WhatsApp Icon
BAZNAS NTB RESMIKAN GERAI KOPI FILANTROPI “Z COFFEE” DI UNIVERSITAS MATARAM

Mataram, 29 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi meluncurkan gerai kopi sosial “Z Coffee” di lingkungan Universitas Mataram (Unram). Peresmian yang berlangsung pada Kamis pagi ini menandai dimulainya operasional gerai kopi yang mengusung konsep pemberdayaan dan filantropi berbasis kampus.

Gerai Z Coffee berlokasi strategis di depan Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Mataram. Lokasi ini dipilih untuk menjangkau sivitas akademika, khususnya mahasiswa, agar dapat berpartisipasi dalam gerakan sedekah dan zakat melalui produk yang berkualitas dengan mudah.

Profil Z Coffee: 

Lebih dari Sekadar Secangkir Kopi

Z Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Gerai ini merupakan terobosan BAZNAS NTB dalam menginisiasi model pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kreatif, modern, dan berkelanjutan. Setiap pembelian di Z Coffee tidak hanya memberikan kenikmatan kopi, tetapi juga berkontribusi langsung pada program-program pemberdayaan mustahik (penerima manfaat) yang dikelola BAZNAS NTB.

Konsep ini sejalan dengan semangat membangun gaya hidup filantropis, khususnya di kalangan generasi muda. Keuntungan operasional dari Z Coffee akan dialokasikan untuk mendanai berbagai program BAZNAS NTB di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan di NTB.

Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua institusi. Turut memberikan sambutan, Wakil Ketua 2 BAZNAS NTB H Zulkipli, SE, MM yang dalam pidatonya menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan ZIS.

“Kehadiran Z Coffee di Unram adalah bentuk adaptasi kami mendekati generasi milenial dan Gen-Z. Kami ingin menanamkan budaya memberi yang mudah, berdampak nyata, dan menyenangkan. Semoga ini menjadi awal dari gerai-gerai serupa di kampus-kampus lain di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 3 Universitas Mataram, Dr. Sujito, yang membidangi kemahasiswaan, menyambut hangat kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dr. Sujito menyatakan bahwa kehadiran Z Coffee sejalan dengan misi Unram untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Universitas sangat mendukung inisiatif positif yang melibatkan mahasiswa dalam semangat berbagi. Lokasinya yang di depan PKM sangat tepat, menjadi pusat aktivitas dan interaksi sosial mahasiswa. Kami berharap Z Coffee bisa menjadi ruang literasi filantropi sekaligus tempat nongkrong yang positif,” papar Dr. Sujito.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut para pejabat dan pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Mataram, yang turut menyaksikan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya gerai Z Coffee Unram.

Dengan diresmikannya Z Coffee ini, BAZNAS NTB dan Universitas Mataram berharap dapat menciptakan ekosistem kedermawanan yang dinamis di dunia pendidikan, mengubah kebiasaan konsumsi menjadi aksi sosial yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat NTB.

29/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali

Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali

DENPASAR, BALI – Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkipli, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Singgah BAZNAS NTB yang berlokasi di kawasan Sanglah, Denpasar, Bali, pada Rabu (21/01/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas bagi para mustahik yang sedang menjalani pengobatan rujukan di RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah (Sanglah).

Kedatangan H. Zulkipli disambut hangat oleh Bapak Burhan dan Ibu Titin selaku pengelola sekaligus pemilik rumah yang selama ini bekerja sama dengan BAZNAS NTB dalam menyediakan hunian sementara bagi pasien kurang mampu asal NTB.

Dalam kunjungannya, H. Zulkipli menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pasien dan anggota keluarga yang sedang mendampingi. Berdasarkan data di lokasi, para pasien tersebut berasal dari berbagai wilayah di NTB, di antaranya dari Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Lombok Barat. Mereka dirujuk ke Bali dengan berbagai ragam diagnosa penyakit kronis yang memerlukan penanganan spesialis di rumah sakit pusat.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab dan amanah dari para muzakki (pembayar zakat) di NTB. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang berikhtiar menjemput kesembuhan di Bali mendapatkan tempat bernaung yang layak dan dukungan moril yang kuat," ujar H. Zulkipli di sela-sela kunjungannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak Burhan dan Ibu Titin atas dedikasi mereka dalam merawat dan mendampingi para pasien selama berada di rumah singgah. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan pengelola rumah singgah adalah kunci utama dalam meringankan beban ekonomi pasien, mengingat biaya akomodasi di Bali cukup tinggi jika harus ditanggung secara mandiri.

Salah satu keluarga pasien asal Dompu mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas ini. "Kami sangat terbantu. Selain dekat dengan rumah sakit, adanya rumah singgah ini membuat kami merasa tidak sendirian di tanah rantau karena ada pendampingan dari BAZNAS NTB," tuturnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan stimulus untuk operasional rumah singgah dan dukungan logistik bagi pasien. BAZNAS NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan dan kemanusiaan sebagai bagian dari program "NTB Sehat", guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan akses kesehatan yang maksimal.

22/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
BAZNAS NTB Gelar Malam Galang Dana “Artunity” untuk Korban Banjir Sumatera di Momentum HUT ke-25 BAZNAS

 

Mataram, 17 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Malam Galang Dana “Artunity” sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di wilayah Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 25 tahun BAZNAS, pada Jumat malam (17/1/2026), bertempat di Gedung Taman Budaya Mataram.

Kegiatan kemanusiaan yang dikemas secara kreatif ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS NTB bersama Bank NTB Syariah serta melibatkan para seniman di Kota Mataram diinisiasi oleh .Baiq Amalia Putri Ghaesani. Ladies yang akrab disapa Ciku Ghea. Seniman sekaligus pelukis media pasir ini membuat konsep acara bertajuk Artunity, seni dijadikan medium solidaritas untuk menguatkan empati dan kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana banjir di Sumatera. " Kita perlu mengajak banyak pihak termasuk para seniman berperan untuk kemanusiaan" jelas Ciku Ghea. 

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Artunity menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat digerakkan melalui pendekatan yang inklusif, humanis, dan membahagiakan.

 “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang luar biasa antara BAZNAS NTB, Bank NTB Syariah, dan para seniman Kota Mataram. Artunity bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga ruang kepedulian. Di momentum 25 tahun BAZNAS ini, kami ingin menegaskan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas kemanusiaan,” ujar Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad.

Sepanjang acara, para penonton disuguhkan beragam pertunjukan seni dan hiburan, mulai dari musik, seni pertunjukan, hingga penampilan kreatif para seniman lokal. Suasana penuh kehangatan terasa ketika para hadirin menikmati hiburan sambil berdonasi, menyalurkan kepedulian mereka secara langsung untuk membantu korban banjir.

Dana yang terkumpul dalam kegiatan Artunity ini selanjutnya akan disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk mendukung kebutuhan darurat dan pemulihan korban banjir di Sumatera.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS NTB berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan persatuan terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai zakat dan misi kemanusiaan BAZNAS selama 25 tahun mengabdi untuk umat dan bangsa.

19/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
BAZNAS NTB GELAR PENGUATAN PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS) SE-NTB DALAM OPTIMALISASI POTENSI ZIS

Mataram, senin 6 Oktober 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Penguatan Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) lingkup BAZNAS se-NTB. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor BAZNAS NTB dengan skema hybrid (offline dan online), diikuti oleh para Pimpinan serta Tim Fundraising BAZNAS kabupaten/kota se-NTB.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi, profesionalisme, dan inovasi dalam penghimpunan dana ZIS di wilayah NTB agar semakin optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, M.A., menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarlembaga pengelola zakat.

Penguatan penghimpunan ZIS tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita harus bersatu dalam visi yang sama, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap program penghimpunan dan pendistribusian zakat berjalan sesuai prinsip syariah dan regulasi nasional,” ujar Dr. Iqbal.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., yang hadir sebagai narasumber, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas amil dan pemanfaatan teknologi digital.

BAZNAS di seluruh level harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Penguatan literasi zakat, peningkatan kualitas layanan, serta digitalisasi penghimpunan menjadi kunci untuk memperluas jejaring muzaki dan meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.

Rizaludin menjelaskan, strategi penguatan dilakukan melalui empat langkah utama, yakni pertama, penguatan tim fundraising perorangan yang mencakup ritel, digital, big donor, dan infak operasional. Kedua, memperkuat layanan muzaki dengan memanfaatkan data dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Rizaludin menambahkan, strategi penghimpunan ZIS juga perlu didukung digitalisasi, branding yang kuat, peningkatan kualitas layanan, penguatan literasi zakat, amil yang profesional, serta program yang substantif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kunci fundraising ada pada kelengkapan database muzaki, komunikasi yang terbangun, mutu layanan yang diberikan, dan keberhasilan saluran pembayaran ZIS maupun Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dimiliki,” kata Rizaludin.

Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk menyamakan langkah BAZNAS se-NTB dalam implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang pelaksanaannya  .

BAZNAS NTB berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh BAZNAS kabupaten/kota di NTB untuk memperkuat peran strategisnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan sesuai syariah.

07/10/2025 | Kontributor: HUMAS
Pamitan dan Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban Dewan Pengawas Eksternal (DPE) BAZNAS NTB

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar acara Pamitan Dewan Pengawas Eksternal (DPE) pada Selasa, 30 September 2025, di Kantor BAZNAS NTB, Mataram. Acara ini dihadiri oleh jajaran Komisioner BAZNAS NTB, anggota Dewan Pengawas Eksternal (DPE), serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB.

Selain menjadi ajang silaturahmi perpisahan, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dewan Pengawas Eksternal kepada Pimpinan BAZNAS NTB dan Biro Kesra.

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran DPE dalam mengawal tata kelola zakat yang sesuai syariat, regulasi, dan prinsip transparansi.

"Kami berterima kasih atas dedikasi para Dewan Pengawas Eksternal. LPJ yang disampaikan hari ini menjadi bukti bahwa pengawasan berjalan profesional. Meskipun masa tugas berakhir, semoga sinergi tetap terjaga dalam mendukung pemberdayaan umat di NTB,” ungkapnya.

Ketua DPE, TGH. Jamiludin, MM, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pengawasan telah dilaksanakan sesuai regulasi dan prinsip syariah. Ia menegaskan, laporan yang diserahkan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan hukum demi memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak .

“LPJ ini kami serahkan sebagai wujud transparansi. Terima kasih kepada jajaran BAZNAS NTB dan Biro Kesra Pemprov NTB atas dukungan selama masa tugas kami,” tuturnya.

Sebagai penutup, Drs. H. Sahnan, M.Pd, Kepala Biro Kesra Setda NTB, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

“Penyerahan LPJ hari ini menunjukkan bahwa pengawasan berjalan baik, transparan, dan akuntabel. Semoga BAZNAS NTB semakin kuat dalam mendukung visi NTB Makmur Mendunia yang religius dan sejahtera,” ujarnya.

Mari terus dukung BAZNAS NTB dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat 

#DewanPengawasEksternal #PamitanDPE

#LaporanPertanggungjawaban #ZakatUntukKesejahteraan #baznasntbamanah #baznasntbterpercaya

01/10/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Bantu Korban Bencana di Sukabumi BAZNAS RI Lakukan Aksi Resik Musala dan Rumah Warga
Bantu Korban Bencana di Sukabumi BAZNAS RI Lakukan Aksi Resik Musala dan Rumah Warga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) melakukan aksi resik di musala dan rumah tinggal warga yang terdampak bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor di Sukabumi, Jawa Barat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah, infrastruktur, serta mengancam kesehatan masyarakat akibat menumpuknya sampah akibat banjir dan longsor “Tim BAZNAS dengan cepat merespons dan menuju lokasi banjir, meski akses yang sulit menuju titik lokasi bencana, tim BAZNAS terus bergerak membuka jalur agar segera dapat membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/12/2024). Ia menyampaikan, BAZNAS RI menerjunkan personel BTB untuk membantu masyarakat terdampak bencana dari lumpur maupun material akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah Kampung Warung Nangka, Kecamatan Curug Luhur. “Aksi resik dilakukan bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari sisa-sisa lumpur dan sampah yang dibawa arus banjir, serta meminimalisir risiko penyebaran penyakit yang dapat timbul akibat banjir dan longsor,” kata Saidah. Saidah mengatakan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan dan sedang menyiapkan berbagai layanan kemanusiaan lainnya. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak. Sementara itu, anggota BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di lokasi bencana, Indra Azi menyampaikan, aksi resik bertujuan membersihkan material yang terbawa arus banjir dilakukan sejak Kamis, 5 Desember 2024, di sejumlah titik bencana banjir. “Saat ini, kami sedang melakukan aksi bersih-bersih material yang terbawa arus banjir dan longsor Kampung Warung Nangka, Kecamatan Curug Luhur. Semoga aksi ini dapat memberikan manfaat dan bisa membantu masyarakat membersihkan lingkungan mereka,” tambahnya.
BERITA06/12/2024 | HUMAS
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Doa Bersama untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Doa Bersama untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengadakan doa bersama sebagai bentuk dukungan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur, Jumat (29/11/2024). Acara ini berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, dan dipimpin oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, serta dihadiri oleh para mustahik. Dia mengatakan, doa adalah salah satu bentuk dukungan yang kita bisa berikan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Selain bantuan fisik, doa akan memberi kekuatan dan harapan bagi mereka yang sedang berjuang. “Doa juga merupakan bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada sodara-sodara kita yang terdampak bencana,’ ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Achmad Sudrajat mengapresiasi upaya cepat dari Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memberikan bantuan kepada para pengungsi. Karenanya, semua ini adalah wujud nyata dari solidaritas kita,” ujar Achmad dengan penuh syukur. “Tim BTB tidak hanya memberikan bantuan logistik, namun juga mendirikan dapur umum dan dapur air, serta memberikan layanan medis di posko-posko pengungsian.,” ucap Achmad. Tak ketinggalan, Achmad juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut memberikan kontribusi berupa infak sebesar Rp250 juta. “Semoga bantuan ini semakin memperluas jangkauan dukungan kepada saudara-saudara kita di NTT,” harapnya. Menutup acara dengan mengajak semua pihak untuk terus mendukung korban bencana. “Mari kita bantu mereka dengan doa, infak, dan segala bentuk kontribusi lainnya. BAZNAS akan terus mendampingi mereka hingga masa pemulihan tuntas,” tegasnya.
BERITA05/12/2024 | Humas Baznas NTB
Baznas NTB dan Baznas Sumbawa Serahkan 20 Gerobak dan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM
Baznas NTB dan Baznas Sumbawa Serahkan 20 Gerobak dan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Desember 2024) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan berupa 20 gerobak dan modal usaha bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penyerahan bantuan yang dilakukan Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany S.Pd., M.Pd berlangsung di Kantor BAZNAS setempat, Selasa (3/12) pagi. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa, terutama atas dukungan dari BAZNAS Provinsi NTB yang telah menyalurkan bantuan ini. “Kami sangat mengapresiasi langkah nyata BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan ini. Semoga para penerima manfaat dapat memanfaatkannya baik dalam upaya mengembangkan usaha,” ucapnya. Wabup yang disapa Hj. Novi juga menekankan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. “UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Dengan adanya gerobak dan modal usaha ini, saya berharap para pelaku usaha kecil dapat semakin produktif dan mandiri, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, H. Ali Tunru, melaporkan bahwa bantuan ini merupakan hasil sinergi dengan BAZNAS Provinsi NTB. “Hari ini kami menyerahkan 20 gerobak usaha beserta modal untuk para pelaku UMKM. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung visi besar Kabupaten Sumbawa dalam pemberdayaan masyarakat,” tandasnya. (SR)
BERITA04/12/2024 | Humas Baznas NTB
Ketua MPR RI Salurkan Infak untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi melalui BAZNAS
Ketua MPR RI Salurkan Infak untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi melalui BAZNAS
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, H. Ahmad Muzani, menyerahkan infak sebesar Rp250 juta untuk membantu korban bencana erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/11/2024). Penyerahan simbolis dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang akan menyalurkan bantuan tersebut melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan rasa terima kasih kepada H. Ahmad Muzani atas sumbangannya yang telah diberikan sebelumnya untuk membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Menurut Kiai Noor, ini adalah kali ketiga Muzani menyalurkan bantuannya melalui BAZNAS, yang selalu hadir dalam penanganan bencana. "Ini adalah kali ketiga Bapak Ahmad Muzani memberikan sumbangan melalui BAZNAS. Sebelumnya, beliau telah membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Alhamdulillah, kali ini beliau kembali hadir untuk membantu korban bencana di NTT,” ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit, serta untuk menyediakan hunian sementara atau tetap di daerah terdampak erupsi Gunung Lewotobi. Program BTB yang telah berpengalaman dalam bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjadi saluran yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan di lokasi-lokasi bencana. Dalam hal ini, Kiai Noor mengungkapkan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana di dalam negeri, tetapi juga berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan internasional, seperti yang dilakukan untuk Palestina. "BTB adalah program BAZNAS yang memiliki ketangguhan teruji, sering bekerja sama dengan BNPB. BTB selalu hadir dalam setiap bencana. Dan insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya," tegasnya. Selain itu, Kiai Noor juga mengungkapkan bahwa penyerahan infak ini menandai dimulainya penggalangan dana resmi dari BAZNAS untuk bencana erupsi Gunung Lewotobi. Ia berharap donasi yang diberikan oleh Muzani dapat memotivasi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu korban bencana di NTT. Sementara itu, Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani mengapresiasi BAZNAS sebagai lembaga yang terpercaya dalam pengelolaan dana kemanusiaan. Ia mengungkapkan, gotong royong adalah tradisi bangsa Indonesia, dan BAZNAS telah menjadi jembatan yang amanah untuk menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan. "Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya saat memberi sambutan. Muzani juga menekankan bahwa BAZNAS memiliki rekam jejak yang teruji dalam menghadapi berbagai musibah dan selalu hadir dengan sigap di tengah masyarakat yang terdampak. “BAZNAS selalu hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah. Jam terbangnya dalam mengelola bantuan sudah tidak diragukan lagi,” ujarnya. Tak hanya itu, Muzani juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan memberikan dukungan kepada korban bencana melalui infak ke BAZNAS. Ia mengungkapkan bahwa infak yang disalurkan berasal dari hasil penjualan sapi dan berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa hewan ternak memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan untuk amal kemanusiaan. Dengan percaya kepada BAZNAS, Muzani yakin bantuan yang diberikan akan tersalurkan dengan tepat dan bermanfaat bagi para korban.
BERITA28/11/2024 | HUMAS
ZAKAT KINI DIGENGGAMAN MUDAH BERZAKAT DENGAN BANK NTB SYARIAH MOBILE EBANKING
ZAKAT KINI DIGENGGAMAN MUDAH BERZAKAT DENGAN BANK NTB SYARIAH MOBILE EBANKING
Dalam kehidupan sehari-hari, berzakat adalah salah satu bentuk kewajiban yang penting bagi umat Islam. Namun, sering kali kita menghadapi berbagai kendala dalam menunaikannya, seperti waktu yang terbatas atau kesulitan mencari lembaga amil yang terpercaya. Kini, semua itu bisa teratasi dengan hadirnya Bank NTB Syariah Mobile Banking. Dengan aplikasi mobile banking ini, proses berzakat menjadi lebih praktis dan efisien. Dalam beberapa langkah mudah, Anda dapat menyalurkan zakat Anda tanpa harus keluar rumah. Cukup buka aplikasi, pilih menu zakat, dan masukkan nominal yang ingin Anda bayar. Seluruh prosesnya hanya memerlukan beberapa menit, dan Anda bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja. Bank NTB Syariah juga menjalin kerja sama dengan BAZNAS NTB, sehingga Anda bisa yakin bahwa zakat Anda akan disalurkan kepada yang berhak. Selain itu, aplikasi ini memberikan transparansi, di mana Anda dapat melihat laporan penyaluran zakat Anda, sehingga Anda tahu kemana dana tersebut digunakan. Tak hanya itu, fitur pengingat dalam aplikasi akan membantu Anda untuk tidak lupa membayar zakat di waktu yang tepat, terutama saat bulan Ramadan atau saat Anda telah mencapai nishab. Dengan demikian, Anda dapat menjalankan kewajiban ini dengan lebih teratur dan tanpa stres. Bergabunglah dengan jutaan umat Islam lainnya yang telah merasakan kemudahan berzakat melalui Bank NTB Syariah Mobile Banking. Jadikan berzakat sebagai bagian dari rutinitas Anda yang
BERITA22/10/2024 | Humas
BAZNAS NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL
BAZNAS NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL
*Santri berdaya bersama BAZNAS* Di hari yang penuh berkah ini, Baznas NTB mengucapkan selamat kepada seluruh santri di Nusa Tenggara Barat dan seluruh Indonesia. Tema "Santri Berdaya" menjadi sangat relevan, mengingat peran santri yang tidak hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Santri adalah generasi yang memiliki potensi besar untuk memberdayakan diri dan lingkungan sekitar. Kami di Baznas NTB percaya bahwa dengan dukungan dan kolaborasi, santri dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki. Melalui program-program pemberdayaan yang kami luncurkan, kami berkomitmen untuk membantu santri mengasah keterampilan dan pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Bersama-sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan kemajuan. Santri berdaya adalah santri yang mampu berkontribusi positif dalam masyarakat. Dengan semangat belajar yang tinggi dan akhlak yang baik, mereka dapat menjadi pemimpin masa depan yang bijaksana. Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung santri, agar mereka dapat menjadi sumber inspirasi dan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi oleh umat. Hari Santri juga merupakan momentum untuk memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan. Mari kita jadikan hari ini sebagai pengingat untuk saling mendukung dan menghargai peran masing-masing dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan bersama-sama, kita bisa menciptakan perubahan yang signifikan dan berkelanjutan. Akhir kata, semoga setiap langkah para santri senantiasa mendapat berkah dari Allah SWT. Mari kita berdayakan santri, bersama Baznas NTB, untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah. Selamat Hari Santri! Semoga semangat kebersamaan dan keberdayaan ini terus menginspirasi kita semua.
BERITA22/10/2024 | HUMAS
MENLU RETNO LEPAS BANTUAN KEMANUSIAAN BAZNAS UNTUK SUDAN DAN PALESTINA
MENLU RETNO LEPAS BANTUAN KEMANUSIAAN BAZNAS UNTUK SUDAN DAN PALESTINA
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Retno L.P Marsudi melepas bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk masyarakat Sudan, dan Palestina, di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (14/10/2024). Bantuan ini merupakan gabungan dari bantuan pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan RI, juga bantuan masyarakat Indonesia yang disalukran melalui BAZNAS. Turut hadir dalam pelepasan bantuan tersebut Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. Menlu Retno menjelaskan, bantuan yang dikirimkan tersebut akan disalurkan melalui Jordan Hashimite Charity Organization (JHCO). Tidak hanya itu, Menlu Retno juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait tantangan dari setiap negara yang diberikan bantuan. "Korban di Gaza saat ini telah mencapai lebih dari 42.000 orang, 495 ribu orang mengalami kelaparan, dan terdapat wabah polio sejak awal September 2024. Di Yaman, terdapat korban banjir sebanyak lebih dari 258 ribu orang. Sementara di Sudan, banyak terjadi kelaparan sebab adanya konflik yang terjadi di sana," paparnya. "Bentuk tantangan dari berbagai negara berbeda-beda, ada yang karena bencana banjir, wabah penyakit, dan juga konflik. Sebagai bentuk solidaritas maka tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat melalui BAZNAS memberi bantuan solidaritas kita ke tiga negara tersebut," jelas Menlu Retno. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, BAZNAS RI selalu konsisten menyalurkan bantuan kepada Sudan, dan Palestina secara transparan dan penuh tanggung jawab. “BAZNAS RI selalu konsisten membantu saudara-saudara kita yang ada di Palestina, Yaman, dan Sudan, karena ini juga bagian dari apa yang diberikan oleh masyarakat untuk dibantukan kepada negara-negara tersebut,” ujar Kiai Noor. "Saat ini banyak terjadi kelaparan. Apalagi saat ini masuk musim dingin dan ada pula wabah polio," kata Kiai Noor. "Sudan ini ternyata sangat membutuhkan, karena konflik di antara mereka telah menimbulkan kelaparan dan kematian. Kemudian di Yaman di samping ada konflik, ada juga bencana yang luar biasa itu," tambah Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan, saat ini BAZNAS masih terus melakukan penerimaan donasi untuk negara-negara tersebut. “Kami sudah menyampaikan kepada Bu Menlu, Bapak Menko PMK, dan Kepala BNPB kalau ada apa-apa terkait dengan bantuan ke negara-negara tersebut, insya Allah BAZNAS RI siap," pungkasnya. Pesawat yang membawa sekitar 50,5 ton bantuan tersebut akan berangkat pada pukul 01.00 WIB dini hari kemudian transit di Fujairah United Emirat Arab. Simbolisasi penyerahan akan dilakukan di Yaman dan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan lewat darat.
BERITA14/10/2024 | Humas
BAZNAS NTB MENYALURKAN ZAKAT DENGAN TRANSPARANSI DAN AMANAH
BAZNAS NTB MENYALURKAN ZAKAT DENGAN TRANSPARANSI DAN AMANAH
Di tengah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, Baznas NTB hadir sebagai garda terdepan dalam membantu mereka yang membutuhkan. Proses pendistribusian bantuan dimulai dengan pengajuan permohonan bantuan yang di tunjukan ke Ketua BAZNAS NTB . Staf Baznas melakukan verifikasi berkas yang di ajukan oleh mustahik. Setelah data terkumpul, Baznas NTB merancang program bantuan yang sesuai, baik berupa sembako, bantuan kesehatan, pendidikan, maupun modal usaha.Baznas memastikan bahwa proses distribusi berlangsung transparan dan tepat sasaran. Pada hari distribusi, suasana penuh harapan terlihat di wajah penerima bantuan. Baznas NTB menyiapkan tempat yang aman, sehingga masyarakat dapat mengambil bantuan tanpa kesulitan. Setiap bantuan disiapkan dengan teli, informasi tentang program-program pemberdayaan yang tersedia. Setelah bantuan disalurkan, Baznas NTB tidak berhenti di situ. Mereka melakukan evaluasi untuk mengetahui dampak dari bantuan yang diberikan dan mencari tahu apakah ada aspek lain yang perlu diperbaiki atau ditambahkan. Melalui feedback dari masyarakat, Baznas berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas program bantuan, menjadikannya lebih responsif terhadap kebutuhan nyata di lapangan. Dengan dedikasi dan kerjasama, Baznas NTB terus berupaya mengurangi beban masyarakat yang terdampak, mengubah kesulitan menjadi harapan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi semua.
BERITA14/10/2024 | Humas
PERBEDAAN ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH
PERBEDAAN ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH
Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Dalam kehidupan umat Islam, zakat, infaq, dan sedekah adalah istilah yang sering kali terdengar. Meskipun ketiga istilah ini berkaitan dengan pengeluaran harta untuk membantu sesama, masing-masing memiliki makna, aturan, dan tujuan yang berbeda. Mari kita gali lebih dalam untuk memahami setiap istilah ini serta peran dan pentingannya dalam masyarakat. Zakat: Kewajiban dan Fungsi Sosial Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang kedua dan memiliki makna mendalam dalam kehidupan seorang Muslim. Secara etimologis, kata "zakat" berasal dari bahasa Arab yang berarti "membersihkan" dan "pertumbuhan." Dalam konteks ini, zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan jiwa seseorang, serta membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ada dua jenis zakat yang utama: **zakat mal** dan **zakat fitrah**. Zakat mal dikenakan pada berbagai jenis harta, seperti uang, emas, perak, dan hasil pertanian, dengan ketentuan bahwa jumlah yang dikeluarkan biasanya sebesar 2,5% dari total harta yang dimiliki setelah mencapai nisab (batas minimal). Di sisi lain, zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan menjelang hari raya Idul Fitri, bertujuan untuk membersihkan diri dari segala kesalahan selama bulan Ramadan dan memberikan kesempatan bagi mereka yang kurang mampu untuk merayakan hari raya. Zakat memiliki tujuan yang lebih dari sekadar amal sosial; ia merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang mampu. Dalam Al-Qur'an, terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan ibnu sabil. Dengan demikian, zakat berperan penting dalam mengurangi kemiskinan dan menciptakan kesejahteraan sosial. Infaq: Pengeluaran Sukarela untuk Kebaikan Berbeda dengan zakat, infaq adalah pengeluaran harta yang bersifat sukarela, tanpa ada kewajiban untuk melakukannya. Infaq dapat diberikan kapan saja dan dalam jumlah berapa pun. Dalam istilah Arab, infaq berarti "mengeluarkan" atau "membelanjakan," dan mencakup segala bentuk pengeluaran untuk kepentingan sosial, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Infaq tidak memiliki batasan yang ketat seperti zakat, dan seorang Muslim dianjurkan untuk melakukannya sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Dengan melakukan infaq, kita berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ikatan sosial yang kuat. Misalnya, seorang dermawan dapat memberikan sumbangan untuk membangun sekolah, memberikan beasiswa, atau membantu biaya pengobatan seseorang yang sakit. Sedekah: Amal yang Luas dan Ikhlas Sedekah adalah istilah yang paling luas di antara ketiga istilah ini. Secara umum, sedekah merujuk pada segala bentuk pemberian yang dilakukan dengan niat tulus untuk membantu orang lain, tanpa mengharapkan imbalan. Sedekah dapat berupa materi, seperti uang, makanan, atau pakaian, maupun non-materi, seperti memberikan nasihat, membantu pekerjaan, atau menyebarkan senyuman. Tidak ada batasan waktu atau jumlah dalam sedekah. Setiap tindakan baik yang dilakukan dengan niat ikhlas dapat dianggap sebagai sedekah. Misalnya, seorang Muslim yang membantu tetangganya yang sedang kesulitan, atau yang membagikan makanan kepada yang membutuhkan, semuanya termasuk dalam kategori sedekah. Dalam ajaran Islam, sedekah sangat dianjurkan dan dianggap sebagai amal yang mendatangkan pahala besar dari Allah. Mengapa Memahami Perbedaan Ini Penting? Memahami perbedaan antara zakat, infaq, dan sedekah sangat penting dalam konteks kehidupan sehari-hari. Zakat adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu, sementara infaq dan sedekah memberikan fleksibilitas dalam beramal. Dengan mengetahui perbedaan ini, kita dapat lebih mudah mengatur keuangan dan merencanakan kontribusi kita terhadap masyarakat. Selain itu, dengan melaksanakan zakat, infaq, dan sedekah, kita tidak hanya berkontribusi dalam membantu sesama, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengurangi kesenjangan sosial dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Kesimpulan Dalam kesimpulannya, zakat, infaq, dan sedekah memiliki peran yang berbeda dalam kehidupan umat Islam, namun semuanya memiliki tujuan yang sama: membantu sesama dan menciptakan kesejahteraan. Zakat adalah kewajiban yang harus dipenuhi, infaq adalah pengeluaran sukarela yang luas, dan sedekah adalah amal yang dilakukan dengan niat tulus. Dengan memahami dan melaksanakan ketiga konsep ini, kita dapat berkontribusi untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan penuh kasih sayang.
BERITA13/10/2024 | Humas
DARI ZAKAT UNTUK KESEHATAN PROGRAM PEDAMPINGAN BEROBAT LANJUT BAZNAS NTB
DARI ZAKAT UNTUK KESEHATAN PROGRAM PEDAMPINGAN BEROBAT LANJUT BAZNAS NTB
Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB memainkan peran penting dalam memberikan pelayanan kepada mustahik. Mustahik adalah mereka yang berhak menerima zakat, yang terdiri dari fakir, miskin, dan kelompok lainnya yang membutuhkan. Baznas berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan,meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mustahik melalui berbagai program yang terintegrasi. Salah satun program unggulan Baznas Provinsi NTB adalah Program BAZNAS NTB SEHAT. Dengan adanya bantuan Pendampingan Berobat Lanjut dari Baznas NTB, banyak mustahik yang sebelumnya tidak mampu mengakses layanan kesehatan kini dapat menjalani perawatan dengan tenang. Kesadaran akan pentingnya kesehatan pun meningkat, karena mereka tahu ada lembaga yang peduli dan siap membantu. Bagi Anda yang ingin mengajukan proposal bantuan biaya berobat, ke BAZNAS NTB berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti: 1.Persiapkan Dokumen Penting: Sebelum mengajukan proposal, pastikan Anda memiliki dokumen pendukung yang diperlukan, seperti: Surat keterang tidak mampu (SKTM),Foto copy KK dan KTP, Surat Rekomendasi dari BAZNAS Kabupatenkota setempat, Surat rujukan dari RSUD setempat,Surat keterangan rawat inap yang terbaru, Foto copy BPJS dan surat eligibilitas yang terbaru. 2. Datang ke Baznas NTB: Setelah proposal siap, kunjungi kantor Baznas NTB untuk mendapatkan informasi mengenai prosedur pengajuan. Anda juga bisa mengunjungi situs resmi Baznas NTB untuk mengetahui ketentuan yang berlaku. 3.Tunggu Proses Verifikasi: Setelah pengajuan, Baznas akan melakukan proses verifikasi terhadap dokumen dan informasi yang Anda berikan. Proses ini biasanya berlangsung cepat, tergantung pada kelengkapan berkas, setelah berkas terverifikasi petugas Baznas akan memberikan lembar registrasi yang akan di bawa ketika pencairan dana bantuan berobat. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan pengajuan proposal biaya berobat dapat berjalan lancar dan Anda mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Baznas berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mustahik, agar setiap orang dapat memperoleh perawatan kesehatan yang layak. Jika Anda atau orang terdekat memerlukan bantuan, jangan ragu untuk mengajukan proposal. Kesehatan adalah prioritas, dan Baznas siap mendukung Anda.
BERITA11/10/2024 | HUMAS
BANTUAN GEROBAK DAN MODAL USAHA PRODUKTIF MUSTAHIK IBU SAHAYA BERBAGI RASA SYUKUR DAN KESUKSESAN
BANTUAN GEROBAK DAN MODAL USAHA PRODUKTIF MUSTAHIK IBU SAHAYA BERBAGI RASA SYUKUR DAN KESUKSESAN
Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, Baznas menghadirkan program inovatif bernama Zakat Kelompok Usaha Produktif (ZKUP). Program ini bertujuan untuk memberikan peningkatan usaha bagi mustahik yang mana bantuannya berupa Gerobak dan Modal Usaha Produktif. Ibu Sahaya Dia menerima bantuan gerobak produktif sudah tiga bulan yang lalu, setelah mendapat bantuan gerobak ibu ini mengakui mendapatkan peningkatan penghasilan dan bersyukur semakin ramai pembeli setelah mendapat bantuan gerobak produktif dan Ketika ditanya tentang dampak jangka panjang, ibu ini berharap bisa mengembangkan usaha ini lebih besar. "Saya ingin menambah variasi menu."Bantuan dari Baznas NTB benar-benar membuat perbedaan." "Adapun model penanggulangan dan pengentasan kemiskinan berbasis dana zakat yang dilakukan oleh BAZNAS NTB meliputi pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan sosial dan pemberdayaan dakwah. "Akselerasi pengentasan kemiskinan oleh BAZNAS NTB meliputi program-program pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan sosial dan pemberdayaan dakwah atau advokasi, yang mana seluruh program tersebut ditujukan untuk mengubah mustahik menjadi muzaki sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat baik dari aspek materiil dan spiritual. BAZNAS melalui program Pemberdayaan Ekonomi berupaya memberikan bantuan agar dapat menciptakan masyarakat yang mandiri dan memiliki taraf perekonomian yang sejahtera. Bantuan yang diberikan ini berupa Gerobak Produktif,modal usaha dan pendampingan kepada mustahik Untuk itu, Mari bergerak bersama membantu mereka yang membutuhkan agar lebih sejahtera dan mandiri dalam segi perekonomian dengan bersedekah melalui Baznas Provinsi NTB.
BERITA10/10/2024 | HUMAS
MENUNAIKAN ZAKAT SECARA LANGSUNG MELALUI BAZNAS NTB MENGOPTIMALKAN AMANAH UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA
MENUNAIKAN ZAKAT SECARA LANGSUNG MELALUI BAZNAS NTB MENGOPTIMALKAN AMANAH UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA
Zakat adalah salah satu rukun Islam yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat tertentu. Secara etimologis, "zakat" berarti bersih, tumbuh, dan berkembang. Dalam konteks keuangan, zakat merupakan kewajiban untuk menyisihkan sebagian harta yang dimiliki dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak, seperti fakir, miskin, dan mereka yang membutuhkan. Zakat bertujuan untuk menyucikan harta, membantu meringankan beban sesama, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pembayaran zakat melalui Baznas Provinsi NTB sangatlah mudah dan dapat dilakukan dengan berbagai cara: 1. Pembayaran Secara Langsung: Muzaki dapat datang ke kantor Baznas NTB untuk melakukan pembayaran zakat secara tunai. Petugas yang ramah dan profesional siap membantu dan memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis zakat yang dapat dibayarkan sekaligus didoakan oleh amil. 2. Transfer Bank: Baznas NTB juga menyediakan nomor rekening resmi yang dapat digunakan untuk transfer zakat. Dengan cara ini, muzaki dapat melakukan pembayaran dari mana saja dan kapan saja, tanpa harus datang ke kantor. 3. Aplikasi dan Platform Digital: Untuk memudahkan masyarakat, Baznas NTB telah meluncurkan aplikasi dan platform online yang memungkinkan muzaki untuk menghitung, membayar, dan memantau zakat mereka secara praktis. Fitur-fitur ini dirancang agar proses pembayaran menjadi lebih efisien dan terintegrasi. Pembayaran zakat melalui Baznas bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan kepercayaan dan dukungan dari para muzaki, Baznas NTB berkomitmen untuk mengelola zakat secara profesional, sehingga setiap dana zakat yang dibayarkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Melalui Baznas, setiap kontribusi zakat tidak hanya menjadi penyucian harta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA09/10/2024 | HUMAS
RUMAH SEHAT BAZNAS NTB BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SETIAP HARI BAGI MASYARAKAT KURANG MAMPU
RUMAH SEHAT BAZNAS NTB BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SETIAP HARI BAGI MASYARAKAT KURANG MAMPU
BAZNAS NTB--Di tengah tantangan kesehatan yang dihadapi oleh banyak masyarakat, hadir sebuah inisiatif yang memberikan harapan: Rumah Sehat Baznas NTB. Didirikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rumah Sehat ini merupakan wadah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Dengan visi untuk menciptakan masyarakat yang sehat, Rumah Sehat Baznas NTB tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan penyakit. Berbagai program kesehatan seperti pemeriksaan rutin, penyuluhan gizi, dan kampanye kesehatan masyarakat dilaksanakan secara berkala. Tim medis yang profesional dan berpengalaman siap memberikan pelayanan terbaik, dari dokter umum dan perawat semuanya berkomitmen untuk memastikan setiap pasien mendapatkan perhatian dan perawatan yang optimal. Dalam suasana yang ramah dan mendukung, Rumah Sehat Baznas NTB juga menjadi tempat edukasi. Masyarakat diajarkan pentingnya pola hidup sehat, cara menjaga kebersihan, serta penanganan penyakit sederhana. Melalui kelas-kelas edukatif dan kegiatan interaktif, warga tidak hanya menjadi pasien, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga. Selain itu, Rumah Sehat Baznas NTB turut menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga dan organisasi, memperkuat jaringan dukungan untuk masyarakat. Melalui kerjasama ini, program-program kesehatan dapat diperluas, menjangkau lebih banyak orang, dan memberikan dampak yang lebih signifikan. Dengan segala upaya dan dedikasi, Rumah Sehat Baznas NTB berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Di sinilah setiap tetes zakat dan sumbangan diubah menjadi harapan, memberikan akses kepada mereka yang membutuhkan, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk masa depan. Melalui Rumah Sehat Baznas NTB, kita tidak hanya merawat tubuh, tetapi juga membangun komunitas yang lebih kuat dan saling mendukung. Sebuah langkah kecil yang membawa perubahan besar, menjadikan kesehatan sebagai hak setiap individu. Layanan yang di berikaan Rumah sehat BAZNAS NTB antara lain: 1. Pelayanan Medis Umum: Konsultasi dengan dokter umum untuk diagnosis dan pengobatan penyakit ringan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan manajemen penyakit kronis. 2. Konseling Gizi: Sesi konsultasi untuk membantu masyarakat memahami pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang. 3. Edukasi Kesehatan: Kegiatan penyuluhan tentang kebersihan, pencegahan penyakit, dan pola hidup sehat .
BERITA08/10/2024 | HUMAS
ZAKAT ONLINE
ZAKAT ONLINE
BAZNAS NTB-Zakat online telah menjadi terobosan yang memudahkan umat Islam untuk menunaikan kewajiban zakat di era digital ini. Dengan adanya platform-platform zakat online, masyarakat dapat melakukan transaksi dengan cepat dan praktis, tanpa harus datang langsung ke tempat pengumpulan zakat. Hanya dengan beberapa klik, zakat dapat disalurkan kepada yang membutuhkan, seperti anak-anak yatim, fakir miskin, dan mereka yang terkena bencana, sehingga mempercepat proses distribusi bantuan. Keunggulan zakat online tidak hanya terletak pada kemudahan akses, tetapi juga pada transparansi dan akuntabilitas yang ditawarkan. Banyak lembaga zakat menyediakan fitur pelacakan, sehingga muzaki dapat melihat dengan jelas ke mana dana mereka disalurkan. Ini memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para donatur, memastikan bahwa sumbangan mereka digunakan secara efektif untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, zakat online juga mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat. Dengan fleksibilitas dalam memilih jenis zakat yang ingin dibayarkan, lebih banyak orang termotivasi untuk berkontribusi. Ini bukan hanya soal memenuhi kewajiban agama, tetapi juga tentang membangun solidaritas dan kepedulian sosial. Dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan melalui zakat yang tepat sasaran..
BERITA02/10/2024 | HUMAS
RAKORNAS BAZNAS 2024 RESMI DITUTUP HASILKAN 17 RESOLUSI
RAKORNAS BAZNAS 2024 RESMI DITUTUP HASILKAN 17 RESOLUSI
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang digelar di Balikpapan pada 25-27 September resmi ditutup, Jum'at 27/9/2024 pagi jelang siang. Rakornas BAZNAS kali menghasilkan 17 resolusi yang disepakati seluruh peserta, sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menyampaikan bahwa 17 resolusi yang dihasilkan dalam Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2024 ini sejalan dengan visi dan misi BAZNAS untuk menjadi lembaga utama yang menyejahterakan umat. "Kita ingin seluruh kekuatan kita di seluruh Indonesia itu merata. Maka sering saya katakan bahwa seluruh pimpinan BAZNAS di Indonesia adalah orang-orang profesional", jelasnya saat menutup kegiatan Rakornas BAZNAS tahun 2024. Resolusi tersebut dibacakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat dihadapan para pimpinan BAZNAS RI dan peserta Rakornas. Adapun 17 resolusi Rakornas BAZNAS 2024 adalah sebagai berikut: Pertama, menyepakati target pengumpulan ZIS-DSKL nasional tahun 2025 sebesar Rp 50 triliun terdiri dari pengumpulan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ se-Indonesia (On Balance Sheet) sebesar Rp12.7 Triliun dan pencatatan zakat di masyarakat (Off Balance Sheet) sebesar Rp37.3 Triliun; Kedua, menyepakati 3,4 juta Mustahik Zakat Nasional berbasis KK/BNBA (By Name By Address), dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 84 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,8 juta jiwa pada tahun 2025; Ketiga, kembali memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui empat penguatan: 1) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen BAZNAS seluruh Indonesia, 2) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Zakat, 3) Penguatan infrastruktur dan transformasi digital, dan 4) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat; Keempat, memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural khususnya dalam mendorong Pemerintah untuk melaksanakan regulasi mengenai pembiayaan yang berasal dari APBN/APBD untuk mendukung operasional BAZNAS sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri; Kelima, mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi Rp 327 Triliun melalui perluasan jaringan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dengan membentuk UPZ di seluruh OPD, Kecamatan, dan Desa dengan melaporkan perkembangannya kepada BAZNAS RI dan Kemendagri secara berkala; Keenam, mendorong aktivitas interkoneksi Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat; Ketujuh, memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, pengentasan kemiskinan BPS dan Transformasi Mustahik menjadi Muzaki yang berkolaborasi dengan data Pemerintah dan terintegrasi dalam SIMBA dalam rangka sukses Asta Cita; Kedelapan, menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana; Kesembilan, redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS RI ke BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran Pusat dan Daerah dengan fokus utama pemerataan penyaluran di seluruh daerah untuk memastikan manfaat zakat tersebar secara adil dan merata di berbagai wilayah; Kesepuluh, sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Asta Cita sebagai upaya strategis untuk memastikan keselarasan program-program zakat dengan prioritas pembangunan nasional; Kesebelas, meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, komitmen laporan teraudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pembentukan SAI (Satuan Audit Internal) untuk memastikan pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, sistematis, dan sesuai dengan standar yang berlaku; Kedua belas, berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, sebagai upaya mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan umat; Ketiga belas, berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat; Keempat belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui program penguatan mustahik dalam hal penyediaan sumber daya dan bahan pangan yang diperlukan yang didapat dari hasil produksi para pengusaha mustahik seperti program lumbung pangan, balai ternak, dan UMKM binaan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia; Kelima belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syar`i, aman regulasi, dan aman NKRI, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan etika dan integritas; Keenam belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas menjelang dan di dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024; Ketujuh belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ mengucapkan terimakasih atas arahan, motivasi, dan dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo yang telah membesarkan Pengelolaan Zakat Nasional serta siap melanjutkan agenda pembangunan Indonesia pada pemerintahan Bapak Prabowo Subianto.
BERITA30/09/2024 | HUMAS
KETUA BAZNAS NTB SURVEY 3 PROGRAM SEKALIGUS PENERIMA MANFAAT RUMAH LAYAK HUNI DI KAB LOMBOK UTARA
KETUA BAZNAS NTB SURVEY 3 PROGRAM SEKALIGUS PENERIMA MANFAAT RUMAH LAYAK HUNI DI KAB LOMBOK UTARA
Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said Lc.,MA melakukan survey 3 program yaitu Program Rumah Layak Huni (Mahyani), Program Zakat Perusahaan @bankntbsyariah dan Program Zakat Kelompok Usaha Produktif (ZKUP) tahun 2024. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan mustahik yang kita survey ini memang benar-benar layak untuk menerima dan berharap akan menjadi motivasi dalam meningkatkan ibadahnya serta beliau ucapkan terima kasih kepada jajaran BAZNAS KLU dan aparat Desa yang telah mengawal program ini dari awal smpai selesai kedepannya. Beliau juga menyampaikan "Rumah layak huni berperan sangat penting dalam program pengentasan kemiskinan karena memiliki dampak besar pada kehidupan manusia secara keseluruhan. Ketika masyarakat memiliki akses ke rumah yang layak, beberapa aspek kehidupan mereka dapat diuntungkan, seperti: Kesehatan dan Sanitasi, Pendidikan, Produktivitas Ekonomi, Kesejahteraan Sosial serta Psikologis, dan lainnya," kata Ketua BAZNAS NTB, Dr. TGH. Muhammad Said, LC.MA. Muhammad Said menambahkan, BAZNAS juga memastikan program Rumah Layak Huni BAZNAS akan tepat sasaran, jatuh kepada mereka yang membutuhkan. Dengan menerapkan prinsip 3A, Aman Syar'i, Aman NKRI, dan Aman NKRI, program ini akan terus dikawal untuk membantu mereka yang tergolong miskin ekstrem. Prinsip 3A selalu diterapkan dalam setiap program dan aktivitas BAZNAS. Sebagai lembaga pemerintah non struktural yang diamanahkan mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memiliki peran penting bersama Pemerintah dalam mengatasi persoalan yang berakar pada masalah kemiskinan dan kemiskinan ekstrem," ucap Muhammad Said.
BERITA30/09/2024 | HUMAS
PELATIHAN GURU DAN TENAGA PENDIDIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS SENSORIK RUNGU WICARA
PELATIHAN GURU DAN TENAGA PENDIDIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS SENSORIK RUNGU WICARA
Rabu (28/08/2024) bertempat di Pondok Pesantren Al-Hasany Hamzanwadi NWDI Gelogor, Lombok Barat,NTB, sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan guru dan tenanga pendidik Al-Qur'an insyarat yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat nasional (BAZNAS). Peserta terdiri dari Guru sekolah luar biasa (SLB), BAZNAS kab/kota di NTB serta turut hadir 9 teman tuli. Kegiatan ini secara resmi di buka oleh oleh kepala pelaksana BAZNAS NTB, Bapak Zainul Mutaqqin, Lc,MH. Dalam sambutannya Bapak Zainul mengaperesiasi kegiatan pelatihan ini yang dilaksankan secara kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS NTB, LPMQ dan Komunitas tuli. Ia menyampaikan bahwa acara ini sangat penting dalam rangka mencetak ulama-ulama dalam ilmu isyarat karena merupakan ilmu yang sangat langka dan sering luput dari perhatian kita semua. BAZNAS hadir memfasilitasi rekan-rekan disabilitas sensorik rungu wicara sebagai bukti keberpihakan terhadap mereka dan program yang dilaksanakan berjalan inklusif. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Instruktual pelatihan tim penyusun Al-Qur'an Isyarat, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) yaitu Ustaz Mustofa, M.Si dan pendiri komunitas Qur'an isyarat Indonesia sekaligus ketua Rumah Qur'an Indonesia yaitu Ustadz Islamabad serta juru bahasa isyarat (JBI) yaitu Ibu Lita Wahyuni, Ibu Saventyanova Yulida Putri dan Ibu Syafira Septina Endarti. Harapannya kedepan setelah acara pelatihan ini selsai dapat menghasilkan tenaga pendidik isyarat Al-Qur'an yang kompeten dan mampu menjangkau lebih banyak teman-teman tuli dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Ia melanjutkan, mudah-mudahan ada tindak lanjut dalam program yang lain seperti penyediaan program beasiswa untuk guru/siswa disabilitas sensorik rungu,pungkasanya.
BERITA28/08/2024 | HUMAS
JUMAT PERTAMA MUHARRAM SEMPURNAKAN DENGAN SEDEKAH
JUMAT PERTAMA MUHARRAM SEMPURNAKAN DENGAN SEDEKAH
Keutamaan Sedekah di Hari JumatSedekah merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Hari Jumat merupakan waktu terbaik untuk bersedekah karena terdapat keutamaan yang mulia. Berikut keutamaannya:1. Pahala sedekahnya akan dilipat gandakan2. Didoakan Malaikat3. Dapat menghapus maupun meringankan dosa4.Hari jumat merupakan hari terbaik.Yuk..Sahabat Baznas NTB, Allah masih memberikan kita nikmat hidup jangan ditunda lagi untuk bersedekah transfer melalui :Bank NTB Syariah : 504.02.99999.279BTN Syariah : 767.20.33331a.n BAZNAS Provinsi NTB ??Hubungi layanan Muzaki BAZNAS PROV.NTB ?Whatsapp : 0818290893#baznasntb #sedekah #jumatberkah
BERITA12/07/2024 | HUMAS
ZAKAT ONLINE BAZNAS NTB
ZAKAT ONLINE BAZNAS NTB
ZAKAT ONLINE BAZNAS NTB Bayar Zakat Online Jadi Lebih Cepat! ? Mudah diakses ? Mendapatkan bukti setor zakat ? Bayar zakat kapan saja di mana saja Dengan berbagai pilihan pembayaran mulai dari Gopay, OVO, LinkAja, LinkAja Syariah, Dana dll Segera tunaikan dengan klik link ntb.baznas.go.id atau dengan scan QRIS yang tertera pada poster. Kirimkan bukti transaksi Anda untuk mendapatkan Bukti Setor Zakat (BSZ) melalui Layanan BAZNAS NTB :?Whatsapp: wa.me/0818290893? Email: [email protected]?? #BAZNAS #nikmatzakat #zakatonline #bayarzakat #zakatpenghasilan #muzaki #mustahik #zakatuntukpendidikan
BERITA04/07/2024 | HUMAS
TUNAIKAN SEDEKAH TERBAIKMU DI HARI JUMAT
TUNAIKAN SEDEKAH TERBAIKMU DI HARI JUMAT
YUK TUNAIKAN SEDEKAH TERBAIKMU DI HARI JUMAT Bersedekah sangat dianjurkan. Bahkan dalam suatu hadits sedekah itu diwajibkan. Banyak sekali keutamaan dari bersedekah, mulai urusan sedekah yang berdampak pada kebaikan kehidupan akhirat sampai dampaknya pada kehidupan keduniawiaan. “Barang siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepda-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah Ayat 245 ) Jangan ragu untuk bersedekah ya sahabat Baznas NTB. Yuk Tunaikan sedekah terbaik mu untuk saudara kita yg membutuhkan klik link di bawah: ntb.baznas.go.id #sedekah #baznas #baznasntb #jumatberkah #berkahsedekah
BERITA28/06/2024 | HUMAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat