kebaikan (maslahah) dan bukan untuk menyulitkan (mudharat). Semakin seseorang hidup dalam bingkai halal, semakin dekat ia dengan Sang Pencipta. Kedua, Kunci Bebas dari Rasa Takut dan Sedih. Mengacu pada esensi Al-Qur'an, beliau mengingatkan bahwa orang yang senantiasa istiqomah dalam kebaikan tidak akan dihinggapi rasa takut dan sedih (la khaufun 'alaihim wa la hum yahzanun). Hal ini menjadi teguran halus agar umat kembali mengecek kedekatannya dengan syariat saat merasa terlalu banyak khawatir. Ketiga, Formulasi Nikmat vs Fitnah. Mengutip ulama besar Ibnu al-Qayyim al-Jauziyyah, beliau membagikan tolak ukur harta dan fasilitas dunia. "Jika anugerah tersebut membuatmu semakin dekat kepada Allah, maka itu adalah nikmat. Namun, jika justru membuatmu semakin menjauh, maka itu adalah fitnah (petaka)," tegasnya. Sesi penceramah pembuka ini ditutup dengan suasana khidmat dan interaktif. Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., mengajak seluruh jamaah yang hadir di Masjid Raya Hubbul Wathan untuk melantunkan kalimat Tahlil bersama-sama, sebagai simbol komitmen untuk terus berjuang meraih kebahagiaan sejati di dunia maupun di akhirat.
BERITA11/07/2026 | Humas Baznas NTB
BAZNAS NTB Edukasi Content Creator Nasional di Festival Ekonomi Syariah Bank Indonesia
BAZNAS NTB Edukasi Content Creator Nasional di Festival Ekonomi Syariah Bank Indonesia
MATARAM — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkifli, S.E., M.M., hadir mewakili Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., sebagai narasumber dalam agenda Training of Trainers (ToT) Content Creator pada rangkaian Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Kegiatan edukatif ini berlangsung di Gedung Bank Indonesia Mataram, pada Kamis (9/7/2026). Acara berskala nasional ini mendapat antusiasme tinggi dengan hadirnya para content creator dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Agenda berjalan dengan sangat lancar dan interaktif. Materi pengelolaan dana umat yang dibawakan oleh pimpinan BAZNAS NTB disusun secara komprehensif, sehingga esensinya dapat diserap dan dipahami dengan mudah oleh para peserta yang mayoritas merupakan penggerak opini di ruang digital. Dalam sesi pemaparannya, H. Zulkifli memberikan wawasan mendalam mengenai tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Beliau secara khusus mengupas tuntas regulasi filantropi di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan kepatuhan pengelolaan keuangan serta standar pelaporan syariah yang transparan dan akuntabel. Hal ini dinilai krusial untuk dipahami para pembuat konten agar narasi kebaikan yang disebarkan sejalan dengan prinsip syariat dan hukum yang berlaku. Merespons maraknya fenomena penggalangan dana (charity) di media sosial, H. Zulkifli memberikan imbauan strategis kepada para kreator dan pemengaruh (influencer). Beliau menekankan pentingnya menghimpun dan menyalurkan donasi melalui lembaga resmi yang dinaungi oleh pemerintah. "Mengadakan donasi di lembaga resmi pemerintahan sangat penting karena ada regulasi ketat yang memayungi, menjaga transparansi, serta menjamin keamanan dana umat. Oleh karena itu, jika para influencer ingin menginisiasi program charity atau donasi, langkah terbaik dan paling aman adalah dengan berkolaborasi atau melewati organisasi dan lembaga resmi pemerintahan," jelas H. Zulkifli. Melalui sinergi antara BAZNAS NTB, Bank Indonesia, dan para content creator ini, diharapkan literasi mengenai ekonomi syariah dan filantropi Islam dapat tersampaikan dengan lebih masif, tepat sasaran, dan menginspirasi gerakan kebaikan yang aman serta sesuai regulasi di tengah masyarakat.
BERITA09/07/2026 | Humas Baznas NTB
Wujud Kepedulian, BAZNAS NTB Dampingi Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Jenguk dan Salurkan Santunan Bagi Santri Korban Insiden Pembakaran
Wujud Kepedulian, BAZNAS NTB Dampingi Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Jenguk dan Salurkan Santunan Bagi Santri Korban Insiden Pembakaran
MATARAM — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkipli, S.E., M.M., mendampingi Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dalam kunjungan sosial kemanusiaan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Mataram pada Kamis (9/7/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan guna menjenguk secara langsung sekaligus menyalurkan santunan kepada santri yang menjadi korban insiden pembakaran. Kehadiran pimpinan BAZNAS NTB bersama Kepala Daerah ini merupakan komitmen nyata dan gerak cepat umara bersama lembaga zakat dalam memberikan dukungan moral, psikologis, serta bantuan finansial darurat bagi warga yang sedang tertimpa musibah berat. Di sela-sela kunjungan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS NTB, H. Zulkipli, S.E., M.M., mendampingi Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa korban. Pihak BAZNAS NTB menegaskan kesiapannya untuk selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi agar selalu hadir di garda terdepan dalam penanganan kluster kemanusiaan dan kedaruratan. Santunan tunai yang diserahkan secara langsung di ruang perawatan RS Bhayangkara ini diharapkan dapat meringankan beban akomodasi dan operasional keluarga selama mendampingi korban menjalani masa pemulihan medis. Kunjungan yang berlangsung dengan suasana penuh empati tersebut mendapat apresiasi mendalam dari pihak keluarga korban serta manajemen rumah sakit, yang menilai sinergi ini sebagai bentuk kehadiran nyata negara dan umat di tengah kedukaan masyarakat.
BERITA09/07/2026 | Humas Baznas NTB
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kampus, BAZNAS NTB Hadiri Grand Opening Z Coffee Hening di Universitas Hamzanwadi
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kampus, BAZNAS NTB Hadiri Grand Opening Z Coffee Hening di Universitas Hamzanwadi
LOMBOK TIMUR — Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Ahmad Rusli, S.Ag., menghadiri acara Grand Opening Z Coffee Hening yang berlokasi di lingkungan kampus Universitas Hamzanwadi, Pancor, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis (9/7/2026). Kehadiran H. Ahmad Rusli, S.Ag. dalam peresmian ini adalah untuk mewakili Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A. Dalam agenda strategis tersebut, Wakil Ketua IV turut didampingi oleh SAI (Satuan Audit Internal) dan Analisis Syariah BAZNAS NTB, Ust. Zainul Muttaqin, guna memastikan keselarasan program serta akuntabilitas tata kelola di lapangan. Acara peresmian salah satu program inovatif berbasis ekonomi umat ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pemangku kebijakan daerah serta tokoh akademisi. Di antaranya tampak hadir Wakil Bupati Lombok Timur, Rektor Universitas Hamzanwadi, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, serta segenap pejabat dan civitas akademika Universitas Hamzanwadi. Z Coffee Hening hadir sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam mentransformasikan mustahik menjadi muzaki melalui sektor usaha produktif yang adaptif dengan tren pasar modern. Penempatan lini usaha ini di lingkungan kampus dinilai sebagai langkah taktis untuk mendekatkan ekosistem ekonomi syariah kepada generasi muda dan civitas akademika. Melalui peresmian ini, kehadiran Z Coffee Hening diharapkan tidak sekadar menjadi unit usaha biasa, melainkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi produktif yang inklusif. Lebih dari itu, program ini menjadi simbol nyata dari kuatnya sinergi kemitraan antara lembaga pengelola zakat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Lombok Timur.
BERITA09/07/2026 | Humas Baznas NTB
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat.

Lihat Daftar Rekening →