WhatsApp Icon
BAZNAS NTB RESMIKAN GERAI KOPI FILANTROPI “Z COFFEE” DI UNIVERSITAS MATARAM

Mataram, 29 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi meluncurkan gerai kopi sosial “Z Coffee” di lingkungan Universitas Mataram (Unram). Peresmian yang berlangsung pada Kamis pagi ini menandai dimulainya operasional gerai kopi yang mengusung konsep pemberdayaan dan filantropi berbasis kampus.

Gerai Z Coffee berlokasi strategis di depan Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Mataram. Lokasi ini dipilih untuk menjangkau sivitas akademika, khususnya mahasiswa, agar dapat berpartisipasi dalam gerakan sedekah dan zakat melalui produk yang berkualitas dengan mudah.

Profil Z Coffee: 

Lebih dari Sekadar Secangkir Kopi

Z Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Gerai ini merupakan terobosan BAZNAS NTB dalam menginisiasi model pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kreatif, modern, dan berkelanjutan. Setiap pembelian di Z Coffee tidak hanya memberikan kenikmatan kopi, tetapi juga berkontribusi langsung pada program-program pemberdayaan mustahik (penerima manfaat) yang dikelola BAZNAS NTB.

Konsep ini sejalan dengan semangat membangun gaya hidup filantropis, khususnya di kalangan generasi muda. Keuntungan operasional dari Z Coffee akan dialokasikan untuk mendanai berbagai program BAZNAS NTB di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan di NTB.

Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua institusi. Turut memberikan sambutan, Wakil Ketua 2 BAZNAS NTB H Zulkipli, SE, MM yang dalam pidatonya menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan ZIS.

“Kehadiran Z Coffee di Unram adalah bentuk adaptasi kami mendekati generasi milenial dan Gen-Z. Kami ingin menanamkan budaya memberi yang mudah, berdampak nyata, dan menyenangkan. Semoga ini menjadi awal dari gerai-gerai serupa di kampus-kampus lain di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 3 Universitas Mataram, Dr. Sujito, yang membidangi kemahasiswaan, menyambut hangat kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dr. Sujito menyatakan bahwa kehadiran Z Coffee sejalan dengan misi Unram untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Universitas sangat mendukung inisiatif positif yang melibatkan mahasiswa dalam semangat berbagi. Lokasinya yang di depan PKM sangat tepat, menjadi pusat aktivitas dan interaksi sosial mahasiswa. Kami berharap Z Coffee bisa menjadi ruang literasi filantropi sekaligus tempat nongkrong yang positif,” papar Dr. Sujito.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut para pejabat dan pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Mataram, yang turut menyaksikan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya gerai Z Coffee Unram.

Dengan diresmikannya Z Coffee ini, BAZNAS NTB dan Universitas Mataram berharap dapat menciptakan ekosistem kedermawanan yang dinamis di dunia pendidikan, mengubah kebiasaan konsumsi menjadi aksi sosial yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat NTB.

29/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali

Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali

DENPASAR, BALI – Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkipli, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Singgah BAZNAS NTB yang berlokasi di kawasan Sanglah, Denpasar, Bali, pada Rabu (21/01/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas bagi para mustahik yang sedang menjalani pengobatan rujukan di RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah (Sanglah).

Kedatangan H. Zulkipli disambut hangat oleh Bapak Burhan dan Ibu Titin selaku pengelola sekaligus pemilik rumah yang selama ini bekerja sama dengan BAZNAS NTB dalam menyediakan hunian sementara bagi pasien kurang mampu asal NTB.

Dalam kunjungannya, H. Zulkipli menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pasien dan anggota keluarga yang sedang mendampingi. Berdasarkan data di lokasi, para pasien tersebut berasal dari berbagai wilayah di NTB, di antaranya dari Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Lombok Barat. Mereka dirujuk ke Bali dengan berbagai ragam diagnosa penyakit kronis yang memerlukan penanganan spesialis di rumah sakit pusat.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab dan amanah dari para muzakki (pembayar zakat) di NTB. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang berikhtiar menjemput kesembuhan di Bali mendapatkan tempat bernaung yang layak dan dukungan moril yang kuat," ujar H. Zulkipli di sela-sela kunjungannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak Burhan dan Ibu Titin atas dedikasi mereka dalam merawat dan mendampingi para pasien selama berada di rumah singgah. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan pengelola rumah singgah adalah kunci utama dalam meringankan beban ekonomi pasien, mengingat biaya akomodasi di Bali cukup tinggi jika harus ditanggung secara mandiri.

Salah satu keluarga pasien asal Dompu mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas ini. "Kami sangat terbantu. Selain dekat dengan rumah sakit, adanya rumah singgah ini membuat kami merasa tidak sendirian di tanah rantau karena ada pendampingan dari BAZNAS NTB," tuturnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan stimulus untuk operasional rumah singgah dan dukungan logistik bagi pasien. BAZNAS NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan dan kemanusiaan sebagai bagian dari program "NTB Sehat", guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan akses kesehatan yang maksimal.

22/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
BAZNAS NTB Gelar Malam Galang Dana “Artunity” untuk Korban Banjir Sumatera di Momentum HUT ke-25 BAZNAS

 

Mataram, 17 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Malam Galang Dana “Artunity” sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di wilayah Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 25 tahun BAZNAS, pada Jumat malam (17/1/2026), bertempat di Gedung Taman Budaya Mataram.

Kegiatan kemanusiaan yang dikemas secara kreatif ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS NTB bersama Bank NTB Syariah serta melibatkan para seniman di Kota Mataram diinisiasi oleh .Baiq Amalia Putri Ghaesani. Ladies yang akrab disapa Ciku Ghea. Seniman sekaligus pelukis media pasir ini membuat konsep acara bertajuk Artunity, seni dijadikan medium solidaritas untuk menguatkan empati dan kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana banjir di Sumatera. " Kita perlu mengajak banyak pihak termasuk para seniman berperan untuk kemanusiaan" jelas Ciku Ghea. 

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Artunity menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat digerakkan melalui pendekatan yang inklusif, humanis, dan membahagiakan.

 “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang luar biasa antara BAZNAS NTB, Bank NTB Syariah, dan para seniman Kota Mataram. Artunity bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga ruang kepedulian. Di momentum 25 tahun BAZNAS ini, kami ingin menegaskan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas kemanusiaan,” ujar Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad.

Sepanjang acara, para penonton disuguhkan beragam pertunjukan seni dan hiburan, mulai dari musik, seni pertunjukan, hingga penampilan kreatif para seniman lokal. Suasana penuh kehangatan terasa ketika para hadirin menikmati hiburan sambil berdonasi, menyalurkan kepedulian mereka secara langsung untuk membantu korban banjir.

Dana yang terkumpul dalam kegiatan Artunity ini selanjutnya akan disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk mendukung kebutuhan darurat dan pemulihan korban banjir di Sumatera.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS NTB berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan persatuan terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai zakat dan misi kemanusiaan BAZNAS selama 25 tahun mengabdi untuk umat dan bangsa.

19/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
BAZNAS NTB GELAR PENGUATAN PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS) SE-NTB DALAM OPTIMALISASI POTENSI ZIS

Mataram, senin 6 Oktober 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Penguatan Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) lingkup BAZNAS se-NTB. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor BAZNAS NTB dengan skema hybrid (offline dan online), diikuti oleh para Pimpinan serta Tim Fundraising BAZNAS kabupaten/kota se-NTB.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi, profesionalisme, dan inovasi dalam penghimpunan dana ZIS di wilayah NTB agar semakin optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, M.A., menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarlembaga pengelola zakat.

Penguatan penghimpunan ZIS tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita harus bersatu dalam visi yang sama, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap program penghimpunan dan pendistribusian zakat berjalan sesuai prinsip syariah dan regulasi nasional,” ujar Dr. Iqbal.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., yang hadir sebagai narasumber, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas amil dan pemanfaatan teknologi digital.

BAZNAS di seluruh level harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Penguatan literasi zakat, peningkatan kualitas layanan, serta digitalisasi penghimpunan menjadi kunci untuk memperluas jejaring muzaki dan meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.

Rizaludin menjelaskan, strategi penguatan dilakukan melalui empat langkah utama, yakni pertama, penguatan tim fundraising perorangan yang mencakup ritel, digital, big donor, dan infak operasional. Kedua, memperkuat layanan muzaki dengan memanfaatkan data dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Rizaludin menambahkan, strategi penghimpunan ZIS juga perlu didukung digitalisasi, branding yang kuat, peningkatan kualitas layanan, penguatan literasi zakat, amil yang profesional, serta program yang substantif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kunci fundraising ada pada kelengkapan database muzaki, komunikasi yang terbangun, mutu layanan yang diberikan, dan keberhasilan saluran pembayaran ZIS maupun Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dimiliki,” kata Rizaludin.

Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk menyamakan langkah BAZNAS se-NTB dalam implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang pelaksanaannya  .

BAZNAS NTB berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh BAZNAS kabupaten/kota di NTB untuk memperkuat peran strategisnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan sesuai syariah.

07/10/2025 | Kontributor: HUMAS
Pamitan dan Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban Dewan Pengawas Eksternal (DPE) BAZNAS NTB

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar acara Pamitan Dewan Pengawas Eksternal (DPE) pada Selasa, 30 September 2025, di Kantor BAZNAS NTB, Mataram. Acara ini dihadiri oleh jajaran Komisioner BAZNAS NTB, anggota Dewan Pengawas Eksternal (DPE), serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB.

Selain menjadi ajang silaturahmi perpisahan, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dewan Pengawas Eksternal kepada Pimpinan BAZNAS NTB dan Biro Kesra.

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran DPE dalam mengawal tata kelola zakat yang sesuai syariat, regulasi, dan prinsip transparansi.

"Kami berterima kasih atas dedikasi para Dewan Pengawas Eksternal. LPJ yang disampaikan hari ini menjadi bukti bahwa pengawasan berjalan profesional. Meskipun masa tugas berakhir, semoga sinergi tetap terjaga dalam mendukung pemberdayaan umat di NTB,” ungkapnya.

Ketua DPE, TGH. Jamiludin, MM, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pengawasan telah dilaksanakan sesuai regulasi dan prinsip syariah. Ia menegaskan, laporan yang diserahkan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan hukum demi memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak .

“LPJ ini kami serahkan sebagai wujud transparansi. Terima kasih kepada jajaran BAZNAS NTB dan Biro Kesra Pemprov NTB atas dukungan selama masa tugas kami,” tuturnya.

Sebagai penutup, Drs. H. Sahnan, M.Pd, Kepala Biro Kesra Setda NTB, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

“Penyerahan LPJ hari ini menunjukkan bahwa pengawasan berjalan baik, transparan, dan akuntabel. Semoga BAZNAS NTB semakin kuat dalam mendukung visi NTB Makmur Mendunia yang religius dan sejahtera,” ujarnya.

Mari terus dukung BAZNAS NTB dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat 

#DewanPengawasEksternal #PamitanDPE

#LaporanPertanggungjawaban #ZakatUntukKesejahteraan #baznasntbamanah #baznasntbterpercaya

01/10/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Ribuan Paket Makanan dan Selimut dari BAZNAS Tiba di GAZA
Ribuan Paket Makanan dan Selimut dari BAZNAS Tiba di GAZA
Baru-baru ini, bantuan kemanusiaan dari BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah sampai kepada masyarakat Gaza, Palestina. Bekerja sama dengan mitra lembaga kemanusiaan Mesir, Sunnah Al Hayyah, BAZNAS berhasil mendistribusikan 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, dan air mineral. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud kepedulian rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Beliau juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dalam penggalangan infak kemanusiaan ini. "Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia yang kami salurkan melalui salah satu mitra lembaga kemanusiaan di Mesir, Sunnah Al Hayyah, telah sampai di tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan di Gaza melalui perjuangan yang luar biasa," ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Menurutnya, ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap saudara-saudara di Palestina. BAZNAS berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka secara cepat dan tepat sasaran. Kiai Noor menjelaskan bahwa bantuan ini dikirim secara bertahap dan diawasi langsung oleh mitra di Gaza agar sampai kepada penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan, termasuk anak-anak, perempuan, dan lansia. Kiai Noor juga menyampaikan bahwa BAZNAS terus berupaya mengirimkan bantuan dalam berbagai bentuk agar dapat meringankan beban masyarakat Gaza. "Masyarakat Palestina sedang menghadapi tantangan yang luar biasa berat, maka dari itu, di masa gencatan senjata ini BAZNAS terus berupaya maksimal untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina," ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS juga berencana untuk terus mengirimkan bantuan tahap berikutnya guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Palestina. Kiai Noor menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional akan terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan dengan lebih efektif. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Indonesia ini dapat terus mengalir. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Palestina," ungkap Kiai Noor. "Kami juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kemungkinan pengiriman bantuan di berbagai aspek kebutuhan masyarakat Palestina," ujarnya. Kiai Noor juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan dan mendukung rakyat Palestina, baik dalam bentuk donasi maupun doa, agar mereka tetap kuat dalam menghadapi ujian berat ini. "Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan memberikan perlindungan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan," ucapnya.
BERITA16/02/2025 | Humas Baznas NTB
Berkah Syaban, Bank Dinar Asri Tunaikan Zakat Perusahaan Ke Baznas NTB Untuk Masyarakat Yang Membutuhkan
Berkah Syaban, Bank Dinar Asri Tunaikan Zakat Perusahaan Ke Baznas NTB Untuk Masyarakat Yang Membutuhkan
*Mataram, 12 Februari 2025* – Suasana penuh berkah dan kebersamaan menyelimuti Kantor Bank Dinar Asri Mataram pagi ini, Rabu (12/2/2025). Dalam rangka menjalankan kewajiban dan tanggung jawab agama, Bank Dinar Asri resmi menyerahkan zakat perusahaan senilai **Rp313 juta** kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Direktur Kepatuhan Bank Dinar Asri, Zaki Zamani, didampingi oleh jajaran manajemen perusahaan, dan diterima langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi NTB, Bapak Dr. Tgh. L. Pattimura Farhan, M. Hi Penyerahan zakat ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Dinar Asri dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di NTB. Zakat senilai Rp313 juta tersebut akan disalurkan melalui program-program strategis BAZNAS NTB, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi umat, serta pemberdayaan mustahik (penerima zakat) agar dapat hidup mandiri dan sejahtera. Dalam sambutannya, Bapak Zaki Zamani Direktur Kepatuhan menyampaikan, *“Bank Dinar Asri tidak hanya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran zakat. Kami percaya, zakat ini akan menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.”* Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi NTB, Bapak Dr. TGH. L. Pattimura Farhan, MHi mengapresiasi langkah Bank Dinar Asri yang telah menunaikan kewajiban zakat yang ke 3 kalinya. *“Zakat yang diserahkan hari ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan kepekaan sosial yang tinggi. Dana ini akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada yang berhak, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat NTB. Alhamdulillah zakat perusahaan dari Bank Dinar Asri tersalurkan ke Baznas Provinsi NTB 3 tahun berturut-turut dan mengalami peningkatan”* ujarnya. Acara penyerahan zakat ini juga dihadiri oleh perwakilan lembaga keuangan syariah, tokoh masyarakat, dan media setempat. Semoga langkah mulia Bank Dinar Asri ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk turut serta dalam gerakan zakat, sehingga kesejahteraan masyarakat NTB semakin meningkat dan terwujudnya kemandirian ekonomi umat. *Mari bersama-sama membangun negeri melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena zakat bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan hati dan membangun kehidupan yang lebih baik untuk semua.
BERITA14/02/2025 | Humas Baznas NTB
Guyuran Hujan Warnai Monitoring dan Evaluasi 100 Persen Program Rumah Layak Huni di Mataram
Guyuran Hujan Warnai Monitoring dan Evaluasi 100 Persen Program Rumah Layak Huni di Mataram
Hari Selasa, 11 Februari 2025, menjadi hari yang penuh makna bagi warga Kelurahan Turida dan Bertais, Kota Mataram. Di tengah guyuran hujan yang turun dengan derasnya, tim monitoring dan evaluasi dari BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kota Mataram tetap bersemangat melaksanakan kunjungan lapangan untuk meninjau progres bantuan rehab rumah layak huni (MAHYANI). Program ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan hunian yang layak. Sebanyak 20 unit rumah di Kota Mataram telah menerima bantuan rehab melalui program MAHYANI. Rumah-rumah yang sebelumnya rapuh, bocor, dan tidak layak huni, kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi para penerima manfaat. Di tengah rintik hujan yang turun, tim BAZNAS menyambangi satu per satu rumah yang telah direhab, memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Meskipun hujan turun dengan deras, Tim monitoring dan evaluasi dengan teliti memeriksa setiap detail rumah yang telah direhab, mulai dari kualitas atap, dinding, lantai, hingga fasilitas pendukung lainnya. Mereka juga mendengarkan langsung cerita dan masukan dari penerima manfaat untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan kebahagiaan. Hari itu, di tengah guyuran hujan, Kota Mataram menyaksikan sebuah transformasi yang penuh harapan. Rumah-rumah yang telah direhab bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kebersamaan, kepedulian, dan keindahan berbagi.
BERITA11/02/2025 | Humas Baznas NTB
Peduli Korban Banjir dan Longsor di Kab.Bima, BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) PROV.NTB Salurkan Bantuan
Peduli Korban Banjir dan Longsor di Kab.Bima, BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) PROV.NTB Salurkan Bantuan
Bima– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tanggap Bencana Provinsi NTB kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor dengan menyalurkan bantuan di Desa Nanga Wera Kec.Wera Kab Bima. (Rabu, 5/2/2025). Pada kesempatan ini Bantuan diserahkan bersama Pejabat Gubernur NTB Hassanudin bersama rombongan, Team langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir dan longsor. Dalam kunjungannya, Hassanudin meninjau sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat banjir, termasuk akses jalan yang hampir putus, jembatan yang rusak, serta rumah-rumah warga dan area persawahan yang luluh lantak diterjang banjir. Ia juga berdiskusi dengan camat, kepala desa, OPD terkait, serta tim penanggulangan bencana untuk mencari solusi terbaik dalam upaya pemulihan daerah terdampak. Pj Gubernur menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah ini dan berharap proses pencarian korban serta pemulihan infrastruktur dapat segera dilakukan. "Saya ikut berduka atas apa yang melanda Nanga Wera. Semoga korban yang hanyut segera ditemukan dan berbagai kerusakan akibat bencana ini bisa segera diperbaiki," ujarnya. Pemerintah Provinsi NTB bersama pemerintah daerah dan Baznas Tanggap Bencana Provinsi NTB terus berupaya memberikan bantuan serta memastikan pemulihan daerah terdampak berjalan dengan cepat dan efektif.
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas NTB
CAHAYA ZAKAT : ASN BPKP TUNAIKAN ZAKAT PENGHASILAN, BUKTI KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA
CAHAYA ZAKAT : ASN BPKP TUNAIKAN ZAKAT PENGHASILAN, BUKTI KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA
Pada hari Senin 3 Februari 2025 yang penuh berkah, Zakat ASN yang dihimpun oleh DKM Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTB resmi diserahkan kepada Baznas Provinsi NTB. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Kepala BPKP Provinsi NTB, Bapak Mudzakir, Ak., sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial. Beliau juga menegaskan komitmen bahwa, Insha Allah, penunaian zakat ASN akan dilaksanakan rutin setiap bulan, menunjukkan dedikasi BPKP NTB tidak hanya dalam tugas negara, tetapi juga dalam kewajiban agama. Zakat, sebagai rukun Islam, memiliki makna mendalam. Ia membersihkan harta dan jiwa, sekaligus mengajarkan kita untuk berbagi dan memperkuat persaudaraan. Penyerahan zakat ASN ini membuktikan bahwa BPKP Provinsi NTB tidak hanya hadir sebagai lembaga pemerintahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab. Semoga zakat yang diserahkan hari ini menjadi berkah bagi penerimanya, meringankan beban, dan membuka jalan rezeki bagi yang membutuhkan. Terima kasih kepada Bapak Mudzakir, Ak., dan seluruh jajaran BPKP Provinsi NTB atas teladan kebaikan ini. Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah kita. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. "Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul, supaya kamu diberi rahmat." (QS. An-Nur: 56)
BERITA04/02/2025 | Humas Baznas NTB
LAYANAN AMBULANS GRATIS
LAYANAN AMBULANS GRATIS
Dengan penuh rasa duka yang mendalam, kami sampaikan kabar tentang pemulangan jenazah almarhumah Mariatun, warga Desa Terara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Almarhumah merupakan seorang pekerja rumah tangga yang telah bekerja di Malaysia untuk menghidupi keluarganya di tanah air. Mariatun meninggal dunia di Malaysia setelah menjalani perjuangan hidup sebagai pekerja migran. Atas upaya dan koordinasi dari berbagai pihak, jenazah almarhumah berhasil dipulangkan ke kampung halamannya menggunakan ambulans milik Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB. Proses pemulangan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah serta wujud kepedulian terhadap nasib pekerja migran Indonesia di luar negeri. BAZNAS Provinsi NTB turut memberikan dukungan penuh dalam proses repatriasi ini, memastikan jenazah dapat tiba dengan layak di tanah kelahiran. Jenazah almarhumah Mariatun tiba di Desa Terara pada Kamis 30 Januari 2025, disambut oleh keluarga, kerabat, dan warga setempat dengan penuh haru. Proses pemakaman akan segera dilaksanakan sesuai tradisi dan adat istiadat setempat. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah ini, termasuk BAZNAS Provinsi NTB, pemerintah setempat, serta berbagai pihak yang turut berpartisipasi. Semoga almarhumah Mariatun diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
BERITA04/02/2025 | Humas Baznas NTB
PJ GUBERNUR RESMIKAN RUMAH LAYAK HUNI KERJASAMA BAZNAS NTB DAN BANK NTB SYARIAH DI SEKOTONG LOMBOK BARAT
PJ GUBERNUR RESMIKAN RUMAH LAYAK HUNI KERJASAMA BAZNAS NTB DAN BANK NTB SYARIAH DI SEKOTONG LOMBOK BARAT
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BAZNAS NTB) bekerja sama dengan Bank NTB Syariah sukses meresmikan Rumah Layak Huni (MAHYANI) bagi masyarakat di Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu, 22 Januari 2025. Kegiatan tersebut dihadiri dan diresmikan langsung oleh PJ Gubernur NTB, Hasanudin, dan mengapresiasi kinerja BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah yang telah bersama-sama memenuhi 30 persen kebutuhan rumah layak huni yang belum terpenuhi di NTB. Hadir dalam kegiatan ini PJ Gubernur NTB Bapak Hasanuddin, Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said,Lc.,MA, Senior Executive Vice President Bank NTB Syariah H. Muhammad Usman, Waki Ketua I Baznas NTB Dr.TGH.L.Pattimura Farhan,M.HI, Wakil Ketua III Drs.H.Maad Umar, M.Pd, Wakil Ketua IV Drs. TGH.Munajib Kholid, Karo Kesra Sekda NTB Drs.H. Sahnan, M.Pd dan PJ Bupati Lobar yang diwakilkan beserta Ketua Baznas Kab. Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar "Bahwa di NTB masih cukup banyak masyarakat yang menghuni rumah tidak layak huni, termasuk hampir 30 persen lebih masyarakat kita yang belum mempunyai rumah layak huni, padahal kita tahu rumah ini adalah kebutuhan pokok kita sebagai manusia. Untuk itu saya sampaikan kepada BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah serta semua pihak yang terlibat untuk kita saling bahu membahu meningkatkan taraf hidup masyarakat kita dalam menyiapkan pemukiman yang layak huni," ujarnya. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Baznas NTB, Dr. TGH. Muhammad Said Gazhali, Lc., MA, dalam sambutannya menyebut program MAHYANI sebagai salah satu program utama BAZNAS NTB yang memang dikhususkan sebagai upaya pemenuhan Rumah Layak Huni bagi masyarakat yang total alokasi anggarannya bersumber dari program zakat perusahaan Bank NTB Syariah senilai 4,2 miliar. "Adapun laporan sumber dana dari Bank NTB Syariah ini adalah zakat perusahaan yang sudah kita mulai sejak 2024 yang lalu. Alhamdulillah tahun lalu kita menyalurkan untuk zakat perusahaan senilai 7,2 miliar, dan itu kita salurkan 4,2 miliar untuk rumah layak huni," katanya. Lebih lanjut ia merincikan dari total anggaran tersebut selain untuk program MAHYANI, juga digunakan untuk program sanitasi sebanyak 230 unit, program stunting 418 juta atau 650 mustahik, proogram kesehatan 101 juta, program pendidikan 895 juta yang dialokasikan ke 310 sekolah, serta pemberdayaan ekonomi senilai 208 juta. Kedepannya, dengan potensi zakat yang diproyeksikan akan lebih banyak dari tahun sebebelumnya, ia berharap melalui pengumpulan zakat perusahaan ini, lebih banyak lagi masyarakat NTB yang memiliki rumah layak huni. Hal yang sama disampaikan Senior Executive Vice President Bank NTB Syariah, H.Muhammad Usman, yang menyebut kedepan alokasi anggaran kegiatan tidak hanya bersumber dari zakat perusahaan tapi juga berasal dari zakat karyawan Bank NTB Syariah. Dirinya bahkan optimis memastikan penyaluran zakat perusahaan tahun ini akan tetap disalurkan dalam jumlah yang lebih besar. "Kami tentu mengapresiasi kinerja BAZNAS NTB sebagai mitra kerja kami menyalurkan zakat perusahaan hari ini dalam bentuk bantuan rumah layak huni. Bank NTB Syariah sendiri tentu akan tetap selalu optimis, dapat menyalurkan zakat perusahaan yang in syaa Allah tahun ini dalam jumlah yang lebih besar lagi," ungkapnya.
BERITA22/01/2025 | Humas Baznas NTB
AMBULANS BAZNAS NTB ANTAR BU MANIS PULANG KE PRAYA LOMBOK TENGAH
AMBULANS BAZNAS NTB ANTAR BU MANIS PULANG KE PRAYA LOMBOK TENGAH
Mataram - Cepat dan tanggap dalam merespon mustahik merupakan salah satu nilai yang dimiliki oleh Layanan Aktif BAZNAS NTB. Prioritas pelayanan mustahik agar kebutuhannya terbantu itulah misinya, termasuk dengan mengantar dan menjemput mustahik dengan menggunakan ambulans BAZNAS NTB. Ambulans Baznas NTB mendapatkan laporan untuk penjemputan pasien di Pelabuhan Lembar yang mana Warga Nusa Tengara Barat atas nama Bu Manis yang mengalami kecelakaan terjatuh akibat tertabrak oleh pengendara motor lain di Bali. Setelah kejadian tersebut, ia dilarikan ke RSUD Sanglah dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah mengalami benturan kepala kanan ke aspal jalan. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, pasien tersebut dipastikan dalam kondisi stabil, meskipun masih harus menjalani proses pemulihan selama 6 hari. Ambulans Gratis BAZNAS NTB memberikan pelayanan maksimal dengan mengantarkan pasien langsung ke kampung halaman mereka, memastikan ia sampai dengan selamat. Perjalanan yang panjang menuju desa tempat pasien tinggal dihadapi dengan penuh rasa empati dan profesionalisme oleh tim medis yang mendampingi. “Ini adalah salah satu bentuk komitmen BAZNAS NTB dalam membantu masyarakat, terutama mustahik, yang membutuhkan bantuan medis dan transportasi. Kami ingin memastikan setiap individu, terutama yang kurang mampu, mendapatkan layanan yang layak tanpa harus khawatir soal biaya,” ujar perwakilan BAZNAS NTB. Setibanya di kampung halaman di Praya Lombok Tengah, keluarga pasien menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS NTB atas bantuan ambulans gratis yang telah memberikan dukungan besar bagi pemulihan pasien tersebut. Dalam setiap langkah yang diambil, BAZNAS NTB terus berusaha menjadi lembaga yang hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat yang nyata.
BERITA20/01/2025 | Humas Baznas NTB
DOA BERSAMA DAN JALAN SEHAT, HUT BAZNAS KE 24 CAHAYA ZAKAT (Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik)
DOA BERSAMA DAN JALAN SEHAT, HUT BAZNAS KE 24 CAHAYA ZAKAT (Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik)
Pada hari yang penuh berkah ini, BAZNAS merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-24 dengan penuh kebersamaan dan semangat. Perayaan kali ini diawali dengan acara jalan sehat bersama, yang melibatkan seluruh Pimpinan dan Amil Pelaksana Baznas Se-NTB , Para Muzaki dan Mustahik Beserta Pendamping Program ZKUP, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang BAZNAS dalam memberikan manfaat kepada umat. Setelah jalan sehat, acara dilanjutkan dengan al-Barzanji dan doa bersama, yang menjadi momen penting untuk memohon rahmat dan hidayah Allah SWT, serta mendoakan keberkahan bagi BAZNAS agar senantiasa dapat menjalankan amanah dengan baik, memberikan manfaat bagi umat, dan terus berkontribusi dalam pembangunan sosial kemanusiaan di Nusa Tenggara Barat. Acara dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Ketua BAZNAS NTB, Dr. TGH. Muhammad Said, LC., MA. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung BAZNAS selama 24 tahun perjalanan. Beliau juga menekankan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam menciptakan keadilan sosial dan membantu mereka yang membutuhkan, serta harapannya agar BAZNAS terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di masa yang akan datang. Salah satu puncak acara ini adalah pengajian peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, yang disampaikan dengan khidmat oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan, M.HI. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk meneladani perjuangan dan akhlak Nabi Muhammad SAW, serta mengambil hikmah dari peristiwa Isra' Mi'raj dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas sosial melalui BAZNAS. Selain itu, turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua II BAZNAS NTB, Ustz. H. Abdul Hakim, S.Pt., MP., Wakil Ketua III Drs. H. Maad Umar, M.Pd., dan Wakil Ketua V Drs. TGH. Munajib Kholid, yang semuanya memberikan dukungan dan semangat dalam kelancaran acara peringatan HUT BAZNAS NTB yang ke-24 ini. Dengan semangat kebersamaan dan doa yang tulus, kami berharap BAZNAS semakin berjaya dalam menjalankan tugas mulianya, menjadi lembaga yang semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin memberikan manfaat yang besar untuk kebaikan umat dan bangsa. Selamat ulang tahun yang ke-24, BAZNAS ( Cahaya Zakat : Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik) Semoga semakin amanah dan sukses dalam setiap langkahnya.
BERITA18/01/2025 | Humas Baznas NTB
Pimpinan Baznas NTB Hadiri Public Expose Membasuh Luka Palestina: BAZNAS RI Perluas Jaringan Penyaluran Bantuan
Pimpinan Baznas NTB Hadiri Public Expose Membasuh Luka Palestina: BAZNAS RI Perluas Jaringan Penyaluran Bantuan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk warga Palestina di Jalur Gaza, dengan memperluas jarian penyaluran bantuan sebagai wujud kepedulian terhadap situasi yang terjadi di wilayah tersebut dalam setahun terakhir. Hingga Selasa, 14 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam acara Public Expose BAZNAS bertajuk “Membasuh Luka Palestina” yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (15/1/2025). Turut hadir Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A. “Angka ini tidak hanya mencerminkan besarnya perhatian masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan di Palestina, tetapi juga menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian kita lintas batas tetap hidup dan kuat,” ujar Kiai Noor. Dalam acara tersebut, BAZNAS RI juga memperluas jaringan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual dengan lembaga resmi terpercaya yakni UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi Palestina), JHCO (Jordan Hashemite Charity Organization), dan KHCF (King Hussein Cancer Foundation). “BAZNAS berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara kita di Palestina. Melalui sinergi dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, dan pemanfaatan teknologi, kami terus berupaya agar bantuan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan secara tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap Kiai Noor. Kiai Noor mengungkapkan, dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur-jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran setidaknya melalui 3 metode di antaranya penyaluran langsung, penyaluran melalui mitra non-Palestina, dan penyaluran melalui mitra lokal Gaza. “Adapun jalur penyaluran yang kami gunakan meliputi beberapa tahapan. Tahap Pertama diluncurkan Presiden RI melalui Pesawat Hercules TNI AU. Tahap Kedua diluncurkan Presiden RI melalui Pesawat PT Paragon. Tahap Ketiga, diluncurkan oleh Menteri Pertahanan melalui kapal KRI TNI AL. Dan, Tahap keempat diluncurkan Cargo BNPB,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, BAZNAS juga menyalurkan bersama mitra mitra luar non Palestina, salah satunya ialah Mesir di bawah naungan Bayt Al Zakat wa Al Shadaqat Al Mishiry, Sunah Alhayyah dan juga Mishr Al Kheir, Egyptian Red Crescent Society. “Selain Mesir kami juga menyalurkan bersama dengan Yordania melalui airdrops, Jordan Hashemite Charity Organization, dan International Networking for Humanity, dan Woman’s Center Al Thouri Silwan di Gaza. Juga pada tanggal 3 Januari 2025 BAZNAS juga sudah berkomitmen bersama dengan UNWRA untuk memberikan bantuan sebesar Rp7 miliar untuk Palestina,” ucap Kiai Noor. Selain memberikan banyuan di masa darurat, ungkap Kiai Noor, BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, Masjid, dan Sekolah. Ia berharap, Ketua MPR RI dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan dan kepedulian yang luar biasa terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Semoga langkah-langkah ini dapat menjadi bukti nyata solidaritas kita sebagai bangsa yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ucapnya. Kegiatan ini juga dihadiri Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), serta King Hussein Cancer Foundation (KHCF). Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah membersamai BAZNAS menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
BERITA14/01/2025 | Humas Baznas NTB
BAZNAS NTB dan BANK NTB SYARIAH Perkuat Kolaborasi Pengentasan Stunting di NTB
BAZNAS NTB dan BANK NTB SYARIAH Perkuat Kolaborasi Pengentasan Stunting di NTB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah menyalurkan bantuan 70 Paket Bergizi makanan tambahan dan vitamin untuk mencegah stunting di Desa Sesela, Kab.Lombok Barat Turut hadir dalam simbolisasi penyerahan bantuan itu Wakil Ketua IV Baznas Prov.NTB, Drs.TGH.Munajib Kholid; Kepala Desa Sesela dan Para Kader stunting. Program pendistribusian bantuan ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi NTB dengan Bank NTB Syariah melalui Zakat Perusahaan yang disalurkan. "Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui pendistribusian produk makanan tinggi protein kepada kelompok masyarakat rentan dan anak-anak," kata Wakil Ketua IV Baznas Prov.NTB, Drs.TGH. Munajib Kholid.(09/1/2025) Sementara intervensi gizi sensitif merupakan sektor non kesehatan seperti air bersih, pengentasan kemiskinan, sosial ekonomi dan perilaku hidup bersih dan sehat.Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya.Gejala stunting antara lain anak bertubuh pendek daripada usianya, proporsi tubuh cenderung normal tapi anak tampak lebih kecil ketimbang usianya, dan tinggi badan rendah untuk anak seusianya serta pertumbuhan tulang lambat.BAZNAS Prov.NTB dan Bank NTB Syariah terus mengupayakan penanganan penurunan angka stunting di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
BERITA09/01/2025 | HUMAS
Cegah Stunting Rumah Sehat Baznas NTB Berikan Paket Gizi di Ampenan Mataram
Cegah Stunting Rumah Sehat Baznas NTB Berikan Paket Gizi di Ampenan Mataram
Dalam upaya mengurangi angka stunting nasional khususnya di NTB, BAZNAS NTB melalui Klinik BAZNAS Lombok bekerja sama denga BKKBN Provinsi NTB dan DPPKB Kota Mataram, sukses melaksanakan penyerahan bantuan pangan olahan kepada balita stunting dan ibu hamil di UPTD PPKB Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pada Selasa, 7 Januari 2025. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan sekaligus arahan dari masing-masing kepala dinas maupun perwakilan dinas terkait tentang pentingnya upaya bersama dalam mengurangi angka stunting khususnya di NTB. Dalam sambutannya Drs. TGH. Munajid Kholid selaku Ketua IV BAZNAS NTB menyebut komitmen BAZNAS NTB sebagai inisiator kegiatan akan terus berupaya secara maksimal mendukung program strategis nasional melalui kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat banyak. "Tentu ini menjadi komitmen kami di BAZNAS NTB untuk mendukung semaksimal mungkin tercapainya program strategis nasional, meskipun angka stunting di NTB sudah menurun namun masih terbilang tinggi dibandingkan dengan angka stunting di provinsi lain," katanya. Lebih lanjut, Drs. Munajid Kholid berharap masyarakat sebagai sasaran kegiatan juga harus mampu bekerja sama dengan lembaga terkait, termasuk mengupayakan terpenuhinya nutrisi, baik bagi mereka sebelum melahirkan maupun pasca melahirkan dalam bentuk pemenuhan gizi untuk bayi. "Kita selalu berharap masyarakat juga bisa bekerja sama dengan kita disini, supaya angka stunting yang masih terbilang tinggi ini, bisa kita tekan sama-sama. Jangan sampai setelah kita distribusikan justru tidak diberikan pada si bayi, jangan sampai seperti itu," imbuhnya. Setelah itu, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh BAZNAS NTB bersama dengan DPPKB Kota Mataram dan BKKBN NTB kepada sejumlah balita stunting dan ibu hamil yang hadir berupa bantuan pangan olahan. Dalam kegiatan tersebut turut memberi sambutan Kepala DPPKB Kota Mataram, H.M. Carnoto, SKM., MM, dan perwakilan BKKBN NTB yaitu Drs. Samsul Anam, MPH. Selain itu beberapa tamu yang hadir antara lain Camat Ampenan yang diwakili oleh Kasi Kesos Kecamatan Ampenan, Lurah Ampenan Tengah, Tim Ahli Gizi Puskesmas Ampenan, dan pejabat struktural DPPKB Kota Mataram serta PKB Kecamatan Ampenan.
BERITA08/01/2025 | Humas
Kiai Noor: BAZNAS Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Kesejahteraan Global melalui ICONZ Ke- 8
Kiai Noor: BAZNAS Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Kesejahteraan Global melalui ICONZ Ke- 8
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, mengungkapkan bahwa zakat adalah instrumen kunci dalam sistem ekonomi Islam yang berperan penting dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial. Hal ini disampaikan pada forum Konferensi Zakat Internasional ke-8 atau The 8th International Conference on Zakat (ICONZ) 2024. Acara yang mengangkat tema “Peran Zakat dalam Mengatasi Kemiskinan Dunia dan Meningkatkan Kesejahteraan” ini berlangsung pada 17-19 Desember 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat. “ICONZ ke-8 ini menjadi wadah diskusi bagi para akademisi, praktisi, dan pemimpin lembaga zakat dari berbagai negara untuk berbagi wawasan, pengalaman, serta inovasi dalam pengelolaan zakat,” ujar Kiai Noor di Bandung, Rabu (18/12/2024). Menurutnya, dalam menghadapi tantangan global seperti ketimpangan ekonomi, kelaparan, dan kemiskinan, zakat memiliki potensi besar untuk memberikan solusi jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat dunia. “Melalui konferensi ini, kami berupaya memperkuat kontribusi zakat sebagai alat untuk mengurangi kemiskinan global,” tambahnya. Kegiatan ini mencakup diskusi berbagai aspek pengelolaan zakat, mulai dari penerapan teknologi digital, inovasi dalam penggalangan dana, model kerja sama antar lembaga, hingga pengembangan program zakat yang berprinsip keberlanjutan. “Kami berharap konferensi ini menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat diterapkan oleh lembaga zakat di berbagai negara untuk meningkatkan efektivitas dan dampak program zakat,” ujar Kiai Noor. Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama global dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai solusi untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. “Zakat harus menjadi simbol harapan bagi masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Melalui kerja sama yang lebih erat, kita dapat menciptakan perubahan nyata,” tuturnya. Konferensi ini dihadiri lebih dari 300 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk para tokoh penting seperti Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec; Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD; Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM; serta Pimpinan Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM. Tokoh lainnya yang hadir di antaranya Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur; Guru Besar ITB, Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, M.S.EE, Ph.D; Wakil Rektor ITB Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan, Prof. Ir. Muhamad Abduh, M.T., Ph.D; serta perwakilan internasional seperti Chit Ko Ko Oo dari Myittar Resource Foundation Myanmar, Thorn Sarorn dari Kamboja, Dr. Muhammad Zaki bin Haji Zaini dari Brunei Darussalam, dan Dr. Abid Smerat, CEO Shunduq Zakat Jordan. Konferensi ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rumah Amal Salman, serta BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
BERITA27/12/2024 | HUMAS
BAZNAS RI Targetkan Penambahan Rumah Sehat untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Targetkan Penambahan Rumah Sehat untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berencana meningkatkan jumlah Rumah Sehat BAZNAS (RSB) pada tahun 2025 guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia. Plt Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, mengungkapkan rencana ini dalam acara Pengajian Selasa Pagi bertema “Program Pembinaan dan Pengembangan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Tahun 2025,” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Selasa (10/12/2024). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menjelaskan bahwa 2025 menjadi momentum untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan melalui Rumah Sehat BAZNAS sebagai bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan terpadu. “Rumah Sehat BAZNAS telah menjadi tempat pengobatan dan edukasi kesehatan yang menjangkau masyarakat prasejahtera di berbagai daerah. Dengan tambahan fasilitas dan tenaga medis profesional, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan menyentuh lebih banyak penerima manfaat,” ujar Nadratuzzaman. Siti Masturoh menyebutkan bahwa pihaknya telah menyusun daftar lokasi prioritas untuk pembangunan Rumah Sehat BAZNAS baru, yang akan diajukan untuk mendapat persetujuan dalam rapat pleno pimpinan. “Untuk tahun 2025, kita sudah memiliki waiting list Rumah Sehat BAZNAS, tapi belum mendapat persetujuan di dalam pleno pimpinan. List-list ini akan segera kami ajukan kepada pimpinan apakah disetujui atau tidak,” jelasnya. Lebih lanjut, Siti Masturoh menambahkan bahwa beberapa Rumah Sehat BAZNAS sedang dalam tahap penyelesaian, seperti Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran yang telah mencapai 70 persen dan dijadwalkan siap diresmikan pada awal 2025. “Alhamdulliah di 2024 ini masih ada yang dalam proses pembangunan seperti di Riau, Sarolangun, dan Pesawaran. Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran sudah 70 persen dan insyaAllah sudah bisa launching pada awal tahun 2025,” katanya. Berdasarkan data per Oktober 2024, terdapat 22 Rumah Sehat BAZNAS di 16 provinsi di seluruh Indonesia, yang memberikan layanan kesehatan tingkat klinik pratama rawat jalan dan rawat inap. “Jumlah SDM Rumah Sehat BAZNAS saat ini di seluruh Indonesia sekitar 318 orang terdiri atas 65 dokter, 133 tim medis, dan 120 non medis. Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat banyak,” tambah Siti Masturoh.
BERITA15/12/2024 | Humas
ZMart dari BAZNAS: Warung Bu Syarifah yang Jadi Pilar Kesejahteraan Keluarga
ZMart dari BAZNAS: Warung Bu Syarifah yang Jadi Pilar Kesejahteraan Keluarga
Di tengah aktivitas ramai Jl. Iman Bonjol, Tanjung Selor, cerita inspiratif datang dari seorang ibu bernama Syarifah Latifah. Melalui program ZMart yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, Syarifah berhasil mengubah warung kecilnya menjadi usaha yang lebih profesional dan berdaya saing. Hal ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan bagi keluarganya. Program ZMart BAZNAS RI dirancang khusus untuk memberdayakan masyarakat mustahik, terutama kaum ibu, dengan menyediakan pelatihan, pendampingan, dan modal usaha. Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menjelaskan, program ini bertujuan menciptakan warung modern yang efisien, sekaligus menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras. “Kami berharap kaum ibu dapat menjadi pilar ekonomi keluarga yang tangguh dan mandiri,” kata dia. Sementara sebagai penerima manfaat, Syarifah menyampaikan terima kasih pada BAZNAS. Bagi Syarifah, ZMart adalah titik balik yang mengubah hidupnya. "Dulu, warung saya hanya sederhana, sekadar cukup untuk kebutuhan harian. Namun, setelah mendapatkan pendampingan dari BAZNAS RI, saya belajar mengelola keuangan, menata barang, hingga melayani pelanggan dengan lebih baik," ucap dia. Berbekal pengetahuan baru, omzet warung Syarifah meningkat signifikan. Dengan pendapatan tersebut, ia tidak hanya mampu membiayai pendidikan anak-anaknya, tetapi juga membantu tetangganya yang membutuhkan. “Program ini memberikan saya lebih dari sekadar modal, tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar dia menambahkan. ZMart BAZNAS RI membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat dapat membantu kaum ibu seperti Syarifah menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS RI tidak hanya menciptakan warung modern, tetapi juga mengubah kehidupan banyak keluarga mustahik di berbagai daerah di Indonesia.
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas NTB
Pakan Berkualitas, Kunci Sukses Banjarjo Farm dengan Dukungan BAZNAS
Pakan Berkualitas, Kunci Sukses Banjarjo Farm dengan Dukungan BAZNAS
Di Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Banjarjo Farm menjadi contoh sukses penerapan peternakan terpadu. Melalui program pemberdayaan ekonomi yang diinisiasi oleh BAZNAS, kelompok ini berhasil meningkatkan produktivitas ternak sekaligus mendukung keberlanjutan pertanian lokal. Mustahik yang tergabung dalam Banjarjo Farm memanfaatkan pakan domba berkualitas hasil pendampingan teknis dari Badan Amil Zakat Nasional. Selain itu, mereka juga didorong untuk mengembangkan rumah kompos inovatif. Salah satu anggota Banjarjo Farm, Sugiarto, mengungkapkan, "Dulu kami hanya mengandalkan pakan seadanya, tapi sekarang kami diajari cara membuat pakan fermentasi yang lebih bergizi. Hasilnya, pertumbuhan ternak kami jauh lebih baik," ujar dia di Pacitan, Jawa Timur, baru-baru ini. Sementara itu, Deputi II BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, menjelaskan urgensi aspek keberlanjutan dalam program ini. "BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan yang menyeluruh, mulai dari pengelolaan ternak hingga pemanfaatan limbah untuk kompos," ujar dia. Dengan begitu, lanjut dia, mustahik dapat menjalankan usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Program ini tak hanya berdampak pada peningkatan hasil ternak, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi para peternak. Sugiarto menyampaikan terima kasih pada BAZNAS. "Sekarang kami bisa menjual pakan fermentasi dan kompos ke petani lain. Ini menjadi tambahan pendapatan bagi keluarga kami," ujar dia. Melalui Banjarjo Farm, BAZNAS membuktikan komitmen dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat mustahik. Dengan dukungan yang berkelanjutan, program ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan berbasis zakat mampu mengubah kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan.
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas NTB
BAZNAS Hadirkan Solusi Kesehatan untuk Mustahik Melalui RSB Kabupaten Cirebon
BAZNAS Hadirkan Solusi Kesehatan untuk Mustahik Melalui RSB Kabupaten Cirebon
BAZNAS Hadirkan Solusi Kesehatan untuk Mustahik Melalui RSB Kabupaten Cirebon Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi mustahik. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Cirebon, yang baru beroperasi pada Maret 2024, kini diakui sebagai solusi layanan Kesehatan yang sangat membantu masyarakat sekitar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, menyampaikan apresiasinya terhadap peran RSB ini. “Alhamdulillah, tentunya kami sangat mengapresiasi atas pelayanan RSB Kabupaten Cirebon atas upayanya dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi mustahik, terutama di Kawasan pesantren,” ujar Saidah melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/12/2024). Lebih lanjut, menurut Saidah, program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola oleh BAZNAS dengan Amanah mampu memberikan dampak yang besar. Baik itu dalam pelayanan medis maupun peningkatan kualitas hidup mustahik. Saidah juga menyoroti pencapaian RSB yang telah mendapatkan akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. “Mudah-mudahan RSB Cirebon dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi mustahik. Bahkan kami juga ingin menyampaikan apresiasi karena RSB Kabupaten Cirebon telah mendapat akreditasi Paripurna dari Kemenkes RI. Ini sebuah pencapaian yang luar biasa,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Cirebon, KH Ahmad Zaeni Dahlan, menyampaikan bahwa sejak awal didirikan, RSB telah memberikan banyak manfaat. “Iya, RSB Kabupaten Cirebon ini merupakan RSB pertama yang didirikan di area pondok pesantren. Namun banyak juga masyarakat sekitar, terutama dari Desa Kempek, yang mendapat manfaat dari hadirnya RSB ini,” jelasnya, Sabtu (7/12/2024). Karena itu, Ahmad Zaeni berharap RSB dapat terus berkembang hingga menjadi Rumah Sakit Pendidikan di masa depan. “Semoga ke depan mampu menjadi Rumah Sakit agar lebih banyak masyarakat yang mendapat manfaat dengan adanya RSB Kabupaten Cirebon ini,” ujarnya. Salah satu mustahik, Zahroh (62), yang merupakan warga Desa Kempek, merasakan langsung manfaat dari layanan RSB ini. “Sejak pertama dibuka, saya sudah ke sini sampai sekarang hamper dua kali dalam sebulan. Keluarga saya juga sering berobat ke sini, termasuk suami, anak, dan cucu,” ungkap Zahroh. Dengan kehadiran RSB ini, BAZNAS berupaya untuk mewujudkan kesejahteraan mustahik melalui program kesehatan. Diharapkan, RSB Kabupaten Cirebon dapat terus berkontribusi memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.
BERITA11/12/2024 | Humas
BAZNAS RI Dirikan Dapur Umum dan Dapur Air Bersih bagi Penyintas Banjir Sukabumi
BAZNAS RI Dirikan Dapur Umum dan Dapur Air Bersih bagi Penyintas Banjir Sukabumi
Sabtu, 7 Desember 2024 *BAZNAS RI Dirikan Dapur Umum dan Dapur Air Bersih bagi Penyintas Banjir Sukabumi* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan layanan dapur umum Bank Makanan dan dapur air bersih bagi para korban banjir di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. "Alhamdulillah, BAZNAS hari ini mulai mengoperasikan dapur umum Bank Makanan dan dapur air bersih di lokasi bencana Sukabumi. Setelah sebelumnya, tim juga telah melakukan aksi resik musala dan rumah warga," ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/12/2024). Saidah mengatakan, dapur umum ini didirikan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan masyarakat yang terdampak bencana. "Dapur umum Bank Makanan BAZNAS ini menyiapkan sebanyak 5.000 paket makanan siap saji setiap harinya. Sementara dapur air bersih digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi para korban." "Paket makanan siap saji ini tidak hanya disajikan di lokasi dapur umum, tetapi juga akan didistribusikan ke beberapa wilayah desa yang terdampak bencana lainnya," tambah Saidah. Dengan adanya dapur umum Bank Makanan dan dapur air ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di Sukabumi terdampak banjir. Pasalnya, ketersediaan makanan yang cukup merupakan salah satu kebutuhan mendesak bagi para korban bencana. "Dalam situasi seperti ini, penting bagi kita untuk hadir memberikan bantuan yang nyata dan tepat guna. Semoga bantuan asupan makanan dan dapur air ini dapat membantu meringankan beban kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak bencana di Sukabumi," harap Saidah. Saidah menambahkan, inisiatif tersebut tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, lanjutnya, BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak para relawan, masyarakat sekitar, dan para muzaki yang telah memberikan kontribusi terbaiknya. Mari panjatkan doa dan bantu ringankan beban korban bencana di Indonesia dengan bersedekah via Dompet Bencana dan Kemanusiaan:
BERITA08/12/2024 | Humas
Rakor Akhir Tahun BAZNAS Provinsi NTB, Potensi Zakat Sektor Swasta Jadi Perhatian
Rakor Akhir Tahun BAZNAS Provinsi NTB, Potensi Zakat Sektor Swasta Jadi Perhatian
Mataram (CatatanNTB.com) - BAZNAS Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pimpinan BAZNAS Kabupaten-Kota dan lembaga amil zakat (LAZ) di NTB (4/12/2024). Rakor yang dihadiri langsung oleh pimpinan BAZNAS RI ini bertujuan agar memaksimalkan potensi pengumpulan zakat tahun 2025 mendatang. Pimpinan BAZNAS RI Prof. H. M. Nadratuzzaman Hosen meminta agar pengumpulan zakat harus dilakukan dengan maksimal. Kerjasama dengan semua kabupaten dan kota bisa memaksimalkan pengumpulan zakat. Apalagi selama ini zakat yang sudah dikumpulkan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program. "potensi zakat di NTB sangat besar, Namun dari jumlah potensi ini masih banyak yang belum terkelola dengan baik seperti di sektor swasta, pertambangan dan pertanian", ucapnya Dalam memaksimalkan potensi zakat dari sektor swasta, tentu koordinasi dengan pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Terkait hal tersebut Prof. Hosen menyarankan agar pimpinan daerah dalam hal ini Gubernur mengumpulkan semua perusahaan sehingga bisa langsung dikoordinasikan untuk pembayaran zakat. “Jadi peran Gubernur , bupati- walikota sangat penting dalam mendorong pihak swasta untuk berzakat di BAZNAS provinsi NTB," Ujarnya Sementara itu Ketua BAZNAS NTB, TGH. M. Said Gazhali mengatakan salah satu upaya dalam meningkatkan perolehan zakat di NTB, pada Rakorda kali ini mengangkat tema “Sinergi tata Kelola NTB Makmur dan Sejahtera”. Melalui tema ini, Baznas Provinsi NTB bersama 10 kabupaten dan kota lainnya akan memperkuat sinergi. “Potensi perhimpunan zakat di NTB sangat menjanjikan dalam berbagai bidang dan objek. Bahkan hasil penelitian potensi zakat di NTB mencapai Rp2,8 triliun,” ungkapnya, Rabu (4/12) sore. Diakuinya, dari potensi tersebut hanya baru berhasil dikumpulkan yaitu mencapai 7 persen. Hal ini menjadi tantangan kerja keras seluruh BAZNAS yang ada di NTB. “Rapat koordinasi ini menjadi penting untuk membangun sinergi meningkatkan koordinasi antar lembaga baik Baznas provinsi, kabupaten kota dan LAZ,” katanya. Tahun ini, Baznas Provinsi NTB menargetkan zakat mencapai Rp33 miliar. Dari jumlah tersebut zakat yang berhasil dikumpulkan melebihi dari target yaitu Rp40 miliar. “Banyak kendala untuk bisa mencapai potensi itu dan perlu dihadapi diantaranya BAZNAS sendiri masih menggarap secara parsial,” katanya. BAZNAS Provinsi NTB hingga 10 kabupaten dan kota selama ini masih fokus untuk menggarap zakat yang ada di Aparatur sipil negara (ASN). Padahal banyak sekali potensi lain yang belum dikelola dengan baik. “Zakat pertanian, zakat perkebunan, perikanan, perusahaan tambang dan sebagainya,” katanya. Untuk memaksimalkan pengumpulan zakat ini, harus ada payung hukum yang bisa menekan perusahaan wajib bayar zakat. Meksi saat ini sudah ada peraturan daerah namun disebut tidak mampu untuk mewajibkan perusahaan membayar zakat melalui BAZNAS. “Kan ada undang-undang tapi tidak ada sanksi. Sehingga banyak alasan mereka tidak berzakat melalui BAZNAS,” ucapnya. (Red)
BERITA07/12/2024 | Humas Baznas NTB
Potensi Rp2,8 Triliun, BAZNAS NTB akan Maksimalkan Pengumpulan Zakat
Potensi Rp2,8 Triliun, BAZNAS NTB akan Maksimalkan Pengumpulan Zakat
Mataram (Inside Lombok) – Guna memaksimalkan potensi zakat tahun 2025 mendatang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi daerah (rakorda). Pasalnya, meski target yang ditetapkan Baznas setiap tahunnya selalu melebihi namun disebut masih jauh dari potensi yang ada. Sebagai daerah dengan mayoritas umat Islam, potensi zakat di NTB sangat besar yaitu mencapai Rp2,8 triliun. Namun dari jumlah potensi ini masih banyak yang belum terkelola dengan baik seperti di sektor pertanian. Ketua BAZNAS NTB, TGH. M. Said Gazhali mengatakan salah satu upaya dalam meningkatkan perolehan zakat di NTB, pada Rakorda kali ini mengangkat tema “Sinergi tata Kelola NTB Makmur dan Sejahtera”. Melalui tema ini, Baznas Provinsi NTB bersama 10 kabupaten dan kota lainnya akan memperkuat sinergi. “Potensi perhimpunan zakat di NTB sangat menjanjikan dalam berbagai bidang dan objek. Bahkan hasil penelitian potensi zakat di NTB mencapai Rp2,8 triliun,” ungkapnya, Rabu (4/12) sore. Diakuinya, dari potensi tersebut hanya baru berhasil dikumpulkan yaitu mencapai 7 persen. Hal ini menjadi tantangan kerja keras seluruh BAZNAS yang ada di NTB. “Rapat koordinasi ini menjadi penting untuk membangun sinergi meningkatkan koordinasi antar lembaga baik Baznas provinsi, kabupaten kota dan LAZ,” katanya. Tahun ini, Baznas Provinsi NTB menargetkan zakat mencapai Rp33 miliar. Dari jumlah tersebut zakat yang berhasil dikumpulkan melebihi dari target yaitu Rp40 miliar. “Banyak kendala untuk bisa mencapai potensi itu dan perlu dihadapi diantaranya BAZNAS sendiri masih menggarap secara parsial,” katanya. BAZNAS Provinsi NTB hingga 10 kabupaten dan kota selama ini masih fokus untuk menggarap zakat yang ada di Aparatur sipil negara (ASN). Padahal banyak sekali potensi lain yang belum dikelola dengan baik. “Zakat pertanian, zakat perkebunan, perikanan, perusahaan tambang dan sebagainya,” katanya. Untuk memaksimalkan pengumpulan zakat ini, harus ada payung hukum yang bisa menekan perusahaan wajib bayar zakat. Meksi saat ini sudah ada peraturan daerah namun disebut tidak mampu untuk mewajibkan perusahaan membayar zakat melalui BAZNAS. “Kan ada undang-undang tapi tidak ada sanksi. Sehingga banyak alasan mereka tidak berzakat melalui BAZNAS,” ucapnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Prof. H. M. Nadratuzzaman Hosen meminta agar pengumpulan zakat harus dilakukan dengan maksimal. Kerjasama dengan semua kabupaten dan kota bisa memaksimalkan pengumpulan zakat. Apalagi selama ini zakat yang sudah dikumpulkan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program. “Jadi kalau kita 1+1=2. Kalau kita bersinergi menjadi 10. Semua potensi digerakkan. Sinergi itu penting dan kuncinya adalah kebersamaan gotong royong dan tidak ada konflik diantara pemimpin,” ungkapnya. Selama ini zakat dari sektor lain belum dioptimalkan. Disebutkan, potensi zakat yang cukup besar yaitu pada zakat perusahaan dan zakat karyawan. “Sebenarnya BANZAS sudah dekat (perusahaan red), tapi sulit ketemu pimpinan perusahaan dengan berbagai alasan,” ungkapnya. Prof. Hosen menyarankan agar pimpinan daerah dalam hal ini Gubernur mengumpulkan semua perusahaan sehingga bisa langsung dikoordinasikan untuk pembayaran zakat. “Jadi tanpa ada Gubernur yang mengundang mereka dan itu sulit,” ucapnya. (azm)
BERITA07/12/2024 | Humas Baznas NTB
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat