Raker UPZ 2026: BAZNAS NTB Perkuat Konsolidasi Zakat Melalui Inovasi Infak Pendidikan Hingga Sektor Pengadaan Barang
07/10/2026 | Penulis: Humas BAZNAS NTB
Dokumentasi BAZNAS Prov NTB
MATARAM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-NTB Tahun 2026 pada Rabu (7/10/2026) untuk memperkuat konsolidasi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS NTB dan perwakilan DPRD Provinsi NTB ini menekankan bahwa penyaluran dana ZIS tidak lagi sekadar berorientasi pada bantuan konsumtif jangka pendek, melainkan difokuskan pada program pemberdayaan jangka panjang yang sistemik.
Hingga 30 September 2026, BAZNAS NTB mencatat total realisasi penyaluran ZIS telah mencapai Rp18.362.239.048. Dana tersebut telah didistribusikan kepada 28.940 jiwa penerima manfaat di seluruh wilayah NTB melalui lima program utama, yakni BAZNAS Peduli, Cerdas, Makmur, Sehat, dan Rumah Layak Huni (RLH). Pimpinan BAZNAS NTB menegaskan bahwa lembaganya hadir untuk melengkapi dan menambal celah program pemerintah yang belum tersentuh di daerah pelosok, seperti di Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa. Salah satu fokus utama adalah program RLH yang menargetkan pembangunan 380 unit rumah se-NTB dengan total anggaran mencapai Rp9 miliar yang dihimpun secara terencana.
Optimalisasi ZIS Sektor Pendidikan dan Pengadaan Barang Jasa Sektor pendidikan menjadi salah satu pilar utama pengumpulan ZIS dengan potensi lebih dari 12.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB. Kepala Dinas Dikbud NTB, Drs. H. Syamsul Hadi, menggagas wadah legal bernama "Infak Pendidikan" yang bernaung di bawah UPZ Sekolah. Langkah ini diambil guna menampung partisipasi wali murid secara sah dan transparan, sekaligus melindungi pihak sekolah dari risiko tuduhan pungutan liar (pungli). Pengelolaan dana di sekolah menerapkan prinsip "Zakat Setempat Membantu Setempat", di mana dana yang dihimpun diprioritaskan untuk membantu siswa kurang mampu dan fasilitas ibadah di sekolah tersebut. BAZNAS juga meluncurkan inisiatif "Green Zakat", yakni program pengumpulan sampah plastik sekolah yang hasil penjualannya disetorkan sebagai kas UPZ sekolah.
Pada sektor ekonomi, BAZNAS NTB mengoptimalkan potensi ZIS dari sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah Provinsi NTB yang nilai belanja melalui pihak ketiganya mencapai Rp765,9 miliar. BAZNAS mendorong kriteria "Perusahaan Taat Zakat" bagi para vendor pemprov dengan mewajibkan bukti setoran ZIS sebagai syarat pencairan termin akhir. Nilai pemotongan zakat disimulasikan secara proporsional sebesar 2,5 persen dari asumsi keuntungan wajar penyedia, yakni 10 persen dari total nilai kontrak. Bukti setoran zakat resmi dari BAZNAS ini nantinya dapat digunakan oleh pihak perusahaan sebagai pengurang penghasilan bruto kena pajak (tax deductible).
Digitalisasi Layanan dan Akuntabilitas Kelembagaan Guna menjaga kepercayaan muzakki dan integritas lembaga, BAZNAS NTB yang rutin diaudit dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini terus mengedepankan transparansi. BAZNAS kini mengimplementasikan sistem pelaporan digital yang otomatis mengirimkan konfirmasi transaksi dan ucapan terima kasih ke nomor WhatsApp muzakki. Selain itu, BAZNAS NTB juga meluncurkan teknologi Artificial Intelligence (AI) khusus zakat untuk membantu pengurus UPZ berkonsultasi mengenai dinamika fikih dan hukum zakat di lapangan.
Dalam penetapan kewajiban zakat profesi, BAZNAS NTB berpedoman pada nisab penghasilan sebesar Rp7,64 juta per bulan, yang mengacu pada nilai 85 gram emas 14 karat demi memberikan kepastian hukum. Pimpinan BAZNAS NTB berpesan kepada seluruh pengurus UPZ agar memposisikan diri sebagai juru dakwah, mengingat tolok ukur utama keberhasilan ZIS bukan semata pada nominal angka, melainkan besarnya dampak nyata yang dirasakan oleh para mustahik.
Berita Lainnya
Sukses Digelar Tiga Hari, BAZNAS NTB Resmi Tutup Rangkaian Pelatihan Pertukangan dan Las
Dinamika Kemanusiaan di NTT: Kedepankan Dialog, Relawan BAZNAS NTB Bagikan Langsung Logistik kepada Puluhan Warga di Desa Riung
BAZNAS PROV NTB TELAH HADIR DI FLORES, ANTARKAN AMANAH BANTUAN MASYARAKAT NTB
Gelar Rakernis 2026 di Hotel Astoria, BAZNAS NTB Bersinergi dengan Pemprov Dorong Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS NTB dan BAZNAS KSB Kolaborasi Survei Kelayakan Penerima Program MAHYANI
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS NTB Tinjau Langsung Sasaran Program Z Daya di Sumbawa Barat
Dorong Transformasi Pengelolaan Zakat, Dr. L. Muhammad Iqbal, MA Paparkan Inovasi Digital Saat Terima Kunjungan BAZNAS Lombok Tengah
BAZNAS Provinsi NTB Bekali Mustahik Keterampilan Menjahit untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi
BAZNAS Provinsi NTB Tingkatkan Kompetensi Mustahik Melalui Pelatihan Servis AC
Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS NTB Gelar Sosialisasi Pergub 2/2026 dan Serahkan Bantuan Pendidikan di Sumbawa
Sinergi Strategis, BAZNAS NTB dan Kanwil Kemenag Rancang Optimalisasi Pengumpulan ZIS di Lingkungan Madrasah
Kawal Estafet Kepemimpinan, Ketua BAZNAS NTB Turun Langsung Jadi Tim Pansel Pimpinan BAZNAS Sumbawa Barat
BAZNAS Provinsi NTB Tingkatkan Kapasitas UMKM Melalui Pelatihan Pembuatan Roti
Dari Tepal hingga Pulau Bungin: BAZNAS NTB dan Gubernur Hadirkan Sembako serta Layanan Kesehatan Gratis
BAZNAS NTB Edukasi Content Creator Nasional di Festival Ekonomi Syariah Bank Indonesia

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat.
Lihat Daftar Rekening →