WhatsApp Icon
Turun Langsung ke Kekeri, Pimpinan BAZNAS NTB Salurkan Bantuan Mustahik Tetap

LOMBOK BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat program jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Langkah nyata ini ditunjukkan langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi BAZNAS NTB yang turun langsung ke tengah masyarakat di tingkat desa.

Pada Jumat (26/6/2026), Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., bersama Wakil Ketua IV, H. Ahmad Rusli, S.Ag., melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran mereka bertujuan untuk menyalurkan secara langsung bantuan dalam program Mustahik Tetap kepada warga setempat.

Program Mustahik Tetap merupakan salah satu program unggulan BAZNAS NTB yang bersifat reguler dan berkelanjutan. Program ini dirancang khusus untuk memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan pokok bulanan bagi kelompok masyarakat fakir dan miskin yang sudah tidak produktif, seperti lansia terlantar dan penyandang disabilitas.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS NTB mendatangi langsung kediaman dua warga penerima manfaat, yaitu Inak Janipa dan Inak Amisa. Kehadiran para pimpinan ini disambut dengan suasana haru dan penuh rasa syukur dari kedua mustahik tetap tersebut. Ikut mendampingi juga kades kekeri dan tokoh agama setempat.

Moment ini digunakan ketua BAZNAS untuk mendoakan para muzaki yg sudah menunaikan ZIS-nya dan diaminkan oleh penerima manfaat. Suasana khidmat dan penuh berkah begitu terasa saat doa bersama tersebut dipanjatkan langsung di kediaman warga.

Di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan, Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini sangat penting untuk memastikan prinsip "3A" BAZNAS (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) berjalan dengan tepat di tingkat tapak.

"Kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki benar-benar sampai ke tangan yang tepat, seperti halnya kepada Inak Janipa dan Inak Amisa hari ini. Menjumpai para mustahik secara langsung di Desa Kekeri ini juga menjadi cara kami untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga," ujar Dr. Lalu Muhammad Iqbal.

Wakil Ketua IV BAZNAS NTB, H. Ahmad Rusli, S.Ag., yang mendampingi dalam kegiatan ini turut memastikan proses administrasi dan penyerahan di lapangan berjalan dengan lancar dan tertib, serta selaras dengan komitmen akurasi data penerima manfaat yang bersinergi dengan perangkat desa setempat.

Aksi blusukan dan kepedulian dari pimpinan BAZNAS NTB ini mendapat apresiasi mendalam dari warga serta jajaran Pemerintah Desa Kekeri. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat meringankan beban dapur dan menjaga stabilitas ekonomi harian para penerima manfaat di wilayah tersebut.

26/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas NTB
Lestarikan Budaya dan Berbagi Sesama: BAZNAS NTB Hadiri Tradisi Bejango Bliq ke-15 dan Penyerahan Santunan Jompo di Lombok Timur

LOMBOK TIMUR — Dalam upaya mendukung pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sekaligus wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) turut hadir dalam perhelatan Budaya Songak "Bejango Bliq" ke-15 dan Ritual Budaya "Bubur Putiq" yang diselenggarakan di Desa Songak, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat (26/06/2026).

Kehadiran BAZNAS NTB dalam acara adat kebanggaan masyarakat ini diwakili oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. L. ABD. Muhyi Abidin, M.A., yang hadir secara khusus mewakili Ketua BAZNAS Provinsi NTB.

Acara kebudayaan yang sarat akan makna spiritual dan kekeluargaan ini berlangsung khidmat dan meriah, serta turut dihadiri oleh jajaran tamu kehormatan. Di antaranya adalah Kepala Dinas (Kadis) Provinsi NTB, jajaran Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur, Kapolsek Sakra, Kepala Desa Songak, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga sekitar yang antusias memadati lokasi acara.

Tradisi Bejango Bliq dan Bubur Putiq tidak hanya sekadar ritual adat tahunan, melainkan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi. Semangat gotong royong warga semakin terasa dengan dirangkaikannya acara ini dengan Pemberian Santunan Jompo bagi para lansia prasejahtera di lingkungan Desa Songak.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. L. ABD. Muhyi Abidin, M.A., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya acara pelestarian budaya yang bernafaskan Islam ini.

"Mewakili Bapak Ketua BAZNAS NTB, kami sangat mengapresiasi masyarakat dan para tokoh di Desa Songak yang tetap teguh menjaga tradisi leluhur melalui Bejango Bliq ini. Terlebih lagi, tradisi yang mulia ini dirangkaikan dengan penyantunan bagi orang tua kita yang sudah jompo. Ini adalah bentuk nyata perpaduan harmonis antara hablum minallah dan hablum minannas, di mana budaya lokal beriringan dengan syiar sedekah dan kepedulian," ungkap beliau.

Dr. TGH. L. ABD. Muhyi Abidin, M.A. juga menambahkan bahwa BAZNAS NTB akan terus mendukung setiap inisiatif masyarakat yang membawa dampak positif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan seperti kepolisian, pemangku adat, dan lembaga zakat adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan umat yang merata.

Melalui momentum ini, diharapkan nilai-nilai kearifan lokal di NTB tidak hanya terus hidup sebagai identitas budaya, tetapi juga menjadi wadah penggerak solidaritas sosial untuk saling membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kabupaten Lombok Timur.

26/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas NTB
Sinergi Kuat BAZNAS NTB dan Gubernur: Wujudkan Lingkungan Bersih, Rumah Layak Huni, hingga Penyaluran Bantuan di Lombok Barat

LOMBOK BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah pimpinan Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA, bersama Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Hub.Int., kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan umat melalui serangkaian agenda sosial kemasyarakatan yang digelar dalam satu hari penuh pada Kamis (25/06/2026). Rangkaian kegiatan ini difokuskan di wilayah Kabupaten Lombok Barat, dengan membawa semangat gotong royong dan pemanfaatan dana zakat yang tepat sasaran.

Kolaborasi kebaikan ini diawali dengan kegiatan Kerja Bakti Bersih Lingkungan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lalu Muhammad Iqbal bersama tim BAZNAS NTB dan warga setempat. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keasrian lingkungan, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi untuk mempererat kedekatan antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat.

Setelah kegiatan kerja bakti, agenda dilanjutkan dengan peninjauan sekaligus peletakan batu pertama dimulainya tahapan pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani). Pada kesempatan yang penuh berkah ini, bantuan Mahyani secara simbolis mulai dibangun untuk kediaman Amaq Murdah selaku mustahik penerima manfaat. Program Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di NTB. Kehadiran Gubernur NTB dalam peninjauan ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap optimalisasi dana zakat produktif yang dikelola oleh BAZNAS.

Puncak rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan Penyaluran Bantuan di Masjid Nurul Jibal Sempeni, yang berlokasi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kemakmuran masjid dan meringankan beban para mustahik di lingkungan desa tersebut.

Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pada hari ini adalah bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat dapat bertransformasi menjadi program yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan warga.

"Alhamdulillah, sinergi yang luar biasa antara BAZNAS NTB dan Bapak Gubernur pada hari ini berjalan lancar. Mulai dari kepedulian terhadap lingkungan, pemenuhan hak tempat tinggal yang layak bagi Bapak Amaq Murdah, hingga bantuan untuk kemakmuran masjid di Gunungsari. Ini adalah wujud transparansi dan amanah kami bahwa dana umat benar-benar kembali untuk umat," ujarnya.

Melalui momentum ini, BAZNAS NTB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui saluran resmi. Semakin besar partisipasi masyarakat, semakin banyak pula senyum kebahagiaan yang dapat ditebarkan di seluruh penjuru Nusa Tenggara Barat.

25/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas NTb
Menyambung Harapan dari Rumah Singgah Baznas NTB di Denpasar

Denpasar, Bali — Kehadiran Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, di Rumah Singgah Baznas NTB yang berlokasi di Jl. Pulau Bacan No. 26, Sanglah, Denpasar Barat, merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.Si, yang sehari sebelumnya menegaskan pentingnya memaksimalkan pelayanan bagi warga NTB yang sedang ditimpa musibah dan menjalani perawatan medis jangka panjang di Bali.

 

Sebagai bentuk respons atas arahan tersebut, Ketua Baznas NTB bersama jajaran tim melaksanakan kunjungan kerja guna melakukan monitoring dan evaluasi layanan Rumah Singgah Baznas NTB sekaligus menyapa langsung para pasien dan keluarga pasien asal Nusa Tenggara Barat yang tengah menjalani pengobatan di RSUP Sanglah Denpasar.

 

Dalam Kunjungan nya Baznas NTB melaksanakan penandatanganan Perpanjangan Sewa Rumah Singgah Baznas NTB bersama pemilik rumah untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Penandatanganan ini menjadi bagian penting dari kunjungan kerja sebagai bentuk kepastian keberlanjutan layanan rumah singgah bagi masyarakat NTB, Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan Baznas NTB dalam memastikan layanan kemanusiaan tetap berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat NTB.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas NTB mendengarkan langsung kesaksian para penerima manfaat terkait keberadaan Rumah Singgah Baznas NTB yang dinilai sangat membantu, terutama dalam meringankan beban biaya tempat tinggal dan kebutuhan harian selama masa pengobatan.

 

Suasana haru menyelimuti kunjungan tersebut ketika Ketua Baznas NTB menyapa para keluarga pasien satu per satu. Dalam momen penuh empati, beliau memeluk keluarga pasien dan menitikkan air mata, seraya membisikkan pesan penguatan agar tidak ragu menghubungi Baznas NTB apabila menghadapi permasalahan selama berada di rumah singgah. Sikap tersebut mencerminkan kehadiran Baznas NTB yang tidak hanya memberi bantuan materiil, tetapi juga dukungan moral dan psikologis bagi para penerima manfaat.

 

Salah satu kesaksian datang dari orang tua pasien atas nama Wawan Sufianto dari Desa Mekar sari Kec. Praya Barat Lombok Tengah, Amelia Sabila yang tengah menjalani pengobatan tumor di area mata sebelah kiri. Dengan haru, ia menyampaikan bahwa keberadaan Rumah Singgah Baznas NTB sangat berarti di tengah tingginya biaya sewa kos bulanan di Denpasar, belum termasuk kebutuhan makan dan minum. Selain itu, terdapat pula pasien yang telah menempati rumah singgah selama lebih dari tiga bulan karena harus menjalani kontrol rutin, serta pasien dengan kondisi bocor jantung. Baznas NTB juga mendampingi pasien asal Pulau Sumbawa yang sedang menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Sanglah.

 

“Rumah singgah ini bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi ruang harapan bagi masyarakat NTB yang sedang berjuang untuk kesembuhan. Karena manfaatnya nyata, Baznas NTB memastikan layanan ini terus berlanjut,” ujar Ketua Baznas NTB.

 

Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan, serta menyalurkannya ke program-program yang berdampak langsung bagi mustahik, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

09/02/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS NTB RESMIKAN GERAI KOPI FILANTROPI “Z COFFEE” DI UNIVERSITAS MATARAM

Mataram, 29 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi meluncurkan gerai kopi sosial “Z Coffee” di lingkungan Universitas Mataram (Unram). Peresmian yang berlangsung pada Kamis pagi ini menandai dimulainya operasional gerai kopi yang mengusung konsep pemberdayaan dan filantropi berbasis kampus.

Gerai Z Coffee berlokasi strategis di depan Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Mataram. Lokasi ini dipilih untuk menjangkau sivitas akademika, khususnya mahasiswa, agar dapat berpartisipasi dalam gerakan sedekah dan zakat melalui produk yang berkualitas dengan mudah.

Profil Z Coffee: 

Lebih dari Sekadar Secangkir Kopi

Z Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Gerai ini merupakan terobosan BAZNAS NTB dalam menginisiasi model pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kreatif, modern, dan berkelanjutan. Setiap pembelian di Z Coffee tidak hanya memberikan kenikmatan kopi, tetapi juga berkontribusi langsung pada program-program pemberdayaan mustahik (penerima manfaat) yang dikelola BAZNAS NTB.

Konsep ini sejalan dengan semangat membangun gaya hidup filantropis, khususnya di kalangan generasi muda. Keuntungan operasional dari Z Coffee akan dialokasikan untuk mendanai berbagai program BAZNAS NTB di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan di NTB.

Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua institusi. Turut memberikan sambutan, Wakil Ketua 2 BAZNAS NTB H Zulkipli, SE, MM yang dalam pidatonya menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan ZIS.

“Kehadiran Z Coffee di Unram adalah bentuk adaptasi kami mendekati generasi milenial dan Gen-Z. Kami ingin menanamkan budaya memberi yang mudah, berdampak nyata, dan menyenangkan. Semoga ini menjadi awal dari gerai-gerai serupa di kampus-kampus lain di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 3 Universitas Mataram, Dr. Sujito, yang membidangi kemahasiswaan, menyambut hangat kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dr. Sujito menyatakan bahwa kehadiran Z Coffee sejalan dengan misi Unram untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Universitas sangat mendukung inisiatif positif yang melibatkan mahasiswa dalam semangat berbagi. Lokasinya yang di depan PKM sangat tepat, menjadi pusat aktivitas dan interaksi sosial mahasiswa. Kami berharap Z Coffee bisa menjadi ruang literasi filantropi sekaligus tempat nongkrong yang positif,” papar Dr. Sujito.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut para pejabat dan pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Mataram, yang turut menyaksikan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya gerai Z Coffee Unram.

Dengan diresmikannya Z Coffee ini, BAZNAS NTB dan Universitas Mataram berharap dapat menciptakan ekosistem kedermawanan yang dinamis di dunia pendidikan, mengubah kebiasaan konsumsi menjadi aksi sosial yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat NTB.

29/01/2026 | Kontributor: Wakil Ketua II

Berita Terbaru

BAZNAS RI dan BAZNAS NTB Salurkan 100 Paket Logistik Keluarga dan Bantuan Biaya Hidup Mengubah Duka menjadi senyum di Lombok Utara
BAZNAS RI dan BAZNAS NTB Salurkan 100 Paket Logistik Keluarga dan Bantuan Biaya Hidup Mengubah Duka menjadi senyum di Lombok Utara
Lombok Utara, 18 Juni 2025– Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses mendampingi pendistribusian 100 paket logistik keluarga dan bantuan biaya hidup bagi masyarakat membutuhkan di Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS RI yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga pra-sejahtera. Pendistribusian bantuan yang berlangsung pada pagi hari ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA, didampingi Wakil Ketua III dan Wakil Ketua IV BAZNAS NTB dan Team Divisi Kemanusiaan Baznas RI beserta Pimpinan Baznas Kab.Lombok Utara, Kehadiran beliau menunjukkan komitmen kuat BAZNAS NTB dalam memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima. Dalam sambutannya, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA, menyampaikan bahwa kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS NTB adalah wujud nyata kepedulian terhadap sesama. "Bantuan ini adalah amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kami berharap paket logistik keluarga dan bantuan biaya hidup ini dapat sedikit meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi keluarga-keluarga yang menerima," ujarnya. Pada moment yang baik ini tak lupa pula ketua Baznas NTB mendoakan muzaki didepan para penerima manfaat yang hadir, yang sudah menunaikan zakatnya melalui Baznas semoga menjadi keberkahan dan mensucikan harta lainnya, beliau juga memohon doa untuk para amil Baznas dalam mengemban amanah umat. Uniknya, penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga (door-to-door). Metode ini dipilih untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh yang berhak dan akan lebih mudah mempetakan seperti apa langkah- langkah kedepan Baznas NTB serta untuk menjalin silaturahmi, Para penerima bantuan menyambut baik kedatangan tim BAZNAS dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Paket logistik keluarga berisi kebutuhan pokok sehari-hari, sementara bantuan biaya hidup diberikan dalam bentuk uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak. Program ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi keluarga penerima untuk bangkit dan meningkatkan kesejahteraan mereka. BAZNAS RI dan BAZNAS NTB berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program serupa di masa mendatang, menjangkau lebih banyak mustahik dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA18/06/2025 | Humas Baznas NTB
BAZNAS NTB dan MUI Jalin Kerjasama: Pembinaan Muallaf Menuju Kemandirian
BAZNAS NTB dan MUI Jalin Kerjasama: Pembinaan Muallaf Menuju Kemandirian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB menggelar kegiatan kerja sama strategis dalam rangka pembinaan muallaf di Kantor MUI NTB dari tanggal 10-12 Juni 2025Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MUI Provinsi NTB, termasuk Ketua Umum Prof. H. Saiful Muslim, Wakil Ketua Umum Drs. Anang Zaenudin, Sekretaris Umum Prof. Dr. KH. Subhan Abdullah, M.Ag,serta Wakil sekretaris Drs. H. Jamiluddin,Ketua BAZNAS NTB Bapak Dr. Lalu Muhamad Iqbal, MA Dalam sambutannya ia menjelaskan bahwa pembinaan muallaf merupakan amanah penting yang telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan BAZNAS. Beliau menyampaikan juga bahwa muallaf termasuk 8 asnaf penerima zakat, Oleh karena itu, pembinaan secara intensif sangat penting agar para muallaf dapat menguatkan akidah dan mampu beradaptasi secara sosial maupun ekonomi.Ketua BAZNAS NTB juga memaparkan berbagai program unggulan yang tengah dijalankan BAZNAS NTB, di antaranya program BAZNAS NTB Makmur, BAZNAS NTB Peduli, BAZNAS NTB Takwa, BAZNAS NTB Sehat, dan BAZNAS NTB Cerdas.Pada kegiatan ini Ketua MUI NTB juga turut menyampaikan bahwa memeluk agama Islam itu mudah dan bisa dipelajari secara bertahap. Contohnya dalam melaksanakan sholat, pada awalnya memang terasa berat dan penuh tantangan. Namun, seiring waktu, ketika kita terus belajar dan membiasakan diri, sholat itu menjadi ringan dan bahkan membawa kebahagiaan yang mendalam.#baznasntb #muintb #baznasntbterpercaya #muallaf #ntb
BERITA11/06/2025 | Humas Baznas NTB
BANTUAN DANA SABILILLAH BAZNAS NTB DI MAJLIS TAKLIM SILATURAHMI DESA SETELING, LOTENG : MENGUATKAN SYIAR ISLAM
BANTUAN DANA SABILILLAH BAZNAS NTB DI MAJLIS TAKLIM SILATURAHMI DESA SETELING, LOTENG : MENGUATKAN SYIAR ISLAM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prov. NTB ikut hadir pada kegiatan Haul ke-4 Majlis Taklim Silaturrahmi binaan TGH Lalu Supardan Khalil di Aik Leneng Dusun Gule Liat, Desa Seteling, Lombok Tengah yang dihadiri langsung oleh Wakil Ketua 2 Bapak H. Zulkifli S.E, M.M Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat pada hari Kamis, 5 Juni 2025.Dalam kegiatan ini Bapak H Zulkipli menyerahkan secara langsung bantuan dana sabilillah yang diterima secara simbolis oleh Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Bapak H Maskanah, menjadi komitmen nyata BAZNAS NTB dalam membantu pembangunan dan dukungan sarana prasarana majlis taklim. " ini adalah titipan dari para Muzakki BAZNAS NTB yang kami salurkan. Mohon doakan para Muzakki agar rizki mereka semakin barokah" jelas Bapak H Zulkipli dihadapan ratusan jamaah yang hadir pada kegiatan Haul tersebut.Wakil Ketua 2 juga menyampaikan BAZNAS sebagai lembaga penyaluran zakat,infak dan sedekah orang lain. maka, kita sebagai perantara wajib untuk menyampaikannya sesuai dengan ketentuan agama dan peraturan pemerintahMelalui partisipasinya dalam berbagai kegiatan ini, Wakil Ketua II BAZNAS NTB dan seluruh jajaran menunjukkan dedikasi mereka dalam menjalankan amanah untuk memberdayakan umat melalui zakat, infak, dan sedekah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.#sabilillah #zakat #infak #sedekah
BERITA05/06/2025 | Humas Baznas NTB
PIMPINAN BAZNAS NTB HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID NURUL ISTIQOMAH DESA PENIMBUNG, SINERGI UNTUK UMAT
PIMPINAN BAZNAS NTB HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID NURUL ISTIQOMAH DESA PENIMBUNG, SINERGI UNTUK UMAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB ikut hadir pada kegiatan Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Istiqomah Desa Penimbung Kabupaten Lombok Barat yang dihadiri langsung oleh Wakil Ketua 1 Bapak Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, M.A (5 /6/ 2025)Kegiatan ini dihadiri oleh wakil ketua I BAZNAS NTB menyerahkan 100 sak semen, ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung kemakmuran masjid & mendukung pembangunan fasilitas ibadah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umatDr. TGH. Lalu Abdul Muhyi mengatakan bahwa Masjid adalah tempat ibadah untuk menjadi bekal di akhirat nanti, Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pembangunan dan menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar dan menjadi salah satu wujud dalam memakmurkan masyarakat untuk taat ibadah.Dengan dukungan berbagai pihak semoga proses pembangunan masjid istiqomah bisa berjalan dengan lancar, Amin ya rabbal alamin????#sabilillah #baznasntb #makmurkanmasjid #masjid
BERITA05/06/2025 | Humas Baznas NTB
BAZNAS NTB SALURKAN 400 SAK SEMEN DAN SATU HEWAN KURBAN (SAPI), DUKUNG HARI LINGKUNGAN HIDUP DI TPA KEBON KONGO,LOBAR
BAZNAS NTB SALURKAN 400 SAK SEMEN DAN SATU HEWAN KURBAN (SAPI), DUKUNG HARI LINGKUNGAN HIDUP DI TPA KEBON KONGO,LOBAR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prov. NTB ikut serta dalam kegiatan peringatan hari lingkungan hidup sedunia 2025 yang dihadiri langsung oleh ketua Baznas Prov. NTB bapak Dr. Lalu Muhammad Iqbal M.A di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Kebon Kongok. ia mengatakan bahwa ini menjadi salah satu komitmen kita dalam menjaga lingkungan hidup, menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidupPada kesempatan ini Baznas Prov. NTB mengambil langkah kongkrit dalam Hari Lingkungan Hidup Sedunia untuk mendukung fasilitas di wilayah TPA Baznas Prov. NTB dengan menyalurkan 400 sak semen untuk sarana keagamaan.Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Bapak Lalu Muhammad Iqbal. ia menegaskan bahwa warga telah berjasa dalam dalam penanganan sampah di wilayah kota mataram dan lombok barat. langkah kongkrit yang diambil untuk mendukung keberlanjutan yang telah dilakukan masyarakat pemberian akses jalan 750 Meter, pembangunan sumur air bersih baru bagi warga, serta pelayanan kesehatan geratisDengan adanya kolaborasi ini, bisa terus menjadi contoh baik bagi masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sekitar#harilingkunganhidup #baznasntb #lingkungan #ntb #zakat
BERITA05/06/2025 | Humas Baznas NTB
Pelantikan Pimpinan BAZNAS NTB Periode 2025-2030 oleh Gubernur NTB
Pelantikan Pimpinan BAZNAS NTB Periode 2025-2030 oleh Gubernur NTB
Kota Mataram - Pelantikan pimpinan BAZNAS Provinsi NTB periode 2025-2030 resmi dilakukan langsung oleh Dr. H. L. Muhamad Iqbal, M.SI., selaku Gubernur Nusa Tenggara Barat, pada (3/06/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Braha Bakti Praja Kantor Gubernur ini disaksikan oleh Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Pejabat Lingkup Pemprov NTB, Kanwil Kemenag NTB, Ketua MUI NTB,dan Ketua BAZNAS Se-NTB, juga tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa zakat merupakan salah satu instrumen sosial paling penting dalam ajaran Islam. Ia menilai zakat sebagai mekanisme redistribusi ekonomi yang telah terbukti mencegah terjadinya penumpukan kekayaan di satu kelompok masyarakat sejak zaman Rasulullah. “Orang boleh mengejar kekayaan sebesar apa pun, tapi 2,5 persen harus balik untuk penguatan mereka yang tertinggal,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa zakat ditujukan kepada mereka yang belum mampu bersaing secara ekonomi. Dengan pemberdayaan yang tepat, kelompok ini diharapkan tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi kelak bisa menjadi pemberi zakat. Sementara itu, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. H. Noor Achmad, M.A., menyampaikan,ucapan selamat kepada pimpinan yang baru dilantik, menekankan pentingnya integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas, serta mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan Masyarakat. Prinsip 3 Aman dalam pengelolaan zakat Baznas: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Aman Syar’i berdasarkan syariat islam, Aman Regulasi, berdasarkan pada regulasi peraturan dan Aman NKRI,” tuturnya. Selamat dan sukses atas pelantikan Bapak - Bapak sebagai Pimpinan Baznas Provinsi NTB. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan berkah
BERITA04/06/2025 | Humas Baznas NTB
Dari Kursus Mandiri hingga S2 di ANU, Haris Buktikan Mimpi Bisa Diraih
Dari Kursus Mandiri hingga S2 di ANU, Haris Buktikan Mimpi Bisa Diraih
Muhammad Haris Makarim, penerima beasiswa NU Scholarship, berhasil menembus program Master of Laws di Australian National University (ANU), Australia. Haris, yang fokus pada Hukum Tata Negara, sebelumnya berjuang sendiri dalam mempersiapkan studi di luar negeri. Titik baliknya adalah ketika ia bergabung dengan karantina NU Scholarship, sebuah kolaborasi antara BAZNAS dan PBNU. Di sana, ia tak hanya mendapat bekal teknis, tapi juga dukungan moral dan spiritual dari komunitas. Semangat kolektif ini membantunya mengatasi kemandegan dan kembali mengejar mimpinya kuliah di Australia. Setelah melalui berbagai tahapan dan dibantu agen pendidikan, Haris akhirnya diterima di ANU, kampus bergengsi di Canberra. Keberhasilan ini menegaskan peran penting NU Scholarship dalam mencetak generasi muda Indonesia yang kompeten di kancah global.
BERITA26/05/2025 | Baznas RI
"Bukti Nyata Pendayagunaan Zakat (Program ZKUP) BAZNAS NTB : Penerima Manfaat Mandiri, Berbagi Melalui Infak"
"Bukti Nyata Pendayagunaan Zakat (Program ZKUP) BAZNAS NTB : Penerima Manfaat Mandiri, Berbagi Melalui Infak"
Kisah inspiratif kembali hadir dari program pendayagunaan zakat (Program Gerobak Produktif dan Modal Usaha) , kali ini datang dari ibu Erna Wayuningsih yang berjualan di Lokasi area Masjid Agung Lombok Tengah. Dahulu merupakan bagian dari mereka yang berhak menerima uluran tangan zakat (mustahik), kini mereka membuktikan bahwa sentuhan dana zakat yang tepat sasaran mampu mengubah roda kehidupan. Berkat program pendampingan dan modal usaha yang diberikan melalui dana zakat, usahan makanan dan minumam, kini mereka telah mandiri secara ekonomi. Lebih membanggakan lagi, kemandirian ini tidak lantas membuat mereka lupa akan sesama. Dengan penuh kesadaran dan rasa syukur, ibu Erna dan penerima manfaat yang berjualan di area Masjid Agung Lombok Tengah kini aktif menunaikan infak dari hasil usaha yang selalu didampingi oleh Pembimbing Program ZKUP. Langkah mulia ini menjadi bukti nyata bahwa Dana zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menumbuhkan jiwa berbagi dan kepedulian yang berkelanjutan. "Awalnya saya hanya berpikir bagaimana usaha saya bisa berjalan lancar. Tapi setelah menerima Bantuan Gerobak dan Modal Usaha ini Penghasilan saya terus bertambah, saya jadi sadar, ini semua berkat zakat. Sekarang, kalau ada rezeki lebih, saya ikut menyisihkan untuk infak. Saya ingin apa yang saya rasakan sekarang juga bisa dirasakan oleh mustahik lain. Zakat itu memberdayakan, dan saya buktinya."ujar ibu erni Kisah ini menjadi cerminan keberhasilan program pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan jangka panjang. Bantuan zakat yang disalurkan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberikan bekal dan kesempatan bagi mustahik untuk bangkit, berdikari, dan pada akhirnya, turut berkontribusi dalam kebaikan. Langkah ibu erni dalam menunaikan infak adalah bukti konkret bahwa program pendayagunaan zakat mampu menciptakan siklus kebaikan. Dana zakat yang awalnya diterima, kini berputar kembali menjadi kebaikan melalui infak yang mereka salurkan. Ini adalah wujud nyata dari harapan bahwa setiap mustahik, dengan pendampingan yang tepat, dapat menjadi agen perubahan. Kisah inspiratif ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk mendukung program pendayagunaan zakat, serta menginspirasi para mustahik lainnya untuk terus berjuang meraih kemandirian dan meneladani semangat berbagi. Pendayagunaan zakat yang efektif bukan hanya mengangkat derajat ekonomi, tetapi juga menumbuhkan karakter mulia.
BERITA23/05/2025 | Humas Baznas NTB
BAZNAS Dukung Sinergi Panen dan Ternak di Mandiri Barokah untuk Penuhi Nutrisi Kambing
BAZNAS Dukung Sinergi Panen dan Ternak di Mandiri Barokah untuk Penuhi Nutrisi Kambing
BAZNAS turut berperan aktif dalam memberdayakan Kelompok ternak Mandiri Barokah di Desa Trenggalek melalui bantuan pelatihan dan peralatan. Hal ini mendorong kelompok ternak untuk berinovasi dalam memenuhi kebutuhan pakan dengan memanfaatkan potensi lokal, salah satunya adalah menjalin kerjasama dengan petani setempat, termasuk Pak Darwan, untuk mengambil sisa panen kacang tanah (rendeng). Sistem pertukaran yang saling menguntungkan ini, baik berupa pupuk maupun pembayaran, tidak hanya memastikan ketersediaan pakan bagi 279 kambing mereka, tetapi juga memperkuat hubungan antar pelaku pertanian. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan Kelompok Mandiri Barokah secara berkelanjutan. Pakan yang diperoleh dari lahan tetangga ini dapat ditukar dengan pupuk atau dibayar sesuai kesepakatan bersama. Hasil rendeng tersebut nantinya akan diberikan untuk kambing mereka, yang terdiri dari pejantan lokal, induk, anak kambing, dan bakalan jantan. Pendekatan ini tidak hanya menjaga ketahanan pakan ternak, tetapi juga mempererat hubungan antara peternak dan petani lokal.
BERITA19/05/2025 | Baznas RI
Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung
Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung
Di Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung, Jawa Barat, di tengah budaya santri yang gemar mengaji dan menikmati kopi, muncul Z-Coffee, sebuah kedai kopi yang lebih dari sekadar tempat minum. Kedai ini dikelola oleh Rizki dan Safrizal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi kaum dhuafa (mustahik) yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program ini, BAZNAS menunjukkan kesungguhannya dalam mengubah penerima zakat menjadi pemberi zakat (muzakki) melalui cara yang nyata, terukur, dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat. Z-Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Kedai ini terwujud berkat semangat kemandirian ekonomi, hasil dari pelatihan, bimbingan, dan modal usaha yang diberikan BAZNAS kepada mereka yang sebelumnya membutuhkan bantuan. Rizki dan Safrizal, yang dulunya adalah mustahik, kini telah menjadi pengusaha dengan omzet harian antara Rp500.000 hingga Rp700.000. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan bisnis, tetapi juga efektivitas program pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal yang dijalankan oleh BAZNAS. Program Z-Coffee menjadi contoh inspiratif bagaimana dana zakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi umat jika dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Kebiasaan ngopi yang kuat di kalangan santri dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang berharga. Dengan pendekatan ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mengajarkan keterampilan berusaha, memberdayakan mustahik agar mandiri secara ekonomi, dan bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Keberadaan Z-Coffee di lingkungan kampus UNINUS tidak hanya memperkuat jaringan ekonomi syariah, tetapi juga menjadi penghubung antara kegiatan dakwah dan ekonomi. Para pelanggan tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga berkontribusi pada sistem pemberdayaan yang lebih luas. Program ini membuktikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi untuk masalah ekonomi. BAZNAS, melalui tindakan nyata seperti ini, terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan zakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mustahik di Jawa Barat menuju kemandirian, kehormatan, dan keberkahan.
BERITA07/05/2025 | Baznas RI
BAZNAS Bantu UMKM Cemilan Tulungagung Raih Kesuksesan
BAZNAS Bantu UMKM Cemilan Tulungagung Raih Kesuksesan
Dari dapur sederhana di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Azizatus Sholichah berhasil mengembangkan usaha camilan berbahan dasar ketela menjadi produk bernilai jual tinggi. Ia memproduksi klethek, camilan khas yang kini semakin diminati masyarakat. Perjalanan usahanya mengalami kemajuan signifikan setelah mendapat dukungan permodalan dari BAZNAS. Permodalan dari BAZNAS tidak hanya menjadi suntikan dana, tetapi juga pintu masuk bagi Azizatus untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar. Ia mampu membeli alat produksi yang lebih baik dan menambah kapasitas produksi. Inovasi pun dilakukan, seperti variasi rasa dan pengemasan yang menarik, membuat klethek produksinya semakin kompetitif di pasaran. Menjelang Lebaran, permintaan klethek melonjak tajam. Kapasitas produksi yang meningkat berkat dukungan BAZNAS memungkinkan Azizatus memenuhi permintaan pasar tanpa kendala. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa program permodalan dan pendampingan BAZNAS mampu mendorong usaha kecil untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas. Keberhasilan Azizatus menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Tulungagung. Peran BAZNAS dalam membina dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro terbukti efektif. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha sukses dari berbagai daerah.
BERITA06/05/2025 | Baznas RI
Silaturrahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS NTB : Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat.
Silaturrahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS NTB : Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat.
MATARAM, 16 April 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar dengan mengusung tema "Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat". Acara yang berlangsung di Aula Kantor Baznas NTB pada hari selasa 15 April 2025 ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan, Pemerintah Provinsi diwakili oleh Jajaran Biro Kesra Sekda NTB, Dewan Syariah Eksternal,para senior dan Pimpinan periode sebelumnya. Kegiatan ini menjadi momentum penting pasca Hari Raya Idul Fitri 1446H untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat Soliditas internal keluarga besar BAZNAS NTB. Tema "Fondasi Kebersamaan dalam Mengelola Zakat" diangkat sebagai penegasan bahwa kekompakan dan sinergi seluruh elemen BAZNAS NTB merupakan kunci utama dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat secara efektif dan efisien demi kesejahteraan umat di Nusa Tenggara Barat. Ketua BAZNAS NTB, Dr.TGH.Muhammad Said,Lc.,MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh keluarga besar BAZNAS. Beliau menekankan bahwa acara ini bukan hanya sekadar tradisi,tetapi merupakan jembatan yang menghubungkan visi dan misi kita untuk mengentaskan kemiskinan di NTB. "Beliau menceritakan perkembangan Pengelolaan Zakat 15 tahun yang lalu dengan pengumpulan dan fasilitas yang masih minim, sampai saat ini yang sudah mengalami perkembangan yang besar, baik dari segi pengumpulan dan dampak zakat ke seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat" ujar Dr.TGH.Muhammad Said. Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang menambah kekhusyukan suasana, dilanjutkan dengan Hikmah Halal Bihalal atau tausiyah yang disampaikan oleh Dr. TGH.L. Pattimura Farhan, M.HI. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas makna mendalam dari silaturahmi dan saling memaafkan, serta relevansinya dalam membangun tim kerja yang Solid dan berintegritas, khususnya dalam konteks pengelolaan dana umat. Suasana kehangatan dan kekeluargaan sangat terasa saat sesi sambutan dari Pimpinan Periode Sebelumnya dan ramah tamah serta saling memaafkan berlangsung. Seluruh anggota keluarga besar BAZNAS NTB saling bersalaman dan bertukar sapa, mempererat kembali ikatan persaudaraan yang telah terjalin. Kegiatan ini diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Drs.TGH. Munajib Kholid, memohon kepada Allah SWT agar senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan serta menguatkan kebersamaan BAZNAS NTB dalam menjalankan Amanah Pengelolaan Zakat. Melalui acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal ini, BAZNAS NTB semakin memantapkan komitmen untuk terus bekerja secara Profesional, Transparan, dan Akuntabel dalam mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah dari masyarakat NTB, serta mendistribusikannya kepada mereka yang berhak dengan tepat sasaran, demi mewujudkan kesejahteraan umat yang lebih baik. Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzaki dan Mustahik
BERITA16/04/2025 | Humas Baznas NTB
Apresiasi Kinerja, Presiden Prabowo: Terima Kasih BAZNAS
Apresiasi Kinerja, Presiden Prabowo: Terima Kasih BAZNAS
Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah meningkatkan kesejahteraan umat dan membantu pemerintah melalui program-program unggulannya. Hal itu disampaikan dalam acara Zakat Istana 2025 oleh Presiden dan Wakil Presiden, diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/03/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. bersama Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., beserta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. “Saya ucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI karena peran pentingnya dalam membantu pemerintah untuk mensejahterahkan masyarakat,” ujar Presiden Prabowo. Menurut Presiden Prabowo, peran penting BAZNAS ini tidak hanya diakui di dalam negeri tetapi juga ke luar negeri, seperti peran BAZNAS dalam membantu saudara-saudara Muslim di Palestina. "Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS,” ucap Presiden Prabowo. Menurut Prabowo, menjelang lebaran 2025 ini masih banyak masyarakat yang tidak bisa mudik karena kesulitan ekonomi dan berjuang untuk kelangsungan hidup. Dengan membayar zakat, Presiden berharap dapat membantu meringankan beban hidup mereka. “Tentunya masih banyak saudara-saudara kita yang mengalami masa sulit dan berjuang untuk kelangsungan hidupnya, jadi mari berdoa untuk mereka dan ulurkan tangan kepada mereka dengan berzakat, berinfak dan sedekah,” ucapnya. Menurut Presiden Prabowo, “Karena dengan berzakat, kita dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas semua karunia yang telah diberikan-Nya, dengan berzakat kita dapat berbagi untuk meringankan beban hidup mereka.” “Berzakat merupakan cerminan gotong-royong, mengurangi ketimpangan sosial dan pemerataan kesejahterana sosial. Semoga zakat yang kita keluarkan, amal ibadah kita dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” katanya. Terakhir, Presiden Prabowo meminta agar penyaluran zakat yang dilakukan BAZNAS dapat dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. “Penyaluran zakat harus dilakukan transparan dan efektif dan harus sampai pada mereka yang membutuhkan,” tambahnya. Turut hadir dalam acara ini jajaran menteri Kabinet Merah Putih antara lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pariwisata Widyawati Wardhana, MenpanRB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifulah Yusuf, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkopolkam Budi Gunawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, serta jajaran TNI, Polri.
BERITA28/03/2025 | HUMAS
Keluarga Besar BAZNAS Provinsi NTB Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an
Keluarga Besar BAZNAS Provinsi NTB Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an
Dalam rangka memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an, Keluarga Besar BAZNAS NTB menggelar acara Pengajian dan Buka Bersama di Aula Baznas NTB, pada Selasa (25/03/2025). Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini untuk meningkatkan pemahaman agama dan memberikan semangat dalam menjalani ibadah di akhir bulan Ramadhan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua Baznas NTB, Ketua dan Anggota Dewan Syariah Eksternal Baznas NTB, Dokter dan jajaran Rumah Sehat, Amil dan Amilat beserta Para Relawan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, Memperingati malam Nuzulul Quran sebagai malam yang penuh berkah, Meningkatkan pemahaman dan penghayatan umat Islam terhadap Al-Quran, Mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan Mempererat tali silaturahmi antarumat Islam. Pada acara puncaknya diisi dengan pengajian oleh Wakil Ketua IV Bapak Drs.TGH.Munajib Kholid dengan Tema : Membangkitkan Cinta Pada Al-Qur’an, dalam tausyiahnya beliau menyampaikan bahwa Al Qur’an adalah Rahmatalil ‘alamin bagi semua umat manusia. Dengan membaca Al Qur’an dapat meningkatkan iman dan takwa kepada Allah. Disamping membaca, kita juga harus belajar isi Al Qur’an yakni tahu isi kandungan ayat atau surat yang kita baca sehingga dapat menjadi penerang dan pedoman hidup. “Nuzulul Quran merupakan peristiwa diturunkannya Al-Qur’an dari Lauful Mahfud di langit ketujuh, menuju Baitul Izzah di langit dunia pada saat malam lailatul qadar di bulan suci Ramadan,” Jelas Tuan Guru. Acara ini diisi dengan rangkaian kegiatan seperti pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tausiah keagamaan, dan doa bersama. Keluarga Besar Baznas NTB yang hadir turut menyambut baik kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat serta meningkatkan semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Malam ke-27 Ramadhan adalah malam yang penuh berkah dan rahmat. Di malam ini, dipercaya turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan berdoa kepada Allah SWT.
BERITA26/03/2025 | Humas Baznas NTB
BMD Bojongrangkas Bantu Mustahik Naik Kelas di Bazar Ramadhan   
BMD Bojongrangkas Bantu Mustahik Naik Kelas di Bazar Ramadhan  
Mitra Binaan BMD Bojongrangkas Panen Cuan di Bazar Ramadhan Cibungbulang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bojongrangkas berhasil memberdayakan mitra binaannya dalam Bazar Ramadhan yang digelar di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara ini menjadi ajang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan mereka selama bulan suci. Ramainya pengunjung yang mencari takjil dan kebutuhan berbuka puasa membawa keuntungan besar bagi para pedagang. Salah satu mustahik binaan BMD Bojongrangkas, Yuni, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut. “Alhamdulillah, jualan saya laris manis. Program ini sangat membantu kami yang ingin menambah penghasilan di bulan Ramadhan,” kata Yuni, yang dengan tekun mengelola usahanya. BMD Bojongrangkas terus mendorong ekonomi umat melalui program pendampingan dan permodalan bagi usaha kecil berbasis keumatan. Dengan adanya bazar ini, para pelaku usaha diharapkan semakin berkembang dan mandiri secara finansial. Melalui dukungan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), BAZNAS memberikan peluang bagi pegiat UMKM yang bersemangat tinggi untuk pengembangan usaha mereka. Kesuksesan Yuni di Bazar Ramadhan Cibungbulang menjadi salah satu contoh nyata bahwa bantuan modal usaha bagi para pelaku UMKM dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
BERITA11/03/2025 | Baznas RI
Rumah Sehat BAZNAS NTB Melaksanakan Program Ramadhan Sehat Bercahaya, Layanan Kesehatan Gratis 1446 H
Rumah Sehat BAZNAS NTB Melaksanakan Program Ramadhan Sehat Bercahaya, Layanan Kesehatan Gratis 1446 H
Rumah Sehat BAZNAS Provinsi NTB melaksanakan Program Layanan Kesehatan Gratis di RT 01 Jeroaru Karang Kemong, Cakranegara, Mataram pada hari Minggu tanggal 09 Maret 2025 Pukul 16.00 WITA. Dalam kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Provinsi NTB berkolaborasi dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Mataram, BSMI Lobar, Yuk Ngaji Lombok dan YAKESMA. RSB NTB menugaskan 2 dokter dan 5 Perawat, dibantu juga oleh tim dari BSMI. Rangkaian kegiatan dimulai dari registrasi peserta, penyuluhan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan oleh Tim gizi BSMI. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan tanda-tanda vital oleh perawat kemudian diagnosa dan diresepkan obat oleh dokter, peserta juga mendapatkan pengecekan lab sederhana bagi yang membutuhkan. Kegiatan ini dirangkai dengan pembagian takjil dan paket sehat berupa madu. Jumlah penerima manfaat sebanyak 110 orang. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama seluruh mitra kegiatan. Adapun masalah yang dirasa peserta antara lain: Myalgia, dyspepsia, Arthritis, Hipertensi, hiperurisemia, hiperkolestrol, diabetes melitus dan ISPA. #cahayazakat? #ramadhansehatbercahaya????
BERITA11/03/2025 | Humas Baznas NTB
KAJIAN RUTIN BAKDA DZUHUR BAZNAS NTB, MEMAHAMI MAKNA DAN RUKUN PUASA RAMADHAN
KAJIAN RUTIN BAKDA DZUHUR BAZNAS NTB, MEMAHAMI MAKNA DAN RUKUN PUASA RAMADHAN
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan amil dan amilat selama bulan yang penuh berkah ini, akan di laksanakan kegiatan Pengajian Rutin Ba’da Dzuhur bertempat di Aula Kantor Baznas NTB. Hari pertama langsung diisi oleh Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said, Lc.,MA dengan Tema “Memahami Makna dan Rukun Puasa Ramadhan” Allah SWT mewajibkan umat Islam untuk berpuasa, menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa, dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga latihan untuk mengendalikan diri dari segala bentuk nafsu dan keinginan duniawi, dalam Pembukaan Ceramah beliau. Dalam konteks BAZNAS, puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi sesama, terutama mereka yang kurang beruntung, Puasa menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, yang menjadi landasan utama bagi BAZNAS NTB dalam menjalankan tugasnya. Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan membantu sesama, melalui zakat, infak, dan sedekah, Sebagai lembaga yang mengelola zakat, BAZNAS NTB melihat puasa sebagai sarana untuk membersihkan harta dan jiwa, sehingga zakat yang dikeluarkan menjadi lebih berkah dan bermanfaat. Salah Satu Rukun Puasa Ramadan dan Implementasinya yaitu niat dan menahan diri, mengajarkan kita tentang pentingnya keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah, Niat yang tulus akan mendorong kita untuk menjalankan puasa dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Selain rukun puasa, kita juga perlu memperhatikan syarat wajib puasa, yaitu: Islam Baligh (dewasa) Berakal sehat Mampu (tidak sakit atau dalam perjalanan jauh) Sebagai Ketua Baznas NTB, saya mengajak seluruh masyarakat NTB untuk memanfaatkan bulan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita tingkatkan ibadah kita, perbanyak sedekah, dan saling berbagi kepada sesama. Sebelum mengakhiri ceramah, Ketua Baznas NTB menyampaikan Hikmah Puasa Ramadan bagi Kepedulian Sosial : Puasa melatih kita untuk merasakan penderitaan orang lain, sehingga tumbuh rasa empati dan keinginan untuk membantu Ramadan mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, yang merupakan nilai-nilai luhur dalam Islam Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadan ini dan menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
BERITA04/03/2025 | Humas Baznas NTB
Program ZCD BAZNAS Kembangkan Ekonomi Perempuan  dengan Kerajinan Kain Adat
Program ZCD BAZNAS Kembangkan Ekonomi Perempuan dengan Kerajinan Kain Adat
Program Zakat Community Development (ZCD) memberikan dampak positif bagi perempuan di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Ibu Salma dan ibu-ibu lainnya yang tergabung dalam ZCD aktif memintal benang menggunakan alat tradisional orofoe. Benang yang telah direndam dengan kanji ini kemudian dikaitkan dan siap untuk ditenun menjadi kain adat yang bernilai tinggi. Program ZCD ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan perekonomian perempuan desa melalui pemberdayaan. Para peserta program diajarkan teknik-teknik tradisional dalam pembuatan kain adat, yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Produk kain yang dihasilkan dari proses tersebut kini dapat dijual di pasar lokal, memberikan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Pemberdayaan ekonomi perempuan ini menjadi salah satu fokus utama program ZCD yang berjalan di Kabupaten Ende. Melalui keterampilan yang diperoleh, diharapkan para perempuan dapat mandiri secara ekonomi dan berperan lebih aktif dalam pembangunan komunitas mereka.
BERITA03/03/2025 | Baznas RI
BAZNAS Adakan Program Isbat Nikah untuk 100 Pasangan di Purwakarta
BAZNAS Adakan Program Isbat Nikah untuk 100 Pasangan di Purwakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) DKM Al-Anwar, Pengadilan Agama Purwakarta, dan Dinas Dukcapil Purwakarta, menyelenggarakan Isbat Nikah bagi 100 pasangan suami istri dari seluruh Desa se-Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat baru baru ini. Program ini bertujuan untuk membantu pasangan yang belum tercatat secara resmi dalam administrasi negara serta memberikan kepastian hukum terhadap status pernikahan mereka. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Achmad Ridwan, S.E., M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiwati, M.E., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, H. Hanif Hanafi, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, Ketua UPZ DKM Masjid Al-Anwar GCNI, M. Ahmad Adi Nayadi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. "Banyak fakir miskin tidak punya surat nikah karena nikah sirri, tidak ke KUA sehingga tidak punya surat, dengan acara ini mereka akan punya surat nikah, Isbat nikah bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi juga jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka, seperti akses terhadap dokumen kependudukan, layanan kesehatan, dan pendidikan bagi anak-anak mereka. BAZNAS hadir untuk memastikan kesejahteraan umat dalam berbagai aspek kehidupan,” ujar Nadratuzzaman. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk kesuksesan program ini. “Kami mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara BAZNAS, Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, serta UPZ DKM Al-Anwar dalam menyelenggarakan program ini. Dengan sinergi yang baik, kita dapat memperluas manfaat program isbat nikah dan membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Selain manfaat administratif, program isbat nikah juga memberikan ketenangan bagi pasangan suami istri dalam menjalani kehidupan berumah tangga “Banyak pasangan yang telah lama menikah tetapi belum memiliki dokumen resmi. Hal ini bisa menjadi kendala di kemudian hari, terutama dalam hal warisan, status hukum anak, serta keperluan administrasi lainnya. Dengan adanya program ini, mereka kini dapat memiliki kepastian hukum yang jelas,” jelas Nadratuzzaman. Di akhir sambutannya, beliau mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam program-program sosial yang dijalankan oleh BAZNAS. “BAZNAS terus berupaya memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung program-program ini agar semakin banyak saudara-saudara kita yang terbantu dan memperoleh hak-hak mereka dengan lebih mudah,” tutupnya. Selain prosesi sidang isbat nikah bagi 100 pasang peserta suami-istri, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan simbolis dokumen pernikahan kepada lima pasangan, serta penghargaan kepada KUA Kecamatan Darangdan atas peran aktifnya dalam membantu masyarakat mendapatkan hak-hak administratif yang sah. Program Isbat Nikah ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui solusi administratif yang berdampak langsung. BAZNAS akan terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program yang bermanfaat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh Indonesia. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purwakarta, Camat Darangdan, Kepala desa se-Kecamatan Darangdan, Kapolsek Darangdan, Danramil Darangdan, serta tamu undangan lainnya.
BERITA03/03/2025 | Baznas RI
Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah
Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah
BAZNAS RI bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) berkolaborasi dalam mendorong investasi berbasis syariah yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial melalui filantropi. Kolaborasi ini tercermin dalam kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah yang digelar di Gedung BEI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Acara ini merupakan bagian dari upaya edukasi pasar modal dalam menyambut Ramadan 1446 Hijriah. Hampir 100 peserta hadir dalam kegiatan ini, termasuk kader muda BAZNAS, investor, akademisi, dan masyarakat umum. Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang selaras dengan prinsip syariah. Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI, Andrian Johnson, menekankan bahwa pasar modal syariah memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia. "Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang investasi yang menguntungkan, sesuai dengan prinsip syariah, dan sekaligus berdampak sosial melalui inisiatif seperti zakat dan sedekah saham," ujar Andrian. Ia menambahkan, investasi berbasis syariah memberikan peluang bagi umat Islam untuk mengembangkan harta dengan cara yang sesuai dengan ajaran Islam. "Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya investasi yang halal dan berkah. Dengan semakin banyaknya investor yang memahami konsep sedekah dan zakat, maka semakin besar pula dampak positif yang bisa kita ciptakan untuk kemaslahatan umat," lanjutnya. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan dari pakar Henan Putihrai Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia mengenai tren pasar modal, prospek investasi, serta dasar-dasar pasar modal syariah. Selain itu, pakar dari Henan Sekuritas juga membagikan teknik analisis saham, baik fundamental maupun teknikal, serta penggunaan platform online trading HPX Syariah. Sementara itu, pakar dari BAZNAS RI membahas peran filantropi dalam pasar modal syariah dan dampaknya bagi kesejahteraan sosial. Sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang diberikan, peserta juga berkesempatan untuk melakukan praktik transaksi saham syariah serta membuka rekening efek secara serentak, guna mendorong keterlibatan aktif dalam investasi berbasis syariah. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pasar modal tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga memiliki dimensi kesejahteraan sosial. Dengan adanya inisiatif seperti zakat dan sedekah saham, masyarakat dapat berinvestasi sekaligus berbagi manfaat bagi sesama. Ke depan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Sekuritas berkomitmen untuk terus mengembangkan program edukasi dan kampanye agar semakin banyak masyarakat yang memahami serta memanfaatkan investasi syariah secara inklusif dan berkelanjutan.
BERITA25/02/2025 | Baznas RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat.

Lihat Daftar Rekening →