WhatsApp Icon
BAZNAS NTB RESMIKAN GERAI KOPI FILANTROPI “Z COFFEE” DI UNIVERSITAS MATARAM

Mataram, 29 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi meluncurkan gerai kopi sosial “Z Coffee” di lingkungan Universitas Mataram (Unram). Peresmian yang berlangsung pada Kamis pagi ini menandai dimulainya operasional gerai kopi yang mengusung konsep pemberdayaan dan filantropi berbasis kampus.

Gerai Z Coffee berlokasi strategis di depan Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Mataram. Lokasi ini dipilih untuk menjangkau sivitas akademika, khususnya mahasiswa, agar dapat berpartisipasi dalam gerakan sedekah dan zakat melalui produk yang berkualitas dengan mudah.

Profil Z Coffee: 

Lebih dari Sekadar Secangkir Kopi

Z Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Gerai ini merupakan terobosan BAZNAS NTB dalam menginisiasi model pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kreatif, modern, dan berkelanjutan. Setiap pembelian di Z Coffee tidak hanya memberikan kenikmatan kopi, tetapi juga berkontribusi langsung pada program-program pemberdayaan mustahik (penerima manfaat) yang dikelola BAZNAS NTB.

Konsep ini sejalan dengan semangat membangun gaya hidup filantropis, khususnya di kalangan generasi muda. Keuntungan operasional dari Z Coffee akan dialokasikan untuk mendanai berbagai program BAZNAS NTB di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan di NTB.

Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua institusi. Turut memberikan sambutan, Wakil Ketua 2 BAZNAS NTB H Zulkipli, SE, MM yang dalam pidatonya menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan ZIS.

“Kehadiran Z Coffee di Unram adalah bentuk adaptasi kami mendekati generasi milenial dan Gen-Z. Kami ingin menanamkan budaya memberi yang mudah, berdampak nyata, dan menyenangkan. Semoga ini menjadi awal dari gerai-gerai serupa di kampus-kampus lain di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 3 Universitas Mataram, Dr. Sujito, yang membidangi kemahasiswaan, menyambut hangat kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dr. Sujito menyatakan bahwa kehadiran Z Coffee sejalan dengan misi Unram untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Universitas sangat mendukung inisiatif positif yang melibatkan mahasiswa dalam semangat berbagi. Lokasinya yang di depan PKM sangat tepat, menjadi pusat aktivitas dan interaksi sosial mahasiswa. Kami berharap Z Coffee bisa menjadi ruang literasi filantropi sekaligus tempat nongkrong yang positif,” papar Dr. Sujito.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut para pejabat dan pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Mataram, yang turut menyaksikan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya gerai Z Coffee Unram.

Dengan diresmikannya Z Coffee ini, BAZNAS NTB dan Universitas Mataram berharap dapat menciptakan ekosistem kedermawanan yang dinamis di dunia pendidikan, mengubah kebiasaan konsumsi menjadi aksi sosial yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat NTB.

29/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali

Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali

DENPASAR, BALI – Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkipli, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Singgah BAZNAS NTB yang berlokasi di kawasan Sanglah, Denpasar, Bali, pada Rabu (21/01/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas bagi para mustahik yang sedang menjalani pengobatan rujukan di RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah (Sanglah).

Kedatangan H. Zulkipli disambut hangat oleh Bapak Burhan dan Ibu Titin selaku pengelola sekaligus pemilik rumah yang selama ini bekerja sama dengan BAZNAS NTB dalam menyediakan hunian sementara bagi pasien kurang mampu asal NTB.

Dalam kunjungannya, H. Zulkipli menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pasien dan anggota keluarga yang sedang mendampingi. Berdasarkan data di lokasi, para pasien tersebut berasal dari berbagai wilayah di NTB, di antaranya dari Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Lombok Barat. Mereka dirujuk ke Bali dengan berbagai ragam diagnosa penyakit kronis yang memerlukan penanganan spesialis di rumah sakit pusat.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab dan amanah dari para muzakki (pembayar zakat) di NTB. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang berikhtiar menjemput kesembuhan di Bali mendapatkan tempat bernaung yang layak dan dukungan moril yang kuat," ujar H. Zulkipli di sela-sela kunjungannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak Burhan dan Ibu Titin atas dedikasi mereka dalam merawat dan mendampingi para pasien selama berada di rumah singgah. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan pengelola rumah singgah adalah kunci utama dalam meringankan beban ekonomi pasien, mengingat biaya akomodasi di Bali cukup tinggi jika harus ditanggung secara mandiri.

Salah satu keluarga pasien asal Dompu mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas ini. "Kami sangat terbantu. Selain dekat dengan rumah sakit, adanya rumah singgah ini membuat kami merasa tidak sendirian di tanah rantau karena ada pendampingan dari BAZNAS NTB," tuturnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan stimulus untuk operasional rumah singgah dan dukungan logistik bagi pasien. BAZNAS NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan dan kemanusiaan sebagai bagian dari program "NTB Sehat", guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan akses kesehatan yang maksimal.

22/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
BAZNAS NTB Gelar Malam Galang Dana “Artunity” untuk Korban Banjir Sumatera di Momentum HUT ke-25 BAZNAS

 

Mataram, 17 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Malam Galang Dana “Artunity” sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di wilayah Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 25 tahun BAZNAS, pada Jumat malam (17/1/2026), bertempat di Gedung Taman Budaya Mataram.

Kegiatan kemanusiaan yang dikemas secara kreatif ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS NTB bersama Bank NTB Syariah serta melibatkan para seniman di Kota Mataram diinisiasi oleh .Baiq Amalia Putri Ghaesani. Ladies yang akrab disapa Ciku Ghea. Seniman sekaligus pelukis media pasir ini membuat konsep acara bertajuk Artunity, seni dijadikan medium solidaritas untuk menguatkan empati dan kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana banjir di Sumatera. " Kita perlu mengajak banyak pihak termasuk para seniman berperan untuk kemanusiaan" jelas Ciku Ghea. 

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Artunity menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat digerakkan melalui pendekatan yang inklusif, humanis, dan membahagiakan.

 “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang luar biasa antara BAZNAS NTB, Bank NTB Syariah, dan para seniman Kota Mataram. Artunity bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga ruang kepedulian. Di momentum 25 tahun BAZNAS ini, kami ingin menegaskan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas kemanusiaan,” ujar Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad.

Sepanjang acara, para penonton disuguhkan beragam pertunjukan seni dan hiburan, mulai dari musik, seni pertunjukan, hingga penampilan kreatif para seniman lokal. Suasana penuh kehangatan terasa ketika para hadirin menikmati hiburan sambil berdonasi, menyalurkan kepedulian mereka secara langsung untuk membantu korban banjir.

Dana yang terkumpul dalam kegiatan Artunity ini selanjutnya akan disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk mendukung kebutuhan darurat dan pemulihan korban banjir di Sumatera.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS NTB berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan persatuan terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai zakat dan misi kemanusiaan BAZNAS selama 25 tahun mengabdi untuk umat dan bangsa.

19/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II
BAZNAS NTB GELAR PENGUATAN PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS) SE-NTB DALAM OPTIMALISASI POTENSI ZIS

Mataram, senin 6 Oktober 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Penguatan Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) lingkup BAZNAS se-NTB. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor BAZNAS NTB dengan skema hybrid (offline dan online), diikuti oleh para Pimpinan serta Tim Fundraising BAZNAS kabupaten/kota se-NTB.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi, profesionalisme, dan inovasi dalam penghimpunan dana ZIS di wilayah NTB agar semakin optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, M.A., menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarlembaga pengelola zakat.

Penguatan penghimpunan ZIS tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita harus bersatu dalam visi yang sama, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap program penghimpunan dan pendistribusian zakat berjalan sesuai prinsip syariah dan regulasi nasional,” ujar Dr. Iqbal.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., yang hadir sebagai narasumber, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas amil dan pemanfaatan teknologi digital.

BAZNAS di seluruh level harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Penguatan literasi zakat, peningkatan kualitas layanan, serta digitalisasi penghimpunan menjadi kunci untuk memperluas jejaring muzaki dan meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.

Rizaludin menjelaskan, strategi penguatan dilakukan melalui empat langkah utama, yakni pertama, penguatan tim fundraising perorangan yang mencakup ritel, digital, big donor, dan infak operasional. Kedua, memperkuat layanan muzaki dengan memanfaatkan data dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Rizaludin menambahkan, strategi penghimpunan ZIS juga perlu didukung digitalisasi, branding yang kuat, peningkatan kualitas layanan, penguatan literasi zakat, amil yang profesional, serta program yang substantif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kunci fundraising ada pada kelengkapan database muzaki, komunikasi yang terbangun, mutu layanan yang diberikan, dan keberhasilan saluran pembayaran ZIS maupun Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dimiliki,” kata Rizaludin.

Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk menyamakan langkah BAZNAS se-NTB dalam implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang pelaksanaannya  .

BAZNAS NTB berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh BAZNAS kabupaten/kota di NTB untuk memperkuat peran strategisnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan sesuai syariah.

07/10/2025 | Kontributor: HUMAS
Pamitan dan Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban Dewan Pengawas Eksternal (DPE) BAZNAS NTB

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar acara Pamitan Dewan Pengawas Eksternal (DPE) pada Selasa, 30 September 2025, di Kantor BAZNAS NTB, Mataram. Acara ini dihadiri oleh jajaran Komisioner BAZNAS NTB, anggota Dewan Pengawas Eksternal (DPE), serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB.

Selain menjadi ajang silaturahmi perpisahan, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dewan Pengawas Eksternal kepada Pimpinan BAZNAS NTB dan Biro Kesra.

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, MA, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran DPE dalam mengawal tata kelola zakat yang sesuai syariat, regulasi, dan prinsip transparansi.

"Kami berterima kasih atas dedikasi para Dewan Pengawas Eksternal. LPJ yang disampaikan hari ini menjadi bukti bahwa pengawasan berjalan profesional. Meskipun masa tugas berakhir, semoga sinergi tetap terjaga dalam mendukung pemberdayaan umat di NTB,” ungkapnya.

Ketua DPE, TGH. Jamiludin, MM, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pengawasan telah dilaksanakan sesuai regulasi dan prinsip syariah. Ia menegaskan, laporan yang diserahkan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan hukum demi memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak .

“LPJ ini kami serahkan sebagai wujud transparansi. Terima kasih kepada jajaran BAZNAS NTB dan Biro Kesra Pemprov NTB atas dukungan selama masa tugas kami,” tuturnya.

Sebagai penutup, Drs. H. Sahnan, M.Pd, Kepala Biro Kesra Setda NTB, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

“Penyerahan LPJ hari ini menunjukkan bahwa pengawasan berjalan baik, transparan, dan akuntabel. Semoga BAZNAS NTB semakin kuat dalam mendukung visi NTB Makmur Mendunia yang religius dan sejahtera,” ujarnya.

Mari terus dukung BAZNAS NTB dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat 

#DewanPengawasEksternal #PamitanDPE

#LaporanPertanggungjawaban #ZakatUntukKesejahteraan #baznasntbamanah #baznasntbterpercaya

01/10/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BANTUAN DANA SABILILLAH BAZNAS NTB DI MAJLIS TAKLIM SILATURAHMI DESA SETELING, LOTENG : MENGUATKAN SYIAR ISLAM
BANTUAN DANA SABILILLAH BAZNAS NTB DI MAJLIS TAKLIM SILATURAHMI DESA SETELING, LOTENG : MENGUATKAN SYIAR ISLAM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prov. NTB ikut hadir pada kegiatan Haul ke-4 Majlis Taklim Silaturrahmi binaan TGH Lalu Supardan Khalil di Aik Leneng Dusun Gule Liat, Desa Seteling, Lombok Tengah yang dihadiri langsung oleh Wakil Ketua 2 Bapak H. Zulkifli S.E, M.M Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat pada hari Kamis, 5 Juni 2025.Dalam kegiatan ini Bapak H Zulkipli menyerahkan secara langsung bantuan dana sabilillah yang diterima secara simbolis oleh Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Bapak H Maskanah, menjadi komitmen nyata BAZNAS NTB dalam membantu pembangunan dan dukungan sarana prasarana majlis taklim. " ini adalah titipan dari para Muzakki BAZNAS NTB yang kami salurkan. Mohon doakan para Muzakki agar rizki mereka semakin barokah" jelas Bapak H Zulkipli dihadapan ratusan jamaah yang hadir pada kegiatan Haul tersebut.Wakil Ketua 2 juga menyampaikan BAZNAS sebagai lembaga penyaluran zakat,infak dan sedekah orang lain. maka, kita sebagai perantara wajib untuk menyampaikannya sesuai dengan ketentuan agama dan peraturan pemerintahMelalui partisipasinya dalam berbagai kegiatan ini, Wakil Ketua II BAZNAS NTB dan seluruh jajaran menunjukkan dedikasi mereka dalam menjalankan amanah untuk memberdayakan umat melalui zakat, infak, dan sedekah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.#sabilillah #zakat #infak #sedekah
BERITA05/06/2025 | Humas Baznas NTB
Pelantikan Pimpinan BAZNAS NTB Periode 2025-2030 oleh Gubernur NTB
Pelantikan Pimpinan BAZNAS NTB Periode 2025-2030 oleh Gubernur NTB
Kota Mataram - Pelantikan pimpinan BAZNAS Provinsi NTB periode 2025-2030 resmi dilakukan langsung oleh Dr. H. L. Muhamad Iqbal, M.SI., selaku Gubernur Nusa Tenggara Barat, pada (3/06/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Braha Bakti Praja Kantor Gubernur ini disaksikan oleh Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Pejabat Lingkup Pemprov NTB, Kanwil Kemenag NTB, Ketua MUI NTB,dan Ketua BAZNAS Se-NTB, juga tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa zakat merupakan salah satu instrumen sosial paling penting dalam ajaran Islam. Ia menilai zakat sebagai mekanisme redistribusi ekonomi yang telah terbukti mencegah terjadinya penumpukan kekayaan di satu kelompok masyarakat sejak zaman Rasulullah. “Orang boleh mengejar kekayaan sebesar apa pun, tapi 2,5 persen harus balik untuk penguatan mereka yang tertinggal,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa zakat ditujukan kepada mereka yang belum mampu bersaing secara ekonomi. Dengan pemberdayaan yang tepat, kelompok ini diharapkan tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi kelak bisa menjadi pemberi zakat. Sementara itu, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. H. Noor Achmad, M.A., menyampaikan,ucapan selamat kepada pimpinan yang baru dilantik, menekankan pentingnya integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas, serta mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan Masyarakat. Prinsip 3 Aman dalam pengelolaan zakat Baznas: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Aman Syar’i berdasarkan syariat islam, Aman Regulasi, berdasarkan pada regulasi peraturan dan Aman NKRI,” tuturnya. Selamat dan sukses atas pelantikan Bapak - Bapak sebagai Pimpinan Baznas Provinsi NTB. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan berkah
BERITA04/06/2025 | Humas Baznas NTB
Dari Kursus Mandiri hingga S2 di ANU, Haris Buktikan Mimpi Bisa Diraih
Dari Kursus Mandiri hingga S2 di ANU, Haris Buktikan Mimpi Bisa Diraih
Muhammad Haris Makarim, penerima beasiswa NU Scholarship, berhasil menembus program Master of Laws di Australian National University (ANU), Australia. Haris, yang fokus pada Hukum Tata Negara, sebelumnya berjuang sendiri dalam mempersiapkan studi di luar negeri. Titik baliknya adalah ketika ia bergabung dengan karantina NU Scholarship, sebuah kolaborasi antara BAZNAS dan PBNU. Di sana, ia tak hanya mendapat bekal teknis, tapi juga dukungan moral dan spiritual dari komunitas. Semangat kolektif ini membantunya mengatasi kemandegan dan kembali mengejar mimpinya kuliah di Australia. Setelah melalui berbagai tahapan dan dibantu agen pendidikan, Haris akhirnya diterima di ANU, kampus bergengsi di Canberra. Keberhasilan ini menegaskan peran penting NU Scholarship dalam mencetak generasi muda Indonesia yang kompeten di kancah global.
BERITA26/05/2025 | Baznas RI
"Bukti Nyata Pendayagunaan Zakat (Program ZKUP) BAZNAS NTB : Penerima Manfaat Mandiri, Berbagi Melalui Infak"
"Bukti Nyata Pendayagunaan Zakat (Program ZKUP) BAZNAS NTB : Penerima Manfaat Mandiri, Berbagi Melalui Infak"
Kisah inspiratif kembali hadir dari program pendayagunaan zakat (Program Gerobak Produktif dan Modal Usaha) , kali ini datang dari ibu Erna Wayuningsih yang berjualan di Lokasi area Masjid Agung Lombok Tengah. Dahulu merupakan bagian dari mereka yang berhak menerima uluran tangan zakat (mustahik), kini mereka membuktikan bahwa sentuhan dana zakat yang tepat sasaran mampu mengubah roda kehidupan. Berkat program pendampingan dan modal usaha yang diberikan melalui dana zakat, usahan makanan dan minumam, kini mereka telah mandiri secara ekonomi. Lebih membanggakan lagi, kemandirian ini tidak lantas membuat mereka lupa akan sesama. Dengan penuh kesadaran dan rasa syukur, ibu Erna dan penerima manfaat yang berjualan di area Masjid Agung Lombok Tengah kini aktif menunaikan infak dari hasil usaha yang selalu didampingi oleh Pembimbing Program ZKUP. Langkah mulia ini menjadi bukti nyata bahwa Dana zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menumbuhkan jiwa berbagi dan kepedulian yang berkelanjutan. "Awalnya saya hanya berpikir bagaimana usaha saya bisa berjalan lancar. Tapi setelah menerima Bantuan Gerobak dan Modal Usaha ini Penghasilan saya terus bertambah, saya jadi sadar, ini semua berkat zakat. Sekarang, kalau ada rezeki lebih, saya ikut menyisihkan untuk infak. Saya ingin apa yang saya rasakan sekarang juga bisa dirasakan oleh mustahik lain. Zakat itu memberdayakan, dan saya buktinya."ujar ibu erni Kisah ini menjadi cerminan keberhasilan program pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan jangka panjang. Bantuan zakat yang disalurkan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberikan bekal dan kesempatan bagi mustahik untuk bangkit, berdikari, dan pada akhirnya, turut berkontribusi dalam kebaikan. Langkah ibu erni dalam menunaikan infak adalah bukti konkret bahwa program pendayagunaan zakat mampu menciptakan siklus kebaikan. Dana zakat yang awalnya diterima, kini berputar kembali menjadi kebaikan melalui infak yang mereka salurkan. Ini adalah wujud nyata dari harapan bahwa setiap mustahik, dengan pendampingan yang tepat, dapat menjadi agen perubahan. Kisah inspiratif ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk mendukung program pendayagunaan zakat, serta menginspirasi para mustahik lainnya untuk terus berjuang meraih kemandirian dan meneladani semangat berbagi. Pendayagunaan zakat yang efektif bukan hanya mengangkat derajat ekonomi, tetapi juga menumbuhkan karakter mulia.
BERITA23/05/2025 | Humas Baznas NTB
BAZNAS Dukung Sinergi Panen dan Ternak di Mandiri Barokah untuk Penuhi Nutrisi Kambing
BAZNAS Dukung Sinergi Panen dan Ternak di Mandiri Barokah untuk Penuhi Nutrisi Kambing
BAZNAS turut berperan aktif dalam memberdayakan Kelompok ternak Mandiri Barokah di Desa Trenggalek melalui bantuan pelatihan dan peralatan. Hal ini mendorong kelompok ternak untuk berinovasi dalam memenuhi kebutuhan pakan dengan memanfaatkan potensi lokal, salah satunya adalah menjalin kerjasama dengan petani setempat, termasuk Pak Darwan, untuk mengambil sisa panen kacang tanah (rendeng). Sistem pertukaran yang saling menguntungkan ini, baik berupa pupuk maupun pembayaran, tidak hanya memastikan ketersediaan pakan bagi 279 kambing mereka, tetapi juga memperkuat hubungan antar pelaku pertanian. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan Kelompok Mandiri Barokah secara berkelanjutan. Pakan yang diperoleh dari lahan tetangga ini dapat ditukar dengan pupuk atau dibayar sesuai kesepakatan bersama. Hasil rendeng tersebut nantinya akan diberikan untuk kambing mereka, yang terdiri dari pejantan lokal, induk, anak kambing, dan bakalan jantan. Pendekatan ini tidak hanya menjaga ketahanan pakan ternak, tetapi juga mempererat hubungan antara peternak dan petani lokal.
BERITA19/05/2025 | Baznas RI
Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung
Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung
Di Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung, Jawa Barat, di tengah budaya santri yang gemar mengaji dan menikmati kopi, muncul Z-Coffee, sebuah kedai kopi yang lebih dari sekadar tempat minum. Kedai ini dikelola oleh Rizki dan Safrizal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi kaum dhuafa (mustahik) yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program ini, BAZNAS menunjukkan kesungguhannya dalam mengubah penerima zakat menjadi pemberi zakat (muzakki) melalui cara yang nyata, terukur, dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat. Z-Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Kedai ini terwujud berkat semangat kemandirian ekonomi, hasil dari pelatihan, bimbingan, dan modal usaha yang diberikan BAZNAS kepada mereka yang sebelumnya membutuhkan bantuan. Rizki dan Safrizal, yang dulunya adalah mustahik, kini telah menjadi pengusaha dengan omzet harian antara Rp500.000 hingga Rp700.000. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan bisnis, tetapi juga efektivitas program pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal yang dijalankan oleh BAZNAS. Program Z-Coffee menjadi contoh inspiratif bagaimana dana zakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi umat jika dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Kebiasaan ngopi yang kuat di kalangan santri dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang berharga. Dengan pendekatan ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mengajarkan keterampilan berusaha, memberdayakan mustahik agar mandiri secara ekonomi, dan bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Keberadaan Z-Coffee di lingkungan kampus UNINUS tidak hanya memperkuat jaringan ekonomi syariah, tetapi juga menjadi penghubung antara kegiatan dakwah dan ekonomi. Para pelanggan tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga berkontribusi pada sistem pemberdayaan yang lebih luas. Program ini membuktikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi untuk masalah ekonomi. BAZNAS, melalui tindakan nyata seperti ini, terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan zakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mustahik di Jawa Barat menuju kemandirian, kehormatan, dan keberkahan.
BERITA07/05/2025 | Baznas RI
BAZNAS Bantu UMKM Cemilan Tulungagung Raih Kesuksesan
BAZNAS Bantu UMKM Cemilan Tulungagung Raih Kesuksesan
Dari dapur sederhana di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Azizatus Sholichah berhasil mengembangkan usaha camilan berbahan dasar ketela menjadi produk bernilai jual tinggi. Ia memproduksi klethek, camilan khas yang kini semakin diminati masyarakat. Perjalanan usahanya mengalami kemajuan signifikan setelah mendapat dukungan permodalan dari BAZNAS. Permodalan dari BAZNAS tidak hanya menjadi suntikan dana, tetapi juga pintu masuk bagi Azizatus untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar. Ia mampu membeli alat produksi yang lebih baik dan menambah kapasitas produksi. Inovasi pun dilakukan, seperti variasi rasa dan pengemasan yang menarik, membuat klethek produksinya semakin kompetitif di pasaran. Menjelang Lebaran, permintaan klethek melonjak tajam. Kapasitas produksi yang meningkat berkat dukungan BAZNAS memungkinkan Azizatus memenuhi permintaan pasar tanpa kendala. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa program permodalan dan pendampingan BAZNAS mampu mendorong usaha kecil untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas. Keberhasilan Azizatus menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Tulungagung. Peran BAZNAS dalam membina dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro terbukti efektif. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha sukses dari berbagai daerah.
BERITA06/05/2025 | Baznas RI
Silaturrahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS NTB : Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat.
Silaturrahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS NTB : Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat.
MATARAM, 16 April 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar dengan mengusung tema "Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat". Acara yang berlangsung di Aula Kantor Baznas NTB pada hari selasa 15 April 2025 ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan, Pemerintah Provinsi diwakili oleh Jajaran Biro Kesra Sekda NTB, Dewan Syariah Eksternal,para senior dan Pimpinan periode sebelumnya. Kegiatan ini menjadi momentum penting pasca Hari Raya Idul Fitri 1446H untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat Soliditas internal keluarga besar BAZNAS NTB. Tema "Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat" diangkat sebagai penegasan bahwa kekompakan dan sinergi seluruh elemen BAZNAS NTB merupakan kunci utama dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat secara efektif dan efisien demi kesejahteraan umat di Nusa Tenggara Barat. Ketua BAZNAS NTB, Dr.TGH.Muhammad Said,Lc.,MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh keluarga besar BAZNAS. Beliau menekankan bahwa acara ini bukan hanya sekadar tradisi,tetapi merupakan jembatan yang menghubungkan visi dan misi kita untuk mengentaskan kemiskinan di NTB. "Beliau menceritakan perkembangan Pengelolaan Zakat 15 tahun yang lalu dengan pengumpulan dan fasilitas yang masih minim, sampai saat ini yang sudah mengalami perkembangan yang besar, baik dari segi pengumpulan dan dampak zakat ke seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat" ujar Dr.TGH.Muhammad Said. Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang menambah kekhusyukan suasana, dilanjutkan dengan Hikmah Halal Bihalal atau tausiyah yang disampaikan oleh Dr. TGH.L. Pattimura Farhan, M.HI. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas makna mendalam dari silaturahmi dan saling memaafkan, serta relevansinya dalam membangun tim kerja yang Solid dan berintegritas, khususnya dalam konteks pengelolaan dana umat. Suasana kehangatan dan kekeluargaan sangat terasa saat sesi sambutan dari Pimpinan Periode Sebelumnya dan ramah tamah serta saling memaafkan berlangsung. Seluruh anggota keluarga besar BAZNAS NTB saling bersalaman dan bertukar sapa, mempererat kembali ikatan persaudaraan yang telah terjalin. Kegiatan ini diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Drs.TGH. Munajib Kholid, memohon kepada Allah SWT agar senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan serta menguatkan kebersamaan BAZNAS NTB dalam menjalankan Amanah Pengelolaan Zakat. Melalui acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal ini, BAZNAS NTB semakin memantapkan komitmen untuk terus bekerja secara Profesional, Transparan, dan Akuntabel dalam mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah dari masyarakat NTB, serta mendistribusikannya kepada mereka yang berhak dengan tepat sasaran, demi mewujudkan kesejahteraan umat yang lebih baik. Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik
BERITA16/04/2025 | Humas Baznas NTB
Apresiasi Kinerja, Presiden Prabowo: Terima Kasih BAZNAS
Apresiasi Kinerja, Presiden Prabowo: Terima Kasih BAZNAS
Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah meningkatkan kesejahteraan umat dan membantu pemerintah melalui program-program unggulannya. Hal itu disampaikan dalam acara Zakat Istana 2025 oleh Presiden dan Wakil Presiden, diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/03/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. bersama Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., beserta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. “Saya ucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI karena peran pentingnya dalam membantu pemerintah untuk mensejahterahkan masyarakat,” ujar Presiden Prabowo. Menurut Presiden Prabowo, peran penting BAZNAS ini tidak hanya diakui di dalam negeri tetapi juga ke luar negeri, seperti peran BAZNAS dalam membantu saudara-saudara Muslim di Palestina. "Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS,” ucap Presiden Prabowo. Menurut Prabowo, menjelang lebaran 2025 ini masih banyak masyarakat yang tidak bisa mudik karena kesulitan ekonomi dan berjuang untuk kelangsungan hidup. Dengan membayar zakat, Presiden berharap dapat membantu meringankan beban hidup mereka. “Tentunya masih banyak saudara-saudara kita yang mengalami masa sulit dan berjuang untuk kelangsungan hidupnya, jadi mari berdoa untuk mereka dan ulurkan tangan kepada mereka dengan berzakat, berinfak dan sedekah,” ucapnya. Menurut Presiden Prabowo, “Karena dengan berzakat, kita dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas semua karunia yang telah diberikan-Nya, dengan berzakat kita dapat berbagi untuk meringankan beban hidup mereka.” “Berzakat merupakan cerminan gotong-royong, mengurangi ketimpangan sosial dan pemerataan kesejahterana sosial. Semoga zakat yang kita keluarkan, amal ibadah kita dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” katanya. Terakhir, Presiden Prabowo meminta agar penyaluran zakat yang dilakukan BAZNAS dapat dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. “Penyaluran zakat harus dilakukan transparan dan efektif dan harus sampai pada mereka yang membutuhkan,” tambahnya. Turut hadir dalam acara ini jajaran menteri Kabinet Merah Putih antara lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pariwisata Widyawati Wardhana, MenpanRB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifulah Yusuf, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkopolkam Budi Gunawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, serta jajaran TNI, Polri.
BERITA28/03/2025 | HUMAS
Keluarga Besar BAZNAS Provinsi NTB Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an
Keluarga Besar BAZNAS Provinsi NTB Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an
Dalam rangka memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an, Keluarga Besar BAZNAS NTB menggelar acara Pengajian dan Buka Bersama di Aula Baznas NTB, pada Selasa (25/03/2025). Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini untuk meningkatkan pemahaman agama dan memberikan semangat dalam menjalani ibadah di akhir bulan Ramadhan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua Baznas NTB, Ketua dan Anggota Dewan Syariah Eksternal Baznas NTB, Dokter dan jajaran Rumah Sehat, Amil dan Amilat beserta Para Relawan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, Memperingati malam Nuzulul Quran sebagai malam yang penuh berkah, Meningkatkan pemahaman dan penghayatan umat Islam terhadap Al-Quran, Mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan Mempererat tali silaturahmi antarumat Islam. Pada acara puncaknya diisi dengan pengajian oleh Wakil Ketua IV Bapak Drs.TGH.Munajib Kholid dengan Tema : Membangkitkan Cinta Pada Al-Qur’an, dalam tausyiahnya beliau menyampaikan bahwa Al Qur’an adalah Rahmatalil ‘alamin bagi semua umat manusia. Dengan membaca Al Qur’an dapat meningkatkan iman dan takwa kepada Allah. Disamping membaca, kita juga harus belajar isi Al Qur’an yakni tahu isi kandungan ayat atau surat yang kita baca sehingga dapat menjadi penerang dan pedoman hidup. “Nuzulul Quran merupakan peristiwa diturunkannya Al-Qur’an dari Lauful Mahfud di langit ketujuh, menuju Baitul Izzah di langit dunia pada saat malam lailatul qadar di bulan suci Ramadan,” Jelas Tuan Guru. Acara ini diisi dengan rangkaian kegiatan seperti pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tausiah keagamaan, dan doa bersama. Keluarga Besar Baznas NTB yang hadir turut menyambut baik kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat serta meningkatkan semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Malam ke-27 Ramadhan adalah malam yang penuh berkah dan rahmat. Di malam ini, dipercaya turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan berdoa kepada Allah SWT.
BERITA26/03/2025 | Humas Baznas NTB
BMD Bojongrangkas Bantu Mustahik Naik Kelas di Bazar Ramadhan   
BMD Bojongrangkas Bantu Mustahik Naik Kelas di Bazar Ramadhan  
Mitra Binaan BMD Bojongrangkas Panen Cuan di Bazar Ramadhan Cibungbulang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bojongrangkas berhasil memberdayakan mitra binaannya dalam Bazar Ramadhan yang digelar di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara ini menjadi ajang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan mereka selama bulan suci. Ramainya pengunjung yang mencari takjil dan kebutuhan berbuka puasa membawa keuntungan besar bagi para pedagang. Salah satu mustahik binaan BMD Bojongrangkas, Yuni, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut. “Alhamdulillah, jualan saya laris manis. Program ini sangat membantu kami yang ingin menambah penghasilan di bulan Ramadhan,” kata Yuni, yang dengan tekun mengelola usahanya. BMD Bojongrangkas terus mendorong ekonomi umat melalui program pendampingan dan permodalan bagi usaha kecil berbasis keumatan. Dengan adanya bazar ini, para pelaku usaha diharapkan semakin berkembang dan mandiri secara finansial. Melalui dukungan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), BAZNAS memberikan peluang bagi pegiat UMKM yang bersemangat tinggi untuk pengembangan usaha mereka. Kesuksesan Yuni di Bazar Ramadhan Cibungbulang menjadi salah satu contoh nyata bahwa bantuan modal usaha bagi para pelaku UMKM dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
BERITA11/03/2025 | Baznas RI
Rumah Sehat BAZNAS NTB Melaksanakan Program Ramadhan Sehat Bercahaya, Layanan Kesehatan Gratis 1446 H
Rumah Sehat BAZNAS NTB Melaksanakan Program Ramadhan Sehat Bercahaya, Layanan Kesehatan Gratis 1446 H
Rumah Sehat BAZNAS Provinsi NTB melaksanakan Program Layanan Kesehatan Gratis di RT 01 Jeroaru Karang Kemong, Cakranegara, Mataram pada hari Minggu tanggal 09 Maret 2025 Pukul 16.00 WITA. Dalam kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Provinsi NTB berkolaborasi dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Mataram, BSMI Lobar, Yuk Ngaji Lombok dan YAKESMA. RSB NTB menugaskan 2 dokter dan 5 Perawat, dibantu juga oleh tim dari BSMI. Rangkaian kegiatan dimulai dari registrasi peserta, penyuluhan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan oleh Tim gizi BSMI. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan tanda-tanda vital oleh perawat kemudian diagnosa dan diresepkan obat oleh dokter, peserta juga mendapatkan pengecekan lab sederhana bagi yang membutuhkan. Kegiatan ini dirangkai dengan pembagian takjil dan paket sehat berupa madu. Jumlah penerima manfaat sebanyak 110 orang. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama seluruh mitra kegiatan. Adapun masalah yang dirasa peserta antara lain: Myalgia, dyspepsia, Arthritis, Hipertensi, hiperurisemia, hiperkolestrol, diabetes melitus dan ISPA. #cahayazakat? #ramadhansehatbercahaya????
BERITA11/03/2025 | Humas Baznas NTB
KAJIAN RUTIN BAKDA DZUHUR BAZNAS NTB, MEMAHAMI MAKNA DAN RUKUN PUASA RAMADHAN
KAJIAN RUTIN BAKDA DZUHUR BAZNAS NTB, MEMAHAMI MAKNA DAN RUKUN PUASA RAMADHAN
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan amil dan amilat selama bulan yang penuh berkah ini, akan di laksanakan kegiatan Pengajian Rutin Ba’da Dzuhur bertempat di Aula Kantor Baznas NTB. Hari pertama langsung diisi oleh Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said, Lc.,MA dengan Tema “Memahami Makna dan Rukun Puasa Ramadhan” Allah SWT mewajibkan umat Islam untuk berpuasa, menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa, dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga latihan untuk mengendalikan diri dari segala bentuk nafsu dan keinginan duniawi, dalam Pembukaan Ceramah beliau. Dalam konteks BAZNAS, puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi sesama, terutama mereka yang kurang beruntung, Puasa menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, yang menjadi landasan utama bagi BAZNAS NTB dalam menjalankan tugasnya. Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan membantu sesama, melalui zakat, infak, dan sedekah, Sebagai lembaga yang mengelola zakat, BAZNAS NTB melihat puasa sebagai sarana untuk membersihkan harta dan jiwa, sehingga zakat yang dikeluarkan menjadi lebih berkah dan bermanfaat. Salah Satu Rukun Puasa Ramadan dan Implementasinya yaitu niat dan menahan diri, mengajarkan kita tentang pentingnya keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah, Niat yang tulus akan mendorong kita untuk menjalankan puasa dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Selain rukun puasa, kita juga perlu memperhatikan syarat wajib puasa, yaitu: Islam Baligh (dewasa) Berakal sehat Mampu (tidak sakit atau dalam perjalanan jauh) Sebagai Ketua Baznas NTB, saya mengajak seluruh masyarakat NTB untuk memanfaatkan bulan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita tingkatkan ibadah kita, perbanyak sedekah, dan saling berbagi kepada sesama. Sebelum mengakhiri ceramah, Ketua Baznas NTB menyampaikan Hikmah Puasa Ramadan bagi Kepedulian Sosial : Puasa melatih kita untuk merasakan penderitaan orang lain, sehingga tumbuh rasa empati dan keinginan untuk membantu Ramadan mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, yang merupakan nilai-nilai luhur dalam Islam Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadan ini dan menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
BERITA04/03/2025 | Humas Baznas NTB
Program ZCD BAZNAS Kembangkan Ekonomi Perempuan  dengan Kerajinan Kain Adat
Program ZCD BAZNAS Kembangkan Ekonomi Perempuan dengan Kerajinan Kain Adat
Program Zakat Community Development (ZCD) memberikan dampak positif bagi perempuan di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Ibu Salma dan ibu-ibu lainnya yang tergabung dalam ZCD aktif memintal benang menggunakan alat tradisional orofoe. Benang yang telah direndam dengan kanji ini kemudian dikaitkan dan siap untuk ditenun menjadi kain adat yang bernilai tinggi. Program ZCD ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan perekonomian perempuan desa melalui pemberdayaan. Para peserta program diajarkan teknik-teknik tradisional dalam pembuatan kain adat, yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Produk kain yang dihasilkan dari proses tersebut kini dapat dijual di pasar lokal, memberikan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Pemberdayaan ekonomi perempuan ini menjadi salah satu fokus utama program ZCD yang berjalan di Kabupaten Ende. Melalui keterampilan yang diperoleh, diharapkan para perempuan dapat mandiri secara ekonomi dan berperan lebih aktif dalam pembangunan komunitas mereka.
BERITA03/03/2025 | Baznas RI
BAZNAS Adakan Program Isbat Nikah untuk 100 Pasangan di Purwakarta
BAZNAS Adakan Program Isbat Nikah untuk 100 Pasangan di Purwakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) DKM Al-Anwar, Pengadilan Agama Purwakarta, dan Dinas Dukcapil Purwakarta, menyelenggarakan Isbat Nikah bagi 100 pasangan suami istri dari seluruh Desa se-Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat baru baru ini. Program ini bertujuan untuk membantu pasangan yang belum tercatat secara resmi dalam administrasi negara serta memberikan kepastian hukum terhadap status pernikahan mereka. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Achmad Ridwan, S.E., M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiwati, M.E., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, H. Hanif Hanafi, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, Ketua UPZ DKM Masjid Al-Anwar GCNI, M. Ahmad Adi Nayadi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. "Banyak fakir miskin tidak punya surat nikah karena nikah sirri, tidak ke KUA sehingga tidak punya surat, dengan acara ini mereka akan punya surat nikah, Isbat nikah bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi juga jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka, seperti akses terhadap dokumen kependudukan, layanan kesehatan, dan pendidikan bagi anak-anak mereka. BAZNAS hadir untuk memastikan kesejahteraan umat dalam berbagai aspek kehidupan,” ujar Nadratuzzaman. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk kesuksesan program ini. “Kami mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara BAZNAS, Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, serta UPZ DKM Al-Anwar dalam menyelenggarakan program ini. Dengan sinergi yang baik, kita dapat memperluas manfaat program isbat nikah dan membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Selain manfaat administratif, program isbat nikah juga memberikan ketenangan bagi pasangan suami istri dalam menjalani kehidupan berumah tangga “Banyak pasangan yang telah lama menikah tetapi belum memiliki dokumen resmi. Hal ini bisa menjadi kendala di kemudian hari, terutama dalam hal warisan, status hukum anak, serta keperluan administrasi lainnya. Dengan adanya program ini, mereka kini dapat memiliki kepastian hukum yang jelas,” jelas Nadratuzzaman. Di akhir sambutannya, beliau mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam program-program sosial yang dijalankan oleh BAZNAS. “BAZNAS terus berupaya memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung program-program ini agar semakin banyak saudara-saudara kita yang terbantu dan memperoleh hak-hak mereka dengan lebih mudah,” tutupnya. Selain prosesi sidang isbat nikah bagi 100 pasang peserta suami-istri, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan simbolis dokumen pernikahan kepada lima pasangan, serta penghargaan kepada KUA Kecamatan Darangdan atas peran aktifnya dalam membantu masyarakat mendapatkan hak-hak administratif yang sah. Program Isbat Nikah ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui solusi administratif yang berdampak langsung. BAZNAS akan terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program yang bermanfaat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh Indonesia. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purwakarta, Camat Darangdan, Kepala desa se-Kecamatan Darangdan, Kapolsek Darangdan, Danramil Darangdan, serta tamu undangan lainnya.
BERITA03/03/2025 | Baznas RI
Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah
Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah
BAZNAS RI bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) berkolaborasi dalam mendorong investasi berbasis syariah yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial melalui filantropi. Kolaborasi ini tercermin dalam kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah yang digelar di Gedung BEI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Acara ini merupakan bagian dari upaya edukasi pasar modal dalam menyambut Ramadan 1446 Hijriah. Hampir 100 peserta hadir dalam kegiatan ini, termasuk kader muda BAZNAS, investor, akademisi, dan masyarakat umum. Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang selaras dengan prinsip syariah. Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI, Andrian Johnson, menekankan bahwa pasar modal syariah memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia. "Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang investasi yang menguntungkan, sesuai dengan prinsip syariah, dan sekaligus berdampak sosial melalui inisiatif seperti zakat dan sedekah saham," ujar Andrian. Ia menambahkan, investasi berbasis syariah memberikan peluang bagi umat Islam untuk mengembangkan harta dengan cara yang sesuai dengan ajaran Islam. "Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya investasi yang halal dan berkah. Dengan semakin banyaknya investor yang memahami konsep sedekah dan zakat, maka semakin besar pula dampak positif yang bisa kita ciptakan untuk kemaslahatan umat," lanjutnya. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan dari pakar Henan Putihrai Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia mengenai tren pasar modal, prospek investasi, serta dasar-dasar pasar modal syariah. Selain itu, pakar dari Henan Sekuritas juga membagikan teknik analisis saham, baik fundamental maupun teknikal, serta penggunaan platform online trading HPX Syariah. Sementara itu, pakar dari BAZNAS RI membahas peran filantropi dalam pasar modal syariah dan dampaknya bagi kesejahteraan sosial. Sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang diberikan, peserta juga berkesempatan untuk melakukan praktik transaksi saham syariah serta membuka rekening efek secara serentak, guna mendorong keterlibatan aktif dalam investasi berbasis syariah. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pasar modal tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga memiliki dimensi kesejahteraan sosial. Dengan adanya inisiatif seperti zakat dan sedekah saham, masyarakat dapat berinvestasi sekaligus berbagi manfaat bagi sesama. Ke depan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Sekuritas berkomitmen untuk terus mengembangkan program edukasi dan kampanye agar semakin banyak masyarakat yang memahami serta memanfaatkan investasi syariah secara inklusif dan berkelanjutan.
BERITA25/02/2025 | Baznas RI
BAZNAS RI dan Adira Finance Syariah Wujudkan Pemberdayaan Mustahik Melalui Program ZAuto
BAZNAS RI dan Adira Finance Syariah Wujudkan Pemberdayaan Mustahik Melalui Program ZAuto
Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu yang memiliki keterampilan di bidang otomotif di Bekasi. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Adira Finance Syariah meresmikan program ZAuto. Program ini ditujukan bagi mereka yang ingin mengembangkan usaha bengkel motor dan mendapatkan pelatihan mekanik bersertifikasi. Peresmian program ini dilaksanakan di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Head of Syariah Adira Finance Syariah H. Yusron, SE. MBA, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi, H. Agus. Program ZAuto telah berjalan sejak tahun 2021 hingga 2024 dengan membantu 433 mustahik di berbagai daerah. Pada tahun 2025, target penerima manfaat bertambah dengan rencana pemberian bantuan kepada 180 mustahik baru yang ingin mengembangkan usaha di sektor otomotif. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa program ini bertujuan membuka lapangan kerja baru dan memberikan kesempatan kepada masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui usaha mikro dan kecil. "Alhamdulillah ini merupakan bengkel ZAuto terbesar yang diresmikan, berkolaborasi dengan Adira Finance Syariah. Program ini juga menyediakan pelatihan mekanik dengan sertifikasi standar showroom bengkel resmi bersama PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), serta menanamkan jiwa wirausaha yang jujur, kreatif, tangguh, dan mandiri melalui dukungan pemasaran digital," ujar Kiai Noor beberapa waktu lalu. Selain memberikan pelatihan teknis, program ZAuto juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan para penerima manfaat dan membantu mereka memiliki aset produktif, sehingga bisnis mereka dapat berkembang secara berkelanjutan. "Sebagai hasil dari program ini, diharapkan terbentuk korporasi skala mikro yang dimiliki bersama oleh penerima manfaat melalui pemberdayaan komunitas," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa strategi pemasaran berbasis digital akan terus dikembangkan guna memperluas jaringan usaha para mustahik. Selain itu, program ini juga akan memperkenalkan diversifikasi usaha agar semakin banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh para peserta. "Program ZAuto dijalankan berdasarkan tiga prinsip utama. Amanah dan Bertanggung Jawab, di mana setiap usaha yang dijalankan harus sesuai dengan prinsip syariah, regulasi, manajerial, dan proses yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya. Sementara itu, Head of Syariah Adira Finance, H. Yusron, SE. MBA, menuturkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program ini dapat membantu mustahik dalam mengembangkan usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara lebih luas. "Inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan. Di samping itu, bantuan ini sejalan dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam memasuki era bonus demografi di Indonesia. Dengan dukungan ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di berbagai wilayah. Terima kasih kepada BAZNAS RI atas sinergi yang terjalin, semoga dapat terus berlanjut,” ungkap Yusron. Melalui program ini, para penerima manfaat akan mendapatkan pelatihan mekanik bersertifikasi, modal usaha, serta pendampingan dalam pemasaran melalui platform digital seperti Moservice.id. Dengan berbagai dukungan yang diberikan, diharapkan program ZAuto dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor otomotif.
BERITA25/02/2025 | Baznas RI
Rumah Sehat BAZNAS NTB Melaksanakan Pemeriksaan Mata Gratis, Jaga Kesehatan Mata dan Jaga Masa Depan.
Rumah Sehat BAZNAS NTB Melaksanakan Pemeriksaan Mata Gratis, Jaga Kesehatan Mata dan Jaga Masa Depan.
Gerung, 22 Feb – Rumah Sehat Baznas (RSB) NTB kembali memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat. Kali ini, fokus utama diarahkan pada pemeriksaan kesehatan mata khusus bagi santri. Layanan ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai masalah mata seperti rabun jauh, rabun dekat hingga penyakit mata serius lainnya. Kegiatan ini serentak di 23 titik Rumah Sehat Baznas seluruh Indonesia, di RSB Baznas NTB berlokasi di dua tempat yaitu Pondok Pesantren Islahul Ittihad Lombok Tengah dan Boarding School Mu'allimin Muhammadiyah Lombok Barat dengan jumlah peserta total 370 pasien baik tenaga pengajar dan santri. Ratusan Santri dan Ustadz Pondok Pesantren memeriksakan mata dan mendapatkan Kaca Mata Gratis untuk anak-anak yang bermasalah baik minus dll dari RSB Baznas NTB pada sabtu-minggu (22-23 Feb 2025) di wilayah Kab.Lombok Barat dan Lombok Tengah. Selain kegiatan pemeriksaan mata gratis peserta juga mendengarkan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan Mata oleh dr. Hari selaku Penanggung Jawab Klinik Rumah Sehat Baznas (RSB) Provinsi NTB ."Pemeriksaan mata sangat penting, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan," ujar dr.Hari "Dengan deteksi dini, kita dapat mencegah terjadinya gangguan penglihatan yang lebih serius di kemudian hari." Dr Hari juga menyampaikan apresiasi dan besar harapannya dengan program Kesehatan mata Rumah Sehat BAZNAS yang serentak dilaksanakan 23 titik "Kami berharap dengan adanya program ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata," tambah dr hari "Sehingga, produktivitas dan kualitas hidup mereka dapat meningkat."
BERITA24/02/2025 | Humas Baznas NTB
Balai Ternak Baznas Tambah 30 Ekor Domba untuk Kurban 2025
Balai Ternak Baznas Tambah 30 Ekor Domba untuk Kurban 2025
Balai Ternak Baznas Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Mutilan, Kabupaten Magelang, telah mempersiapkan penambahan 30 ekor domba untuk kurban tahun 2025. Domba-domba tersebut memiliki bobot rata-rata 57-60 kg dan dirawat secara optimal untuk memastikan kualitas terbaik. Menurut Kepala Balai Ternak, domba-domba ini diberi pakan berkualitas tinggi dan mendapatkan perawatan intensif dari tim kesehatan hewan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa domba-domba berada dalam kondisi prima saat waktu kurban tiba. Selain itu, Balai Ternak Baznas Berkah Barokah Farm berharap bahwa upaya ini dapat memenuhi kebutuhan kurban masyarakat dengan hewan-hewan berkualitas tinggi. Kegiatan ini juga diharapkan memberikan berkah dan manfaat bagi yang berkurban. Masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kurban ini sebagai momentum kebersamaan dan kepedulian sosial yang lebih besar.
BERITA23/02/2025 | Baznas RI
Tarhib Ramadhan 1446 H, BAZNAS Provinsi NTB Gelar Khataman Al-Quran dan Tausyah
Tarhib Ramadhan 1446 H, BAZNAS Provinsi NTB Gelar Khataman Al-Quran dan Tausyah
Mataram, 21 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB hari ini menyelenggarakan acara Khataman Al-Quran dan Tarhib Ramadan 1446 Hijriah, bertempat di Aula Kantor Baznas Provinsi NTB. Acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain: Khataman Al-Quran bersama para Pimpinan Tamu Undangan dan Para Amil/Amilat, Sambutan dari Ketua Baznas NTB, dan Tausiyah/Ceramah agama beserta Doa khatam Al-Quran dan doa menyambut Ramadhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. "Kami mengajak seluruh keluarga Baznas Kab/Kota Se-NTB untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara yang penuh berkah ini," kata Ketua Baznas NTB Bapak Dr.TGH.Muhammad Said Lc.,MA. "Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat lebih memahami makna Al-Quran, serta mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya." Selain itu, acara ini juga menjadi momentum bagi Baznas NTB untuk menyampaikan informasi mengenai program-program Ramadhan yang akan dilaksanakan, serta mengajak masyarakat untuk menunaiakn Zakat,Infak dan Sedekah dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan. "Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan," lanjut Drs.TGH.Munajib Kholid dalam kesempatan ini mengisi Tausyah. "Mari kita manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi kepada sesama, sehingga kita dapat meraih keberkahan Ramadhan yang hakiki." Beliau menjabarkan tentang Keutamaan Bulan Ramadhan yaitu sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri kita. Mari kita isi hari-hari Ramadhan dengan berbagai amal kebaikan salah satunya dengan memperbanyak sedekah, Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini.alhamdulillah acara di tutup dengan Doa khatam Al-Quran dan doa menyambut Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, "Apabila telah tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah setan-setan." (HR. Bukhari dan Muslim)
BERITA21/02/2025 | Humas Baznas NTB
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat