WhatsApp Icon

Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak Tahun 2026

14/10/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS NTB

Bagikan:URL telah tercopy
Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak Tahun 2026

Dokumentasi BAZNAS Prov NTB

JAKARTA — Jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. 13 - 15 Oktober 2026. 

Rakornas BAZNAS 2026 resmi dibuka oleh Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani. Forum strategis tingkat nasional ini turut dihadiri oleh jajaran menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara, di antaranya Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Dalam Negeri, pejabat Bappenas, Ketua Kadin Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan nasional lainnya.

Mengusung tema "Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak Tahun 2026", Rakornas tahun ini berfokus pada penguatan tata kelola zakat nasional, perluasan dampak penyaluran dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), serta harmonisasi program pengelolaan zakat dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua BAZNAS Provinsi NTB menyambut baik gelaran forum nasional ini dan menegaskan komitmen BAZNAS NTB dalam menyelaraskan program-program pengelolaan zakat daerah dengan visi nasional serta program pembangunan prioritas di Provinsi NTB.

 "Kehadiran pimpinan BAZNAS Provinsi NTB di Rakornas BAZNAS 2026 ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat konsolidasi dan menyelaraskan langkah strategis zakat nasional. Sesuai dengan tema tahun ini, 'Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita', kami di NTB berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kemandirian ekonomi umat.". Jelas Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr Lalu Muhammad Iqbal Murad di Jakarta, 13/6.

" Dukungan dan arahan dari Ketua MPR RI serta pimpinan lembaga tinggi negara seperti Menko Yusril, Bappenas, Kadin, dan para menteri menjadi dorongan moral bagi kami di daerah. Sinergi antara pemerintah, lembaga negara, dan BAZNAS adalah kunci agar pengelolaan zakat di NTB semakin akuntabel, profesional, dan berdampak luas."

Melalui keikutsertaan dalam Rakornas ini, BAZNAS Provinsi NTB menargetkan penyusunan peta jalan strategis pengelolaan ZIS untuk tahun 2026–2027 yang mencakup digitalisasi pengumpulan, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta peluncuran program-program pendayagunaan zakat produktif yang berkelanjutan di seluruh penjuru Nusa Tenggara Barat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat.

Lihat Daftar Rekening →