WhatsApp Icon
BAZNAS NTB Sabet Dua Kali Penghargaan Bergengsi Di IFA Award

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB berhasil meraih penghargaan yang ke-2 kalinya pada ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2024 kategori "Fundraising Kemanusiaan Baznas Terbaik" yang digelar di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/12/2024). 

 

Penghargaan diterima Ketua Baznas NTB Dr.TGH. Muhammad Said,Lc.,MA beserta Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr.TGH.L.Pattimura Farhan,M.HI 

 

Ketua BAZNAS NTB Dr.TGH.Muhammad Said menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan publik kepada amilin/amilat BAZNAS NTB yang telah bekerja maksimal dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

 

"Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh amil yang telah bekerja keras menyukseskan peran BAZNAS NTB sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat NTB," ujarnya.

 

Pada kesempatan ini Wakil Ketua I Dr.TGH.Pattimura Farhan menyampaikan Penghargaan Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik menjadi sebuah bukti nyata bahwa BAZNAS NTB tetap berkomitmen dalam memegang prinsip 3A yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Menurut beliau, berbekal prinsip itu, BAZNAS berfokus dalam menjaga kepercayaan publik dengan transparansi dan akuntabilitas. Hal ini berimbas pada meningkatnya pengumpulan dan semakin banyak mustahik yang terbantu melalui program produktif BAZNAS NTB.

 

Bapak Tuan Guru menambahkan bahwa motivasi BAZNAS NTB adalah keinginan untuk memberikan manfaat maksimal kepada mustahik.

 

"Penghargaan ini semoga akan memacu kami menjadi lebih baik lagi ke depan, demi tercapainya tujuan mengentaskan kemiskinan. 

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, khususnya kepada para muzaki, munfik dan seluruh masy NTB yang sudah memberikan kepercayaan dalam menunaikan zakat,infak dan sedekahnya ke Baznas NTB.

 

 

Semoga apa yang sudah ditunaikan akan menjadi keberkahan di sisi Allah SWT dan pembersih bagimu.amin ya Rabbal alamin 

14/12/2024 | Kontributor: Humas Baznas NTB
Entaskan Kemiskinan, Baznas NTB dan Baznas Lobar Serahkan Bantuan Gerobak dan Modal

Gerung, Diskominfotik. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Propinsi NTB berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Lombok Barat menyerahkan bantuan gerobak produktif dan modal usaha bagi kelompok usaha produktif. Kegiatan ini dilaksanakan Kamis, 12 Desember 2024 di Kantor Baznas Lobar. Hadir dalam kegiatan ini Pj Sekda Lobar H. Fauzan Husniadi, kepala OPD, Wakil Ketua III Baznas Propinsi NTB, Ketua dan anggota Baznas Lombok Barat serta para penerima bantuan zakat produktif.

Ketua Baznas Lombok Barat TGH Taisir Al Azhar mengatakan bantuan ini diberikan oleh Baznas Propinsi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Bantuan yang diberikan adalah gerobak produktif dan modal usaha. Hal ini dimaksud untuk dapat membantu masyarakat agar dapat produktif. “Ini adalah bantuan zakat untuk usaha produktif dari Baznas Propinsi untuk membantu masyarakat kecil khususnya kelompok usaha produktif” ujarnya.

TGH Taisir mengatakan selain program bantuan usaha produktif, pihaknya juga banyak dibantu dan berkolaborasi dengan baznas Propinsi. Salah satunya adalah program Bantuan Rumah Layak Huni. Ia menambahkan bahwa pihak juga akan melaksanakan program serupa yaitu bantuan usaha produktif. Hal ini untuk mendukung kebijakan Pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan. “Kami akan terus bergerak untuk memberikan bantuan usaha produktif dan alhmdulillah kita sudah banyak berkolaborasi dengan baznas propinsi” ujarnya.

Wakil Ketua III Baznas NTB, Drs. H. Maad Umar, M.Pd menyampaikan, melalui program tersebut ratusan PKL diberikan gerobak dan modal usaha kepada masing-masing PKL. Saat ini jumlah yang diberikan sebanyak 20 gerobak untuk 20 usaha produktif di wilayah Lobar. Selain itu pihaknya juga telah menyalurkan bantuan gerobak kepada masyarakat secara langsung melalui komisioner baznas propinsi. Bantuan gerobak yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pedagang. Artinya, bentuk gerobak yang diberikan berbeda-beda sesuai dengan jenis jualannya. “Bantuan diberikan PKL, pedagang asongan, dan bedagang bakulan. Ini adalah yang sesuai dengan aturan atau SOP Baznas NTB,” katanya

Sementara itu Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Fauzan Husniadi mengatakan pihaknya mengapresiasi program ini. Hal tersebut karena program bantuan ini dapat mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan di Lobar. Pihaknya berharap program ini dapat terus dilaksanakan. “Semoga tahun depan jumlah bantuannya dapat ditambah sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Lobar” ujarnya. (Diskominfotik/rif/angga)

13/12/2024 | Kontributor: Humas Baznas NTB
BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat.  

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Program dan Pembinaan BAZNAS Tanggap Bencana 2025” yang diadakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (3/12/2024).  

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyoroti tingginya potensi bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi, hingga letusan gunung berapi.  

“Mitigasi bencana menjadi langkah strategis yang sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Prof. Nadra.  

Ia menambahkan, strategi penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, dalam menghadapi berbagai bencana.  

Dian Aditya Mandana Putri menjelaskan bahwa BAZNAS RI telah merumuskan tiga pilar utama dalam strategi penanganan bencana, yakni penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penyempurnaan standar layanan.  

“Ketiga pilar ini dirancang agar dapat diterapkan meskipun tidak dalam situasi darurat, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” ungkapnya.  

BAZNAS juga menjalankan sejumlah program mitigasi bencana untuk mengurangi dampak dan jumlah korban, seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman Tanggap Bencana, dan BTB Goes to School.  

“Program-program ini bertujuan mendampingi masyarakat di daerah rawan bencana agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi,” jelas Dian.  

Ia menyebutkan, program-program tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah pedesaan, bahkan beberapa desa kini mampu membantu wilayah tetangga yang terkena bencana.  

“Alhamdulillah, di beberapa wilayah program ini telah berhasil. Bahkan, masyarakat setempat mampu membentuk kelompok kerja (pokja) tanggap bencana untuk membantu desa atau kelurahan lain yang terdampak,” ujarnya.  

Hingga akhir 2024, BAZNAS RI telah menginisiasi 27 lokasi Kampung Tanggap Bencana di berbagai wilayah Indonesia.  

“Ke depan, kami berencana menambah lokasi baru sekaligus memastikan keberlanjutan program di 27 titik yang sudah ada. Tujuannya agar masyarakat lebih siap jika terjadi bencana,” tutup Dian.

10/12/2024 | Kontributor: HUMAS
Dihadiri 5.000 Peserta BAZNAS RI Tampil di Panggung Muktamar Internasional Perzakatan

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menghadiri forum The Zakat, Tax, and Customs Authority (ZATCA) Conference 2024 bertema Economic Recovery and Growth Amidst Global Challenges yang diselenggarakan di Riyadh pada Rabu malam (4/12/2024), dan dihadiri oleh 5.000 peserta dari 30 negara. 

Turut mendampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr Muchlis M.Hanafi, Lc, MA, serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI, Faisal Qosim.

Tampil dalam Sesi Panel ke-4 bertema “Comparative Perspectives on Zakat Practices Internationally”, Kiai Noor menjelaskan tentang tipologi manajemen pengelolaan zakat di Indonesia serta target zakat nasional sebesar Rp41 T, peluang dan tantangan, serta keunggulan dan kesuksesan BAZNAS RI dalam program penyaluran zakat.

“Kinerja BAZNAS dalam pengelolaan zakat nasional menunjukkan hasil yang positif. Potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun diidentifikasi dari berbagai sumber, termasuk zakat pertanian, peternakan, tabungan, pendapatan, dan zakat badan. Pada tahun 2023, penghimpunan zakat mencapai Rp32,32 triliun, dengan proyeksi pengumpulan sebesar Rp41 triliun pada tahun 2024,” ujar Kiai Noor. 

Dalam aspek penyaluran, lanjut Kiai Noor, tren pertumbuhan terus meningkat dengan fokus pada program pemberdayaan berbasis zakat. Kinerja ini mencerminkan strategi penghimpunan dan pendistribusian yang efektif, meskipun tantangan untuk meningkatkan keterlibatan muzakki masih menjadi pekerjaan yang perlu dioptimalkan.

ada kesempatan itu, Kiai Noor mengungkapkan keberhasilan Indonesia menurunkan angka kemiskinan menjadi 25,22 juta jiwa pada Maret 2024, termasuk penurunan kemiskinan ekstrem dari 6,20 persen pada 2014 menjadi 0,83 persen pada 2024, berkat berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi dana zakat.

“Zakat dimanfaatkan untuk pendayagunaan ekonomi dan pendistribusian sosial yang terintegrasi dengan kebijakan nasional, didukung Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022. Pendekatan ini menjadikan zakat sebagai alat redistribusi sekaligus pemberdayaan berkelanjutan, memberikan dampak ekonomi dan sosial signifikan bagi mustahik,” jelasnya.

Kemudian, Kiai Noor juga menjelaskan 10 Program Prioritas Nasional BAZNAS tahun 2025 mencerminkan upaya strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan holistik yang mencakup kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan sosial. 

Program seperti Rumah Sehat BAZNAS dan Rumah Layak Huni berfokus pada peningkatan kualitas hidup mustahik melalui akses kesehatan dan hunian yang layak. Dalam bidang ekonomi, program BAZNAS Microfinance, Z-Chicken, dan Z-Mart memberdayakan mustahik untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi melalui akses modal serta pendampingan usaha,” ucap dia. 

Kiai Noor melanjutkan, Santripreneur dan Beasiswa BAZNAS mencerminkan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan wirausaha. Selain itu, program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting menargetkan isu-isu mendesak untuk mengurangi angka kemiskinan dan malnutrisi secara signifikan. 

“Melalui program Desa/Kampung Zakat dan BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS juga menjangkau komunitas terpencil dan merespons krisis dengan solusi berbasis zakat yang terintegrasi. Pendekatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam menciptakan dampak berkelanjutan bagi mustahik di seluruh Indonesia,” jelas Kiai Noor.

ZATCA Conference 2024 bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang Zakat, pajak, dan bea cukai, sekaligus memberikan solusi inovatif untuk tantangan ekonomi saat ini di bidang-bidang tersebut di tengah transformasi digital yang pesat.

05/12/2024 | Kontributor: Humas Baznas NTB
BAZNAS RI Media Berperan Penting dalam Meningkatkan Kesadaran Zakat di Indonesia

Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D, mengungkapkan pentingnya peran media dalam syiar zakat. Terlebih pada era digital yang terus berkembang ini, peran media perlu diperkuat untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

"Sosial media saat ini penting agar meningkatkan kepercayaan masyarakat karena mendapat informasi berzakat dari BAZNAS," kata Prof Nadra dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS dengan Tema "Kiat Memberitakan Kegiatan Melalui Media Cetak, Media Sosial dan YouTube” disiarkan secara daring melalui BAZNAS TV, Selasa (8/10/2024).

Menurut Prof Nadra, peran media dalam menyampaikan informasi mengenai BAZNAS memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam memberi informasi bagi para calon pemberi zakat atau muzaki untuk dapat menunaikan zakatnya melalui BAZNAS.

"Maka dari itu kita perlu menyebarkan informasi terkait zakat dan peran BAZNAS di tengah masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati mengatakan, kerja kehumasan atau jurnalistik merupakan produk dari upaya melaksanakan fungsi komunikasi kepada publik atau syiar zakat.

"Dari proses kehumasan atau jurnalistik di media sangat penting. Maka kita perlu melihat atau mengetahui perspektif dari keduanya bagaimana cara media melihat fakta," kata dia.

Pihaknya menambahkan, saat ini zakat perlu disyiarkan. Sebab zakat bukan kedermawanan yang harus disembunyikan.

"Zakat ini kewajiban bagi Muzaki dan disyiarkan untuk menjadi contoh baik. Bagi amil ini adalah pertanggungjawaban dalam pengelolaannya " jelasnya.

Adapun tujuan syiar zakat yaitu pengumpulan sesuai potensi sekaligus juga untuk mendorong kebijakan keadilan sosial yang mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Kemudian literasi masyarakat penting untuk meningkatkan kesadaran dalam berzakat," pungkasnya.

08/10/2024 | Kontributor: HUMAS

Press Release Terbaru

BAZNAS NTB Sabet Dua Kali Penghargaan Bergengsi Di IFA Award
BAZNAS NTB Sabet Dua Kali Penghargaan Bergengsi Di IFA Award
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB berhasil meraih penghargaan yang ke-2 kalinya pada ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2024 kategori "Fundraising Kemanusiaan Baznas Terbaik" yang digelar di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/12/2024). Penghargaan diterima Ketua Baznas NTB Dr.TGH. Muhammad Said,Lc.,MA beserta Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr.TGH.L.Pattimura Farhan,M.HI Ketua BAZNAS NTB Dr.TGH.Muhammad Said menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan publik kepada amilin/amilat BAZNAS NTB yang telah bekerja maksimal dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. "Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh amil yang telah bekerja keras menyukseskan peran BAZNAS NTB sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat NTB," ujarnya. Pada kesempatan ini Wakil Ketua I Dr.TGH.Pattimura Farhan menyampaikan Penghargaan Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik menjadi sebuah bukti nyata bahwa BAZNAS NTB tetap berkomitmen dalam memegang prinsip 3A yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Menurut beliau, berbekal prinsip itu, BAZNAS berfokus dalam menjaga kepercayaan publik dengan transparansi dan akuntabilitas. Hal ini berimbas pada meningkatnya pengumpulan dan semakin banyak mustahik yang terbantu melalui program produktif BAZNAS NTB. Bapak Tuan Guru menambahkan bahwa motivasi BAZNAS NTB adalah keinginan untuk memberikan manfaat maksimal kepada mustahik. "Penghargaan ini semoga akan memacu kami menjadi lebih baik lagi ke depan, demi tercapainya tujuan mengentaskan kemiskinan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, khususnya kepada para muzaki, munfik dan seluruh masy NTB yang sudah memberikan kepercayaan dalam menunaikan zakat,infak dan sedekahnya ke Baznas NTB. Semoga apa yang sudah ditunaikan akan menjadi keberkahan di sisi Allah SWT dan pembersih bagimu.amin ya Rabbal alamin
PRESS_RELEASE14/12/2024 | Humas Baznas NTB
Entaskan Kemiskinan, Baznas NTB dan Baznas Lobar Serahkan Bantuan Gerobak dan Modal
Entaskan Kemiskinan, Baznas NTB dan Baznas Lobar Serahkan Bantuan Gerobak dan Modal
Gerung, Diskominfotik. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Propinsi NTB berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Lombok Barat menyerahkan bantuan gerobak produktif dan modal usaha bagi kelompok usaha produktif. Kegiatan ini dilaksanakan Kamis, 12 Desember 2024 di Kantor Baznas Lobar. Hadir dalam kegiatan ini Pj Sekda Lobar H. Fauzan Husniadi, kepala OPD, Wakil Ketua III Baznas Propinsi NTB, Ketua dan anggota Baznas Lombok Barat serta para penerima bantuan zakat produktif. Ketua Baznas Lombok Barat TGH Taisir Al Azhar mengatakan bantuan ini diberikan oleh Baznas Propinsi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Bantuan yang diberikan adalah gerobak produktif dan modal usaha. Hal ini dimaksud untuk dapat membantu masyarakat agar dapat produktif. “Ini adalah bantuan zakat untuk usaha produktif dari Baznas Propinsi untuk membantu masyarakat kecil khususnya kelompok usaha produktif” ujarnya. TGH Taisir mengatakan selain program bantuan usaha produktif, pihaknya juga banyak dibantu dan berkolaborasi dengan baznas Propinsi. Salah satunya adalah program Bantuan Rumah Layak Huni. Ia menambahkan bahwa pihak juga akan melaksanakan program serupa yaitu bantuan usaha produktif. Hal ini untuk mendukung kebijakan Pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan. “Kami akan terus bergerak untuk memberikan bantuan usaha produktif dan alhmdulillah kita sudah banyak berkolaborasi dengan baznas propinsi” ujarnya. Wakil Ketua III Baznas NTB, Drs. H. Maad Umar, M.Pd menyampaikan, melalui program tersebut ratusan PKL diberikan gerobak dan modal usaha kepada masing-masing PKL. Saat ini jumlah yang diberikan sebanyak 20 gerobak untuk 20 usaha produktif di wilayah Lobar. Selain itu pihaknya juga telah menyalurkan bantuan gerobak kepada masyarakat secara langsung melalui komisioner baznas propinsi. Bantuan gerobak yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pedagang. Artinya, bentuk gerobak yang diberikan berbeda-beda sesuai dengan jenis jualannya. “Bantuan diberikan PKL, pedagang asongan, dan bedagang bakulan. Ini adalah yang sesuai dengan aturan atau SOP Baznas NTB,” katanya Sementara itu Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Fauzan Husniadi mengatakan pihaknya mengapresiasi program ini. Hal tersebut karena program bantuan ini dapat mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan di Lobar. Pihaknya berharap program ini dapat terus dilaksanakan. “Semoga tahun depan jumlah bantuannya dapat ditambah sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Lobar” ujarnya. (Diskominfotik/rif/angga)
PRESS_RELEASE13/12/2024 | Humas Baznas NTB
BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Program dan Pembinaan BAZNAS Tanggap Bencana 2025” yang diadakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (3/12/2024). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyoroti tingginya potensi bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi, hingga letusan gunung berapi. “Mitigasi bencana menjadi langkah strategis yang sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Prof. Nadra. Ia menambahkan, strategi penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, dalam menghadapi berbagai bencana. Dian Aditya Mandana Putri menjelaskan bahwa BAZNAS RI telah merumuskan tiga pilar utama dalam strategi penanganan bencana, yakni penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penyempurnaan standar layanan. “Ketiga pilar ini dirancang agar dapat diterapkan meskipun tidak dalam situasi darurat, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” ungkapnya. BAZNAS juga menjalankan sejumlah program mitigasi bencana untuk mengurangi dampak dan jumlah korban, seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman Tanggap Bencana, dan BTB Goes to School. “Program-program ini bertujuan mendampingi masyarakat di daerah rawan bencana agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi,” jelas Dian. Ia menyebutkan, program-program tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah pedesaan, bahkan beberapa desa kini mampu membantu wilayah tetangga yang terkena bencana. “Alhamdulillah, di beberapa wilayah program ini telah berhasil. Bahkan, masyarakat setempat mampu membentuk kelompok kerja (pokja) tanggap bencana untuk membantu desa atau kelurahan lain yang terdampak,” ujarnya. Hingga akhir 2024, BAZNAS RI telah menginisiasi 27 lokasi Kampung Tanggap Bencana di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depan, kami berencana menambah lokasi baru sekaligus memastikan keberlanjutan program di 27 titik yang sudah ada. Tujuannya agar masyarakat lebih siap jika terjadi bencana,” tutup Dian.
PRESS_RELEASE10/12/2024 | HUMAS
Dihadiri 5.000 Peserta BAZNAS RI Tampil di Panggung Muktamar Internasional Perzakatan
Dihadiri 5.000 Peserta BAZNAS RI Tampil di Panggung Muktamar Internasional Perzakatan
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menghadiri forum The Zakat, Tax, and Customs Authority (ZATCA) Conference 2024 bertema Economic Recovery and Growth Amidst Global Challenges yang diselenggarakan di Riyadh pada Rabu malam (4/12/2024), dan dihadiri oleh 5.000 peserta dari 30 negara. Turut mendampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr Muchlis M.Hanafi, Lc, MA, serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI, Faisal Qosim. Tampil dalam Sesi Panel ke-4 bertema “Comparative Perspectives on Zakat Practices Internationally”, Kiai Noor menjelaskan tentang tipologi manajemen pengelolaan zakat di Indonesia serta target zakat nasional sebesar Rp41 T, peluang dan tantangan, serta keunggulan dan kesuksesan BAZNAS RI dalam program penyaluran zakat. “Kinerja BAZNAS dalam pengelolaan zakat nasional menunjukkan hasil yang positif. Potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun diidentifikasi dari berbagai sumber, termasuk zakat pertanian, peternakan, tabungan, pendapatan, dan zakat badan. Pada tahun 2023, penghimpunan zakat mencapai Rp32,32 triliun, dengan proyeksi pengumpulan sebesar Rp41 triliun pada tahun 2024,” ujar Kiai Noor. Dalam aspek penyaluran, lanjut Kiai Noor, tren pertumbuhan terus meningkat dengan fokus pada program pemberdayaan berbasis zakat. Kinerja ini mencerminkan strategi penghimpunan dan pendistribusian yang efektif, meskipun tantangan untuk meningkatkan keterlibatan muzakki masih menjadi pekerjaan yang perlu dioptimalkan. ada kesempatan itu, Kiai Noor mengungkapkan keberhasilan Indonesia menurunkan angka kemiskinan menjadi 25,22 juta jiwa pada Maret 2024, termasuk penurunan kemiskinan ekstrem dari 6,20 persen pada 2014 menjadi 0,83 persen pada 2024, berkat berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi dana zakat. “Zakat dimanfaatkan untuk pendayagunaan ekonomi dan pendistribusian sosial yang terintegrasi dengan kebijakan nasional, didukung Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022. Pendekatan ini menjadikan zakat sebagai alat redistribusi sekaligus pemberdayaan berkelanjutan, memberikan dampak ekonomi dan sosial signifikan bagi mustahik,” jelasnya. Kemudian, Kiai Noor juga menjelaskan 10 Program Prioritas Nasional BAZNAS tahun 2025 mencerminkan upaya strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan holistik yang mencakup kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan sosial. Program seperti Rumah Sehat BAZNAS dan Rumah Layak Huni berfokus pada peningkatan kualitas hidup mustahik melalui akses kesehatan dan hunian yang layak. Dalam bidang ekonomi, program BAZNAS Microfinance, Z-Chicken, dan Z-Mart memberdayakan mustahik untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi melalui akses modal serta pendampingan usaha,” ucap dia. Kiai Noor melanjutkan, Santripreneur dan Beasiswa BAZNAS mencerminkan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan wirausaha. Selain itu, program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting menargetkan isu-isu mendesak untuk mengurangi angka kemiskinan dan malnutrisi secara signifikan. “Melalui program Desa/Kampung Zakat dan BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS juga menjangkau komunitas terpencil dan merespons krisis dengan solusi berbasis zakat yang terintegrasi. Pendekatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam menciptakan dampak berkelanjutan bagi mustahik di seluruh Indonesia,” jelas Kiai Noor. ZATCA Conference 2024 bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang Zakat, pajak, dan bea cukai, sekaligus memberikan solusi inovatif untuk tantangan ekonomi saat ini di bidang-bidang tersebut di tengah transformasi digital yang pesat.
PRESS_RELEASE05/12/2024 | Humas Baznas NTB
BAZNAS RI Media Berperan Penting dalam Meningkatkan Kesadaran Zakat di Indonesia
BAZNAS RI Media Berperan Penting dalam Meningkatkan Kesadaran Zakat di Indonesia
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D, mengungkapkan pentingnya peran media dalam syiar zakat. Terlebih pada era digital yang terus berkembang ini, peran media perlu diperkuat untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. "Sosial media saat ini penting agar meningkatkan kepercayaan masyarakat karena mendapat informasi berzakat dari BAZNAS," kata Prof Nadra dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS dengan Tema "Kiat Memberitakan Kegiatan Melalui Media Cetak, Media Sosial dan YouTube” disiarkan secara daring melalui BAZNAS TV, Selasa (8/10/2024). Menurut Prof Nadra, peran media dalam menyampaikan informasi mengenai BAZNAS memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam memberi informasi bagi para calon pemberi zakat atau muzaki untuk dapat menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. "Maka dari itu kita perlu menyebarkan informasi terkait zakat dan peran BAZNAS di tengah masyarakat," imbuhnya. Sementara itu, Plt Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati mengatakan, kerja kehumasan atau jurnalistik merupakan produk dari upaya melaksanakan fungsi komunikasi kepada publik atau syiar zakat. "Dari proses kehumasan atau jurnalistik di media sangat penting. Maka kita perlu melihat atau mengetahui perspektif dari keduanya bagaimana cara media melihat fakta," kata dia. Pihaknya menambahkan, saat ini zakat perlu disyiarkan. Sebab zakat bukan kedermawanan yang harus disembunyikan. "Zakat ini kewajiban bagi Muzaki dan disyiarkan untuk menjadi contoh baik. Bagi amil ini adalah pertanggungjawaban dalam pengelolaannya " jelasnya. Adapun tujuan syiar zakat yaitu pengumpulan sesuai potensi sekaligus juga untuk mendorong kebijakan keadilan sosial yang mewujudkan kesejahteraan masyarakat. "Kemudian literasi masyarakat penting untuk meningkatkan kesadaran dalam berzakat," pungkasnya.
PRESS_RELEASE08/10/2024 | HUMAS
RAIH PENGHARGAAN IFA AWARD 2023 BAZNAS NTB APRESIASI SELURUH DONATUR
RAIH PENGHARGAAN IFA AWARD 2023 BAZNAS NTB APRESIASI SELURUH DONATUR
Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat meraih penghargaan pada ajang indonesia Fundraising Award 2023 (IFA Award) Penghargaan yang di raih BAZNAS NTB didapatkan pada kategori Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik tahun 2023. Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara "Panggung Penyerahan IFA Award 2023" di Graha Insan Cendikia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), jakarta, Rabu (13/12/2023) "Alhamdulillah, terima kasih kami haturkan kepada institut Fundraising Indonesia atas penghargaan yang diberikan. Kami sangat bangga atas apresiasi yang diberikan, semoga penghargaan ini dapat terus memacu kami untuk terus memberikan yang terbaik di tengah masyarakat yang membutuhkan. Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh Donatur yang ada di Nusa Tenggara Barat yang telah mempercayakan BAZNAS Prov. NTB dalam menyalurkan Infak Kemanusiaannya kata Ketua Baznas Prov. NTB, Dr. TGH. Muhammad Said,Lc., MA, Rabu (13/12/2023) Pak Ketua menambahkan, motivasi menghimpun untuk lembaga filantropi seperti BAZNAS Prov. NTB adalah keinginan untuk banyak memberi manfaat kepada mustahik. Pada kesempatan ini juga hadir Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr.TGH.L. Pattimura Farhan, M.HI, menurutnya raihan dalam kategori "Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik 2023" merupakan buah dari upaya BAZNAS Prov. NTB memanfaatkan media online dan offline untuk memudahkan masy NTB dalam menunaikan donasi nya. "Inovasi yang terus dilakukan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Prov. NTB diimbangi dengan prinsip 3A yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Berbekal prinsip itu, kami berfokus pada menjaga kepercayaan masy Nusa Tenggara Barat. "Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Capaian ini akan sangat memotivasi kami untuk terus menebarkan manfaat dan kebaikan zakat, infak dan sedekah untuk membantu sesama"
PRESS_RELEASE15/12/2023 | HUMAS
PENYERAHAN ZAKAT GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT
PENYERAHAN ZAKAT GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT
BERKAH BERZAKAT Terima Kasih Muzaki, Terime Kasih Mustahik Acara Penyerahan Zakat ole Gubernur, Wakil Gubernur Dalam rangka menjalankan salah satu rukun Islam yang keempat, yakni kewajiban membayar Zakat bagi seluruh umat Islam, baik Zakat Fitrah dan Zakat Maal bagi mereka yang memiliki kelebihan harta. Kamis, 13 April 2023, bertempat di Gedung Graha Bhakti Praja, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melakukan pembayaran Zakat Fitrah dan Zakat Maal pada Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB. Selain Gubernur, jajaran Forkopimda NTB juga ikut serta melakukan pembayaran Zakat. Turut pula, Rektor Perguruan Tinggi se-NTB, Kepala OPD dan Instansi, Direksi BUMD, serta para pengusaha di Provinsi NTB. BAZNAS NTB telah menyalurkan zakat kepada 35.000 mustahik, membangun Koperasi Syariah di NTB dengan 2.000 anggota, membangun Rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin di NTB sebanyak 350 unit dan memberikan bantuan pendidikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dengan jumlah penerima sebanyak 50 orang dalam sambutan Ketua Baznas NTB Dr. TGH. Muhammad Said, Lc. MA Dalam kesempatan ini juga ada Pendistribusian ZIS untuk Muallaf dan Mahasiswa yang sedang melakukan tugas akhir dan selamat kapada penerima Penghargaan yaitu UPZ SKPD/Dinas/SMA dan Universitas Kategori Pengumpulan ZIS Terbaik dan Terbanyak. Dalam sambutannya, Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB mengatakan, Zakat merupakan salah satu instrumen kehidupan yang membesarkan manusia dari kesempitan hidup. Untuk itu, Zakat harus dimaknai bukan hanya sekadar kewajiban, tapi merupakan sebuah kebutuhan untuk menghadirkan kebahagiaan dan menjauhkan dari kegelisahan. Oleh karena itu, Bang Zul mengajak segenap masyarakat NTB khususnya umat Islam dari berbagai profesi, untuk menunaikan pembayaran Zakat tepat waktu agar senantiasa menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. "Terima kasih atas kerja keras BAZNAS dan telah meraih penghargaan dengan kinerja instansi terbaik di Indonesia. Mari kita maknai Zakat ini bukan sekedar kewajiban tapi merupakan kebutuhan untuk menghadirkan keberkahan, kebahagiaan, menjauhkan dari kegelisahan dan membesakan kita dari kesempitan hidup," pesan Bang Zul. Pemerintah mengajak segenap umat Islam di NTB untuk menunaikan pembayaran Zakat, Imfak dan Sadakahnya melalui BAZNAS Provinsi NTB, untuk selanjutnya disalurkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya.
PRESS_RELEASE13/04/2023 | humas
TUNAIKAN ZAKAT FITRAH
TUNAIKAN ZAKAT FITRAH
Mari sempurnakan ibadah Ramadhan sahabat dengan menunaikan kewajiban Zakat Fitrah melalui BAZNAS NTB Besaran Fitrah: Rp 35.000,-/jiwa (Berdasarkan Surat Edaran Gubernur No.451/184/kesra Tentang pembayaran zakat mal/perorangan, zakat fitrah melalui Baznas NTB untuk Wilayah Nusa Tenggara Barat) Tunaikan melalui link: ntb.baznas.go.id/bayarzakat Atau transfer ke rekening: Bank NTB Syariah : 504.02.77777.277 BTN Syariah : 767.20.33331 a.n BAZNAS Provinsi NTB Layanan Muzaki BAZNAS PROV.NTB Whatsapp : 0818290893 #BAZNASNTB #Zakat #Sedekah #ZakatFitrah #Ramadhan
PRESS_RELEASE04/04/2023 | Humas
PEMBAYARAN FIDYAH
PEMBAYARAN FIDYAH
Tinggal hitungan hari lagi menuju ramadhan, sudahkah #sahabatBAZNASNTB mempersiapkannya? Salah satunya dengan mengecek lagi apakah sudah membayarkan hutang puasa belum? Atau masih bingung harus bayar fidyah atau puasa lagi. Geser untuk cek tabel nya >> untuk mempermudah membayarkan fidyah, BAZNAS NTB hadir dengan layanan pembayaran fidyah online dengan besaran fidyah Rp45.000,-/hari/jiwa. Layanan BAZNAS Provinsi NTB wa : 0818-290-893 email : [email protected] #baznas #berkahberzakat #fidyahonline #fidyah #hutangpuasa
PRESS_RELEASE16/03/2023 | HUMAS BAZNAS NTB
Bantu Wujudkan Rumah Layak Bagi Amaq Mustamin
Bantu Wujudkan Rumah Layak Bagi Amaq Mustamin
Amak Mustamin, seorang buru nelayan yang telah rentah dan saat ini tinggal bersama istrinya yang telah berusia 80 tahun. Kondisi sang istri yang sangat memprihatinkan karena sudah tidak mampu lagi untuk berjalan, sakit sakitan, dan bahkan sering berbicara sendiri mengharuskan Amak Mustamin melakukan seluruh pekerjaan rumah tangga seorang diri. Di usia yang sudah rentah, Amak Mustamin tidak bisa berbuat banyak. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, beliau hanya mengandalkan hasil tangkapannya di laut yang tidak lebih dari 16 ribu setiap harinya. Rumah yang bertiangkan bambu dan berdindingkan bilik, lantainya pun masih terbuat dari tanah dan semen, dipan dan tikar yang lusuh adalah hunian yang tidak layak untuk Amak Mustamin dan istri menghabiskan sisa usianya. Mari kita wujudkan rumah layak bagi keluarga Amaq Mustamjn dengan cara berdonasi melalui sedekah terbaik anda dengan cara scan Qris menggunakan layanan pembayaran favorit Anda. atau melalui rekening : Bank NTB Syariah : 504.02.99999.279 Bank BTN Syariah : 767.20.33331 #Sedekah #OrangBaik #NTBGemilang #TerimaKasih #Muzaki #NTBBerzakat #NTBBersedekah #RumahLayakHuni
PRESS_RELEASE10/03/2023 | M Abdullah Mujahid
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat