Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung
07/05/2025 | Penulis: Baznas RI
SantriBerdaya
Di Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung, Jawa Barat, di tengah budaya santri yang gemar mengaji dan menikmati kopi, muncul Z-Coffee, sebuah kedai kopi yang lebih dari sekadar tempat minum. Kedai ini dikelola oleh Rizki dan Safrizal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi kaum dhuafa (mustahik) yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program ini, BAZNAS menunjukkan kesungguhannya dalam mengubah penerima zakat menjadi pemberi zakat (muzakki) melalui cara yang nyata, terukur, dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat.
Z-Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Kedai ini terwujud berkat semangat kemandirian ekonomi, hasil dari pelatihan, bimbingan, dan modal usaha yang diberikan BAZNAS kepada mereka yang sebelumnya membutuhkan bantuan. Rizki dan Safrizal, yang dulunya adalah mustahik, kini telah menjadi pengusaha dengan omzet harian antara Rp500.000 hingga Rp700.000. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan bisnis, tetapi juga efektivitas program pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal yang dijalankan oleh BAZNAS.
Program Z-Coffee menjadi contoh inspiratif bagaimana dana zakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi umat jika dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Kebiasaan ngopi yang kuat di kalangan santri dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang berharga. Dengan pendekatan ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mengajarkan keterampilan berusaha, memberdayakan mustahik agar mandiri secara ekonomi, dan bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
Keberadaan Z-Coffee di lingkungan kampus UNINUS tidak hanya memperkuat jaringan ekonomi syariah, tetapi juga menjadi penghubung antara kegiatan dakwah dan ekonomi. Para pelanggan tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga berkontribusi pada sistem pemberdayaan yang lebih luas. Program ini membuktikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi untuk masalah ekonomi. BAZNAS, melalui tindakan nyata seperti ini, terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan zakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mustahik di Jawa Barat menuju kemandirian, kehormatan, dan keberkahan.
Berita Lainnya
Perkuat Pelayanan Pasien Rujukan, Wakil Ketua II BAZNAS NTB Kunjungi Rumah Singgah di Sanglah Bali
BAZNAS NTB RESMIKAN GERAI KOPI FILANTROPI “Z COFFEE” DI UNIVERSITAS MATARAM
SINERGI MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN UMAT, BAZNAS KAB.SUMBAWA BARAT KUNJUNGI BAZNAS PROV.NTB
Baznas NTB Perluas Edukasi ZIS, Sasar Lingkungan Kejati NTB
Perkuat Sinergi Regional: BAZNAS NTB Terima Kunjungan Silaturahmi dan Koordinasi BAZNAS Kabupaten Sumbawa
Kolaborasi Strategis: Baznas NTB dan BI Kuatkan Zakat untuk Kesejahteraan Umat

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
