WhatsApp Icon
Cegah Stunting BAZNAS NTB Bersama Bank NTB Syariah Distribusikan Paket Makanan Bergizi di Praya

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB bersinergi dengan Bank NTB Syariah dalam membantu penanganan stunting di Nusa Tenggara Barat.

Kerja sama yang dilakukan adalah menyalurkan sebanyak 70 paket makanan bergizi di Praya,Lombok Tengah, Senin (13/1), dengan sasaran penerima manfaat yakni keluarga risiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita

Turut hadir dalam simbolisasi penyerahan bantuan itu Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ust, H. Abdul Hakim, SH.,S.Pt.,MP; dan Perangkat Desa setempat.

"BAZNAS NTB sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan mustahik sangat memberi perhatian lebih kepada masalah stunting ini. Pencegahan stunting sangat penting demi menunjang perbaikan gizi generasi penerus bangsa. Maka, pada kesempatan ini BAZNAS NTB menyalurkan sebanyak 70 paket produk makanan bergizi kepada lokasi yang berisiko tinggi stunting," ujar H.Abdul Hakim, Senin (13/1).

Abdul Hakim melanjutkan, BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, turut seirama dalam menjalankan program pemerintah, seperti menurunkan tingkat kemiskinan dan menyejahterakan mustahik, termasuk dari sisi kesehatan. BAZNAS berkomitmen turut mendukung percepatan penurunan Stunting di Nusa Tenggara Barat, demi mencapai generasi yang unggul demi kemajuan bangsa.

Program Stunting ini merupakan salah satu model atau kegiatan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS NTB.

"BAZNAS NTB mengucapkan banyak terima kasih kepada Bank NTB Syariah yang telah menyalurkan Zakat Karyawan dan Zakat Perusahaannya untuk mendukung berbagai kegiatan sosial yang dilakukan BAZNAS. Dukungan ini sangatlah berarti demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

14-01-2025 | Kontributor: HUMAS
Sinergi BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam Pendistribusian Bantuan Paket Gizi untuk Pencegahan Stunting

Minggu, 12 Januari 2025, bertempat di Desa Kediri Lombok Barat, BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan pendistribusian bantuan dalam rangka program pencegahan stunting bersama Bank NTB Syariah. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Pattimura Farhan, M.HI, serta 70 mustahik yang terdiri dari anak-anak stunting dan ibu menyusui, kader stunting, serta perwakilan dari pemerintah Kabupaten Lombok Barat, termasuk unsur pemerintah desa dan perangkat desa.

Program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam upaya mengatasi masalah gizi buruk dan pertumbuhan anak yang terhambat akibat stunting. Acara ini merupakan langkah nyata untuk memberikan dukungan terhadap keluarga-keluarga yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Bantuan yang diberikan berupa paket gizi yang mengandung bahan makanan bergizi

Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua 1 BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan, M.HI, yang menyampaikan pentingnya program pencegahan stunting dalam menjaga kesehatan generasi masa depan. Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan mengungkapkan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga merupakan tantangan besar bagi pembangunan sumber daya manusia di NTB. Oleh karena itu, BAZNAS NTB bersama dengan Bank NTB SYariah terus berkomitmen untuk melakukan intervensi guna menurunkan angka stunting di wilayah NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Barat.

"Melalui bantuan paket gizi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting. Ini adalah salah satu upaya untuk memutus mata rantai stunting yang sering kali terjadi karena keterbatasan gizi dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai," ujar Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan mustahik. Setiap mustahik menerima paket gizi yang berisi bahan makanan seperti susu, vitamin, serta suplemen yang dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak dan ibu menyusui. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan dalam memperbaiki kualitas gizi mereka.

Harapan Ke Depan

Dengan adanya program pencegahan stunting melalui pendistribusian paket gizi ini, diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat dan NTB secara keseluruhan. Program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya gizi yang baik bagi ibu dan anak.

Di akhir acara, Wakil Ketua I BAZNAS NTB kembali mengingatkan bahwa program ini akan berlanjut dengan evaluasi dan monitoring yang ketat, guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak positif bagi keluarga-keluarga penerima manfaat.

"Semoga dengan Program ini, kita bisa mewujudkan NTB bebas stunting dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita," tutup Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan.

Acara pun berakhir dengan doa bersama, berharap agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan mengatasi masalah gizi buruk yang menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat.

13-01-2025 | Kontributor: HUMAS
Cegah Stunting Baznas NTB dan Bank NTB Syariah Distribusikan Paket Bergizi di Kediri Lombok Barat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB bersinergi dengan Bank NTB Syariah dalam membantu penanganan stunting di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kerja sama yang dilakukan adalah menyalurkan sebanyak 418 paket makanan bergizi di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat, Rabu (09/1/2025), dengan sasaran penerima manfaat yakni keluarga risiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan balita

Turut hadir dalam simbolisasi penyerahan bantuan itu Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said,Lc.,MA, Kepala Sekertariat Bank NTB Syariah Rahman Kamarud Zaman; Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan Zakar Ust, H. Abdul Hakim,SH.,S.Pt.,MP dan Kepala Desa Gelogor.

Pada Kesempatan ini Perwakilan Bank NTB syariah menjelaskan, bahwa program ini merupakan wujud nyata penyaluran zakat baik zakat karyawan dan zakat perusahaan Bank NTB Syariah melalui Baznas NTB, berbagai program untuk peningkatan ekonomi masyarakat juga dilakukan sesuai prosedur dan data.

Menurut pak rahman kamarud zaman sangat bersyukur kita memiliki wadah dalam menyalurkan dana zakat sehingga tepat sasaran dalam penerima manfaat, beliau mengajak menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas NTB sudah bisa memalui kanal digital yang disedikan Bank NTB Syariah.

Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pemerintah desa, serta mitra lainnya, hal ini bertujuan memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar berhak.

Ketua Baznas NTB, Dr. TGH. Muhammad Said,Lc.,MA, mengungkapkan bahwa program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara Baznas NTB dengan Bank NTB Syariah dengan total anggaran program ini mencapai Rp.418 Juta sebanyak 2.090 paket gizi.

Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan gizi masyarakat serta mendukung program pemerintah daerah dalam mencegah stunting. "Kami melaksanakan program ini sesuai arahan pemerintah daerah dan usulan mitra kami seperti Bank NTB Syariah.

Selain Program pencegahan stunting, Baznas NTB juga menginisiasi berbagai program sosial lainnya, seperti Program Rumah Layak Huni, memberikan Gerobak Produktif dan Modal Usaha dan bidang pendidikan (Bantuan kepada Guru dan Siswa).

Kolaborasi antara Bank NTB Syariah dan Baznas NTB ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan dalam mengurangi angka stunting di NTB.

10-01-2025 | Kontributor: HUMAS
20 PEDAGANG DI KAB.LOMBOK TENGAH MENDAPATKAN GEROBAK DAN MODAL USAHA KERJASAMA BAZNAS NTB DAN KAB.LOMBOK TENGAH

Dalam upaya memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah menggelar program pemberdayaan UMKM. Puncaknya, pada 31 Desember 2024, kedua lembaga ini menyalurkan bantuan modal usaha dan gerobak produktif kepada 20 pedagang.

Senyum sumringah terpancar dari wajah 20 pedagang di Lombok Tengah saat menerima bantuan modal usaha dan gerobak produktif dari BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah pada 31 Desember 2024. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi usaha mereka dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi NTB dan Ketua BAZNAS Lombok Tengah di Aula Kantor BAZNAS Lombok Tengah.

Acara penyerahan bantuan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Lombok Tengah dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS NTB, H. Abdul Hakim, Ketua BAZNAS Lombok Tengah, TGH Ma’arif Makmun Diranse, serta jajaran pengurus lainnya. Dalam sambutannya, H. Abdul Hakim menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Dengan begitu, perekonomian masyarakat Lombok Tengah dapat semakin tumbuh dan berkembang," ujar H. Abdul Hakim.

07-01-2025 | Kontributor: HUMAS
Rumah Sehat Baznas NTB Rayakan Hari ibu dengan Layanan Gratis Peduli Kesehatan Ibu

Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional, Rumas Sakit BAZNAS (RSB) Provinsi NTB bekerja sama dengan Rumah Sakit Kota Mataram menggelar kegiatan bertajuk "Gerakan Kesehatan Peduli Perempuan Bersama Persatuan Istri Amil BAZNAS Tahun 2024", bertempat di Aula Kantor Baznas NTB, Kota Mataram, pada Senin, 30 Desember.

Kegiatan yang diikuti oleh 130 peserta dari masyarakat umum ini, sukses dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti skrining kesehatan, pemeriksaan Papsmear, pemeriksaan metabolik, cek kesehatan kulit, hingga pemberian vitamin dan paket sehat. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan promosi Klinik Pratama bekerjasama dengan BPJS Kesehatan agar masyarakat tertarik memindahkan Kapitasi BPJS ke Rumah Sehat BAZNAS.

Drs.TGH.Munajib Kholid, selaku WK IV BAZNAS NTB menyampaiakan apresiasi dan menyebut rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai salah satu upaya mewujudkan "Perempuan Berdaya" melalui peningkatan kesehatan perempuan, khususnya dengan pemberian vitamin hingga pemeriksaan Papsmear, guna mencegah terjadinya kanker rahim pada perempuan.

"Tentunya ini adalah wujud nyata perhatian BAZNAS terhadap kesehatan perempuan-perempuan Indonesia. Karena selain melalui skrining kesehatan dan pemberian vitamin, ibu-ibu yang hadir disini juga kita fasilitasi melalui pemeriksaan Papsmear yang tujuan utamanya, tentu untuk mencegah terjadinya kanker rahim pada mereka," ujarnya.

Senada dengan itu, Fatimah, salah satu masyarakat yang turut hadir menyampaikan terima kasih dan ucapan apresiasinya atas kegiatan sosial yang sukses dilaksanakan BAZNAS NTB. Menurutnya kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan, bahkan bilaperlu diperbanyak untuk kuota pesertanya, agar lebih banyak lagi masyarakat khususnya perempuan yang dapat merasakan dampak baiknya.

"Kalau dari saya tentunya terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif baik yang dilakukan BAZNAS NTB. Bilaperlu setiap tahun diadakan dan kuota pesertanya juga ditambah, karena kegiatan baik seperti ini, menurut saya harus lebih banyak lagi perempuan yang dapat merasakan manfaatnya," katanya.

Dalam kegiatan yang berlangsung, juga turut hadir perwakilan dari BAZNAS NTB yakni WK III Drs.H.Maad Umar,M.Pd, WK IV, dan Kepala Pelaksana, serta perwakilan manajemen dan Dokter Spesialis Kulit dari Rumah Sakit Kota Mataram.

30-12-2024 | Kontributor: Humas
PULUHAN RUMAH DIPERBAIKI PIMPINAN BAZNAS NTB HADIRI PERESMIAN DI LOMBOK BARAT

Lembar, Diskominfotik. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dab Badan Amil ZAkat Nasional (BAZNAS) melaksanakan peresmian Rumah Layak Huni (MAHYANI) tahun 2024 yang dilaksanakan di Dusun Nyiur Lembang Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar kabupaten Lombok Barat, Selasa 24 Desember 2024. Hadir dalam kegiatan ini PJ. Bupati Lobar H. Ilham. S.Pd .M.Pd, Ketua BAZNAS Lobar TGH. Taisir Al Azhar Lc, S.Ag, MA, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi NTB, Ketua Islamic Relief, Direktur Utama / Kepala Cabang PT Bank NTB Syariah, Asisten I Lobar, Staf Ahli Bupati, Para Kepala OPD, Camat Lembar, Jajaran komisioner BAZNAS Lobar dan para mustahik penerima manfaat.

Dalam sambutanya Pj. Bupati lobar H. Ilham mengatakan salah satu Pekerjaan Rumah pemerintah saat ini adalah pengentasan kemiskinan di daerah. Dari data yang ada kemiskinan di kabupaten Lombok Barat berkisar 12,65% atau sekitar 96.570 jiwa yang masih tergolong miskin. Secara umum indikator kemiskinan bukan hanya karena pendapatan yang berkisar Rp. 600.000 perbulannya dan bukan hanya tentang pendapatan perbulannya saja yang menjadi acuan, namun indikator lainnya adalah tentang tempat tinggal atau rumah yang ditempati tidak layak huni dan itu merupakan salah satu dari indikator kemiskinan. Karenanya program Mahyani dari Baznas ini sangat luar biasa karena membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Lobar. “Program Baznas ini sangat membantu Pemerintah dalam mewujudkan kesejahteran masyarakat. Jika kita bisa menyelesaikan salah satu dari indikator tersebut, itu artinya kita sudah membantu masyarakat keluar dari garis kemiskinan” ujarnya.

lham juga mengungkapkan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka saat ini mencanangkan untuk menuntaskan kemiskinan ekstrim pada tahun 2026. Karenanya Pemda Lobar sangat mengapresiasi langkah dan program baznas dalam mengentaskan kemiskinan di Lobar. Hal ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa yang dapat mempercepat akselerasi pembangunan khususnya dalam pengentasan kemiskinan di Lobar. “Kolaborasi kita dengan menggandeng mitra-mitra yang bisa kita ajak bekerjasama dalam rangka percepatan untuk menuju kepada tuntasnya angka kemiskinan di kabupaten Lombok Barat harus terus dilaksanakan” Tekannya.

Ilham berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lombok Barat yang sudah mempunyai kemampuan dan kewajiban untuk mengeluarkan zakat, infaq dan sedekah agar bisa disalurkan melalui Baznas Kabupaten Lombok Barat. Hal tersebut tentu akan disalurkan pada program program yang dapat mensejahterakan masyarakat. Salah satunya melalui program mahyani dimana pada tahun 2024 ini Baznas telah membangun 54 rumah layak huni. Hal ini merupakan kolaborasi antara Baznas , Dinas Perkim, Islamic Relief serta Bank NTB Syariah. “Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Lombok Barat, Baznas Provinsi NTB, Dinas Perkim. Islamic Relief dan kepada Bank Syariah NTB serta semua elemen masyarakat yang sudah ikut berkontribusi dan berpartisipasi di dalam mensukseskan program Baznas terkait dengan rumah layak huni dan program-program lainnya, semoga ini terus berlanjut karena tugas Baznas sangat beririsan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin.” tutup Ilham.

Sementara itu ketua Baznas Lobar TGH. Taisir Al Azhar Lc, S.Ag, MA menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya sehingga apa yang menjadi rencana Baznas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai dengan harapan. Kami masih berusaha semaksimal mungkin untuk mensejahterakan masyarakat Lombok Barat lewat zakat, infaq dan sadaqah yang dititipkan lewat lembaga Baznas Lombok Barat. Ini merupakan program kerjasama dalam membantu masyarakat fakir miskin dan benar-benar tidak mampu, yang rumahnya tidak layak dan kita sediakan bantuan untuk perbaikan menjadi rumah layak huni. “Baznas Lobar pada tahun anggaran 2024 ini telah melaksanakan pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) sebanyak 54 (Lima Puluh Empat ) unit rumah di Kabupaten Lombok Barat dengan rincian 25 unit kerja sama dengan baznas Provinsi, 12 unit kerja sama dengan islamic relief, 8 unit kerja sama dengan BANK NTB Syariah, 9 unit biaya mandiri dari baznas lobar,” terangnya.

Ia menambahkan program mahyani ini diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu. Hal ini agar warga kurang mampu memiliki tempat tinggal yang layak untuk di huni dan sehat. Ia berharap agar program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dapat mendukung pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Lobar.

“Kita tentu berharap di tahun 2025 nanti, penyaluran bantuan oleh Baznas mengalami peningkatan sehingga semakin besar yang bisa Baznas kumpulkan semakin besar pula Baznas bisa berikan kepada masyarakat, semoga nantinya akan menjadi simbol harapan baru bagi mereka,” Pungkasnya.

Di akhir acara, dilakukan penyerahan simbolis kepada para penerima bantuan dan sekaligus peresmian rumah layak huni secara simbolis oleh PJ. Bupati Lobar H.Ilham, S.Pd,.M.Pd didampingi langsung oleh Ketua BAZNAS Lobar dan Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi NTB, Dirut/kepala unit Bank NTB Syariah dan Camat Lembar.
(DISKOMINFOTIK/ZUL/HUSNI)

24-12-2024 | Kontributor: HUMAS
Rumah Sehat Baznas Kota Bima Resmi Beroperasi Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Kota Bima, Kahaba.- Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Bima akhirnya diresmikan oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima H Supratman, Senin 23 Desember 2024. Peresmian ini berlangsung di halaman kantor Baznas Kota Bima dengan dihadiri sejumlah pejabat, Pimpinan Baznas Provinsi NTB, dan masyarakat setempat

Ketua Baznas Kota Bima H Nurdin Mansyur menyampaikan, keberadaan RSB ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bima, Baznas Provinsi NTB, dan Baznas Pusat.

“Rumah Sehat Baznas ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp1,1 miliar. Kami juga telah menempatkan 7 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter dan 5 perawat, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat,” sebutnya. Ketua Baznas Kota Bima H Nurdin Mansyur menyampaikan, keberadaan RSB ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bima, Baznas Provinsi NTB, dan Baznas Pusat.

“Rumah Sehat Baznas ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp1,1 miliar. Kami juga telah menempatkan 7 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter dan 5 perawat, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat,” sebutnya.

Nurdin menjelaskan, RSB ini merupakan bagian dari perjuangan panjang untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat Kota Bima.

“Setelah bertahun-tahun diperjuangkan, alhamdulillah, hari ini kita bisa meresmikan rumah sehat ini. Semoga dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” harapnya.

Di tempat yang sama, Pj Sekda Kota Bima, H Supratman mengapresiasi upaya Baznas Kota Bima dalam mewujudkan pembangunan RSB. Menurutnya, RSB ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan komitmen Baznas untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau.

“Saya masih ingat, saat pimpinan Baznas dilantik, mereka langsung menyampaikan komitmen untuk membangun Rumah Sehat Baznas. Hari ini, komitmen itu telah terwujud. Ini adalah langkah luar biasa yang patut diapresiasi,” ujar Supratman.

Ia juga menambahkan bahwa program pembangunan RSB ini sejalan dengan misi Baznas untuk tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kesehatan adalah pilar utama dalam pembangunan masyarakat. Rumah Sehat Baznas ini akan menjadi pelengkap dan penguat layanan kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Supratman menegaskan, keberadaan RSB mencerminkan nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya berbagi, gotong royong, dan keadilan sosial. “Kami percaya, Rumah Sehat Baznas ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Bima,” tambahnya.

23-12-2024 | Kontributor: Humas
MAMFAATKAN ZAKAT PERUSAHAAN BANK NTB SYARIAH BAZNAS NTB APRESIASI GURU DAN SISWA BERPRESTASI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB bersama Bank NTB syariah melakukan pendistribusian melalui zakat perusahaan Bank NTB yang di salurkan ke guru nonstrifikasi dan siswa berperestasi tidak mampu, guna mendukung pendidikan di Provinsi NTB.

Dalam acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS NTB Dr.TGH.Muhammad Said, MA., Wakil Ketua ll Baznas NTB H. Abdul Hakim,SH.,S.Pt.,MP, Kepala Biro Kesra Bapak Drs Perwakilan Bank NTB Syariah Bapak Dedi Karyadi sebagai general manager bisnis Ketua Dewan Pengawas Eskternal Bapak Jamiluddin, Rabu (18/12/2024).

"Dalam pendistribusian bantuan zakat perusahaan Bank NTB yang di salurkan ke Guru Tidak Tetap Nonsertifikasi dan Siswa Berprestasi Tidak Mampu, Baznas NTB bersama Bank NTB Syariah, Menekankan bahwa peran guru harus diapresiasi setinggi?2;nya dan Bank NTB akan terus berkolaborasi dengan Baznas NTB melalui zakat perusahannya, tak lupa ucapan terima kasih kepada Baznas NTB dan Pemerintah Daerah yg telah menyampaikan zakatnya kepada mustahik ujar dedi karyadi.

Dalam acara ini sambutann ketua BAZNAS NTB akan terus menjalin komunikasi dan bersinergi dengan berbagai pihak utk kebangkitan zakat, Pada tahun ini, Bank NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan umat dengan menyalurkan zakat perusahaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB.

Penyaluran zakat ini difokuskan kepada dua kelompok penerima yang sangat membutuhkan, yaitu guru honorer nonsertifikasi dan siswa berprestasi kurang mampu, Pendistribusian zakat ini merupakan wujud kepedulian Bank NTB terhadap sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTB. Sebagai salah satu sektor yang sangat berperan dalam mencetak generasi penerus bangsa, guru dan siswa membutuhkan dukungan agar dapat terus berkembang meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.

Guru Tidak Tetap Nonstrifikasi menjadi salah satu fokus utama karena mereka sering kali menghadapi tantangan berat dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, meskipun tidak memiliki sertifikasi. Mereka adalah pahlawan yang memberikan pengajaran dengan penuh dedikasi, namun seringkali kurang mendapat perhatian dari segi kesejahteraan. Oleh karena itu, zakat yang disalurkan melalui Baznas NTB ini diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan dan penghargaan terhadap jasa mereka.

Selain itu, siswa berprestasi yang tidak mampu menjadi penerima manfaat lainnya. Siswa-siswa ini telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang akademik maupun non-akademik, namun terbatas oleh faktor ekonomi yang menghalangi mereka untuk terus mengembangkan potensi. Bantuan zakat ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi mereka untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita, tanpa terhambat oleh keterbatasan finansial.

Proses pendistribusian zakat ini dilakukan dengan penuh transparansi dan akuntabilitas melalui koordinasi dengan BAZNAS NTB, yang bertugas mendata dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran. Dengan kerja sama yang solid antara Bank NTB dan BAZNAS NTB, diharapkan bantuan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para penerima, serta semakin mendorong budaya berbagi dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat.

Secara keseluruhan, program zakat perusahaan Bank NTB ini tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat peran lembaga zakat sebagai institusi yang turut serta dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih baik di NTB. Bank NTB berharap, melalui penyaluran zakat ini, akan tercipta generasi penerus bangsa yang lebih cerdas, berprestasi, dan memiliki moral yang tinggi, serta meningkatkan kesejahteraan guru sebagai pahlawan pendidikan

19-12-2024 | Kontributor: Humas
14 UPZ SE KAB.SUMBAWA BARAT MELAKUKAN REKONSILIASI PENGUMPULAN ZIS TAHUN 2024

Selasa, 10 Desember 2024, Baznas Provinsi NTB mengadakan kegiatan Rekonsiliasi Pengumpulan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Sumbawa Barat. Bertempat di Kantor KCD Sumbawa Barat, acara ini dihadiri oleh 14 UPZ yang mewakili berbagai instansi dan lembaga di daerah tersebut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh H. Zainul Muttaqin, Lc., MA, selaku Direktur Pelaksana Baznas Provinsi NTB.

Rekonsiliasi ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan ZIS, serta mempererat hubungan antara Baznas Provinsi NTB dan UPZ-UPZ di Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam arahannya, H. Zainul Muttaqin menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara Baznas dan UPZ untuk meningkatkan pengumpulan serta penyaluran ZIS yang lebih tepat sasaran. Beliau juga memberikan motivasi dan bimbingan agar UPZ dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugas mereka sebagai penghubung antara umat dengan Baznas, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengumpulan ZIS dan berbagi solusi untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di masing-masing instansi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan koordinasi yang lebih baik dapat tercipta, serta pengelolaan ZIS di Kabupaten Sumbawa Barat dapat semakin efisien dan tepat sasaran, memberikan manfaat langsung bagi pemberdayaan umat dan masyarakat miskin di daerah tersebut.

#rekonbaznasntb #pengumpulan #zis

13-12-2024 | Kontributor: Humas Baznas NTB
PIMPINAN BAZNAS RI TEKANKAN OPTIMALISASI DIGITALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DI DAERAH

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan jangkauan layanan zakat kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS. M.Ec, Ph.D dalam Rapat Koordinasi (Rakorda) BAZNAS dan LAZ se-Provinsi NTB di Mataram, NTB, Rabu (4/12/2024).

Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen mengatakan, digitalisasi menjadi kunci dalam modernisasi pengelolaan zakat. Digitalisasi tidak hanya terbatas pada sistem informasi manajemen, tetapi juga mencakup seluruh aspek pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran.

"Dengan sistem digital yang terintegrasi, kita dapat memantau seluruh proses pengelolaan zakat secara real-time dan memastikan bahwa zakat tersalurkan kepada yang berhak," ujarnya.

Menurut Prof. Nadra, digitalisasi merupakan fondasi untuk menyelenggarakan pengelolaan zakat ke tingkat berikutnya. Dengan teknologi, tidak hanya mempermudah proses pengumpulan dan penyaluran zakat, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas.

"Digitalisasi adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat," tuturnya.

Prof. Nadra juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mengelola ZIS. Menurutnya, aplikasi SIMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan ZIS, mulai dari pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran.

"Dengan SIMBA, kita dapat memantau secara real-time pengelolaan ZIS dan memastikan bahwa dana zakat disalurkan kepada yang berhak secara tepat dan transparan," ujar Prof. Nadra.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Nadra juga mengapresiasi atas pencapaian BAZNAS kabupaten/kota Provinsi NTB, yang aktif mengoptimalkan digitalisasi pengelolaan zakat dengan rutin melakukan pelaporan lewat aplikasi SIMBA.

"Kinerja BAZNAS se-NTB patut diapresiasi lantaran BAZNAS Provinsi NTB dan seluruh BAZNAS kab/kota nya sudah mengisi laporan kinerja via SIMBA, baik triwulan 1, 2, dan 3,” ucapnya.

Selain itu, kata Prof Nadra, dari 11 BAZNAS di Provinsi NTB, terdapat 5 BAZNAS yang mengisi IZN pada tahun 2023, mayoritas nilai IZN yang berada pada kategori bertumbuh.

"Secara detail, BAZNAS Kota Mataram memiliki nilai IZN tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan nilai 0,70 yang masuk pada kategori Bertumbuh. Disusul oleh BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat dan BAZNAS Kota Bima yang juga masuk dalam kategori Bertumbuh. Selanjutnya BAZNAS Kab. Lombok Utara dan BAZNAS Kab. Sumbawa Barat yang berada pada kategori Stabil," katanya.

BAZNAS RI akan memberikan dukungan penuh, termasuk pelatihan teknis dan bantuan pengembangan infrastruktur digital. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh daerah, termasuk wilayah terpencil, dapat memanfaatkan transformasi digital,” tambahnya.

Prof. Nadra berharap dengan semakin optimalnya digitalisasi pengelolaan zakat, khususnya di NTB, maka akan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat zakat.

"Zakat tidak hanya sekedar kewajiban agama, tetapi juga merupakan instrumen yang sangat efektif untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

05-12-2024 | Kontributor: Humas Baznas NTB
Cegah Stunting BAZNAS NTB Bersama Bank NTB Syariah Distribusikan Paket Makanan Bergizi di Praya
Cegah Stunting BAZNAS NTB Bersama Bank NTB Syariah Distribusikan Paket Makanan Bergizi di Praya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB bersinergi dengan Bank NTB Syariah dalam membantu penanganan stunting di Nusa Tenggara Barat. Kerja sama yang dilakukan adalah menyalurkan sebanyak 70 paket makanan bergizi di Praya,Lombok Tengah, Senin (13/1), dengan sasaran penerima manfaat yakni keluarga risiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita Turut hadir dalam simbolisasi penyerahan bantuan itu Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ust, H. Abdul Hakim, SH.,S.Pt.,MP; dan Perangkat Desa setempat. "BAZNAS NTB sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan mustahik sangat memberi perhatian lebih kepada masalah stunting ini. Pencegahan stunting sangat penting demi menunjang perbaikan gizi generasi penerus bangsa. Maka, pada kesempatan ini BAZNAS NTB menyalurkan sebanyak 70 paket produk makanan bergizi kepada lokasi yang berisiko tinggi stunting," ujar H.Abdul Hakim, Senin (13/1). Abdul Hakim melanjutkan, BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, turut seirama dalam menjalankan program pemerintah, seperti menurunkan tingkat kemiskinan dan menyejahterakan mustahik, termasuk dari sisi kesehatan. BAZNAS berkomitmen turut mendukung percepatan penurunan Stunting di Nusa Tenggara Barat, demi mencapai generasi yang unggul demi kemajuan bangsa. Program Stunting ini merupakan salah satu model atau kegiatan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS NTB. "BAZNAS NTB mengucapkan banyak terima kasih kepada Bank NTB Syariah yang telah menyalurkan Zakat Karyawan dan Zakat Perusahaannya untuk mendukung berbagai kegiatan sosial yang dilakukan BAZNAS. Dukungan ini sangatlah berarti demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

14-01-2025 | HUMAS

Sinergi BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam Pendistribusian Bantuan Paket Gizi untuk Pencegahan Stunting
Sinergi BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam Pendistribusian Bantuan Paket Gizi untuk Pencegahan Stunting
Minggu, 12 Januari 2025, bertempat di Desa Kediri Lombok Barat, BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan pendistribusian bantuan dalam rangka program pencegahan stunting bersama Bank NTB Syariah. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Pattimura Farhan, M.HI, serta 70 mustahik yang terdiri dari anak-anak stunting dan ibu menyusui, kader stunting, serta perwakilan dari pemerintah Kabupaten Lombok Barat, termasuk unsur pemerintah desa dan perangkat desa. Program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam upaya mengatasi masalah gizi buruk dan pertumbuhan anak yang terhambat akibat stunting. Acara ini merupakan langkah nyata untuk memberikan dukungan terhadap keluarga-keluarga yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Bantuan yang diberikan berupa paket gizi yang mengandung bahan makanan bergizi Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua 1 BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan, M.HI, yang menyampaikan pentingnya program pencegahan stunting dalam menjaga kesehatan generasi masa depan. Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan mengungkapkan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga merupakan tantangan besar bagi pembangunan sumber daya manusia di NTB. Oleh karena itu, BAZNAS NTB bersama dengan Bank NTB SYariah terus berkomitmen untuk melakukan intervensi guna menurunkan angka stunting di wilayah NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Barat. "Melalui bantuan paket gizi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting. Ini adalah salah satu upaya untuk memutus mata rantai stunting yang sering kali terjadi karena keterbatasan gizi dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai," ujar Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan mustahik. Setiap mustahik menerima paket gizi yang berisi bahan makanan seperti susu, vitamin, serta suplemen yang dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak dan ibu menyusui. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan dalam memperbaiki kualitas gizi mereka. Harapan Ke Depan Dengan adanya program pencegahan stunting melalui pendistribusian paket gizi ini, diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat dan NTB secara keseluruhan. Program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya gizi yang baik bagi ibu dan anak. Di akhir acara, Wakil Ketua I BAZNAS NTB kembali mengingatkan bahwa program ini akan berlanjut dengan evaluasi dan monitoring yang ketat, guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak positif bagi keluarga-keluarga penerima manfaat. "Semoga dengan Program ini, kita bisa mewujudkan NTB bebas stunting dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita," tutup Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan. Acara pun berakhir dengan doa bersama, berharap agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan mengatasi masalah gizi buruk yang menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat.

13-01-2025 | HUMAS

Cegah Stunting Baznas NTB dan Bank NTB Syariah Distribusikan Paket Bergizi di Kediri Lombok Barat
Cegah Stunting Baznas NTB dan Bank NTB Syariah Distribusikan Paket Bergizi di Kediri Lombok Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB bersinergi dengan Bank NTB Syariah dalam membantu penanganan stunting di wilayah Nusa Tenggara Barat. Kerja sama yang dilakukan adalah menyalurkan sebanyak 418 paket makanan bergizi di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat, Rabu (09/1/2025), dengan sasaran penerima manfaat yakni keluarga risiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan balita Turut hadir dalam simbolisasi penyerahan bantuan itu Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said,Lc.,MA, Kepala Sekertariat Bank NTB Syariah Rahman Kamarud Zaman; Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan Zakar Ust, H. Abdul Hakim,SH.,S.Pt.,MP dan Kepala Desa Gelogor. Pada Kesempatan ini Perwakilan Bank NTB syariah menjelaskan, bahwa program ini merupakan wujud nyata penyaluran zakat baik zakat karyawan dan zakat perusahaan Bank NTB Syariah melalui Baznas NTB, berbagai program untuk peningkatan ekonomi masyarakat juga dilakukan sesuai prosedur dan data. Menurut pak rahman kamarud zaman sangat bersyukur kita memiliki wadah dalam menyalurkan dana zakat sehingga tepat sasaran dalam penerima manfaat, beliau mengajak menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas NTB sudah bisa memalui kanal digital yang disedikan Bank NTB Syariah. Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pemerintah desa, serta mitra lainnya, hal ini bertujuan memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar berhak. Ketua Baznas NTB, Dr. TGH. Muhammad Said,Lc.,MA, mengungkapkan bahwa program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara Baznas NTB dengan Bank NTB Syariah dengan total anggaran program ini mencapai Rp.418 Juta sebanyak 2.090 paket gizi. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan gizi masyarakat serta mendukung program pemerintah daerah dalam mencegah stunting. "Kami melaksanakan program ini sesuai arahan pemerintah daerah dan usulan mitra kami seperti Bank NTB Syariah. Selain Program pencegahan stunting, Baznas NTB juga menginisiasi berbagai program sosial lainnya, seperti Program Rumah Layak Huni, memberikan Gerobak Produktif dan Modal Usaha dan bidang pendidikan (Bantuan kepada Guru dan Siswa). Kolaborasi antara Bank NTB Syariah dan Baznas NTB ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan dalam mengurangi angka stunting di NTB.

10-01-2025 | HUMAS

20 PEDAGANG DI KAB.LOMBOK TENGAH MENDAPATKAN GEROBAK DAN MODAL USAHA KERJASAMA BAZNAS NTB DAN KAB.LOMBOK TENGAH
20 PEDAGANG DI KAB.LOMBOK TENGAH MENDAPATKAN GEROBAK DAN MODAL USAHA KERJASAMA BAZNAS NTB DAN KAB.LOMBOK TENGAH
Dalam upaya memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah menggelar program pemberdayaan UMKM. Puncaknya, pada 31 Desember 2024, kedua lembaga ini menyalurkan bantuan modal usaha dan gerobak produktif kepada 20 pedagang. Senyum sumringah terpancar dari wajah 20 pedagang di Lombok Tengah saat menerima bantuan modal usaha dan gerobak produktif dari BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah pada 31 Desember 2024. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi usaha mereka dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi NTB dan Ketua BAZNAS Lombok Tengah di Aula Kantor BAZNAS Lombok Tengah. Acara penyerahan bantuan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Lombok Tengah dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS NTB, H. Abdul Hakim, Ketua BAZNAS Lombok Tengah, TGH Ma’arif Makmun Diranse, serta jajaran pengurus lainnya. Dalam sambutannya, H. Abdul Hakim menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. "Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Dengan begitu, perekonomian masyarakat Lombok Tengah dapat semakin tumbuh dan berkembang," ujar H. Abdul Hakim.

07-01-2025 | HUMAS

Rumah Sehat Baznas NTB Rayakan Hari ibu dengan Layanan Gratis Peduli Kesehatan Ibu
Rumah Sehat Baznas NTB Rayakan Hari ibu dengan Layanan Gratis Peduli Kesehatan Ibu
Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional, Rumas Sakit BAZNAS (RSB) Provinsi NTB bekerja sama dengan Rumah Sakit Kota Mataram menggelar kegiatan bertajuk "Gerakan Kesehatan Peduli Perempuan Bersama Persatuan Istri Amil BAZNAS Tahun 2024", bertempat di Aula Kantor Baznas NTB, Kota Mataram, pada Senin, 30 Desember. Kegiatan yang diikuti oleh 130 peserta dari masyarakat umum ini, sukses dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti skrining kesehatan, pemeriksaan Papsmear, pemeriksaan metabolik, cek kesehatan kulit, hingga pemberian vitamin dan paket sehat. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan promosi Klinik Pratama bekerjasama dengan BPJS Kesehatan agar masyarakat tertarik memindahkan Kapitasi BPJS ke Rumah Sehat BAZNAS. Drs.TGH.Munajib Kholid, selaku WK IV BAZNAS NTB menyampaiakan apresiasi dan menyebut rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai salah satu upaya mewujudkan "Perempuan Berdaya" melalui peningkatan kesehatan perempuan, khususnya dengan pemberian vitamin hingga pemeriksaan Papsmear, guna mencegah terjadinya kanker rahim pada perempuan. "Tentunya ini adalah wujud nyata perhatian BAZNAS terhadap kesehatan perempuan-perempuan Indonesia. Karena selain melalui skrining kesehatan dan pemberian vitamin, ibu-ibu yang hadir disini juga kita fasilitasi melalui pemeriksaan Papsmear yang tujuan utamanya, tentu untuk mencegah terjadinya kanker rahim pada mereka," ujarnya. Senada dengan itu, Fatimah, salah satu masyarakat yang turut hadir menyampaikan terima kasih dan ucapan apresiasinya atas kegiatan sosial yang sukses dilaksanakan BAZNAS NTB. Menurutnya kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan, bahkan bilaperlu diperbanyak untuk kuota pesertanya, agar lebih banyak lagi masyarakat khususnya perempuan yang dapat merasakan dampak baiknya. "Kalau dari saya tentunya terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif baik yang dilakukan BAZNAS NTB. Bilaperlu setiap tahun diadakan dan kuota pesertanya juga ditambah, karena kegiatan baik seperti ini, menurut saya harus lebih banyak lagi perempuan yang dapat merasakan manfaatnya," katanya. Dalam kegiatan yang berlangsung, juga turut hadir perwakilan dari BAZNAS NTB yakni WK III Drs.H.Maad Umar,M.Pd, WK IV, dan Kepala Pelaksana, serta perwakilan manajemen dan Dokter Spesialis Kulit dari Rumah Sakit Kota Mataram.

30-12-2024 | Humas

PULUHAN RUMAH DIPERBAIKI PIMPINAN BAZNAS NTB HADIRI PERESMIAN DI LOMBOK BARAT
PULUHAN RUMAH DIPERBAIKI PIMPINAN BAZNAS NTB HADIRI PERESMIAN DI LOMBOK BARAT
Lembar, Diskominfotik. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dab Badan Amil ZAkat Nasional (BAZNAS) melaksanakan peresmian Rumah Layak Huni (MAHYANI) tahun 2024 yang dilaksanakan di Dusun Nyiur Lembang Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar kabupaten Lombok Barat, Selasa 24 Desember 2024. Hadir dalam kegiatan ini PJ. Bupati Lobar H. Ilham. S.Pd .M.Pd, Ketua BAZNAS Lobar TGH. Taisir Al Azhar Lc, S.Ag, MA, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi NTB, Ketua Islamic Relief, Direktur Utama / Kepala Cabang PT Bank NTB Syariah, Asisten I Lobar, Staf Ahli Bupati, Para Kepala OPD, Camat Lembar, Jajaran komisioner BAZNAS Lobar dan para mustahik penerima manfaat. Dalam sambutanya Pj. Bupati lobar H. Ilham mengatakan salah satu Pekerjaan Rumah pemerintah saat ini adalah pengentasan kemiskinan di daerah. Dari data yang ada kemiskinan di kabupaten Lombok Barat berkisar 12,65% atau sekitar 96.570 jiwa yang masih tergolong miskin. Secara umum indikator kemiskinan bukan hanya karena pendapatan yang berkisar Rp. 600.000 perbulannya dan bukan hanya tentang pendapatan perbulannya saja yang menjadi acuan, namun indikator lainnya adalah tentang tempat tinggal atau rumah yang ditempati tidak layak huni dan itu merupakan salah satu dari indikator kemiskinan. Karenanya program Mahyani dari Baznas ini sangat luar biasa karena membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Lobar. “Program Baznas ini sangat membantu Pemerintah dalam mewujudkan kesejahteran masyarakat. Jika kita bisa menyelesaikan salah satu dari indikator tersebut, itu artinya kita sudah membantu masyarakat keluar dari garis kemiskinan” ujarnya. lham juga mengungkapkan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka saat ini mencanangkan untuk menuntaskan kemiskinan ekstrim pada tahun 2026. Karenanya Pemda Lobar sangat mengapresiasi langkah dan program baznas dalam mengentaskan kemiskinan di Lobar. Hal ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa yang dapat mempercepat akselerasi pembangunan khususnya dalam pengentasan kemiskinan di Lobar. “Kolaborasi kita dengan menggandeng mitra-mitra yang bisa kita ajak bekerjasama dalam rangka percepatan untuk menuju kepada tuntasnya angka kemiskinan di kabupaten Lombok Barat harus terus dilaksanakan” Tekannya. Ilham berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lombok Barat yang sudah mempunyai kemampuan dan kewajiban untuk mengeluarkan zakat, infaq dan sedekah agar bisa disalurkan melalui Baznas Kabupaten Lombok Barat. Hal tersebut tentu akan disalurkan pada program program yang dapat mensejahterakan masyarakat. Salah satunya melalui program mahyani dimana pada tahun 2024 ini Baznas telah membangun 54 rumah layak huni. Hal ini merupakan kolaborasi antara Baznas , Dinas Perkim, Islamic Relief serta Bank NTB Syariah. “Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Lombok Barat, Baznas Provinsi NTB, Dinas Perkim. Islamic Relief dan kepada Bank Syariah NTB serta semua elemen masyarakat yang sudah ikut berkontribusi dan berpartisipasi di dalam mensukseskan program Baznas terkait dengan rumah layak huni dan program-program lainnya, semoga ini terus berlanjut karena tugas Baznas sangat beririsan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin.” tutup Ilham. Sementara itu ketua Baznas Lobar TGH. Taisir Al Azhar Lc, S.Ag, MA menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya sehingga apa yang menjadi rencana Baznas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai dengan harapan. Kami masih berusaha semaksimal mungkin untuk mensejahterakan masyarakat Lombok Barat lewat zakat, infaq dan sadaqah yang dititipkan lewat lembaga Baznas Lombok Barat. Ini merupakan program kerjasama dalam membantu masyarakat fakir miskin dan benar-benar tidak mampu, yang rumahnya tidak layak dan kita sediakan bantuan untuk perbaikan menjadi rumah layak huni. “Baznas Lobar pada tahun anggaran 2024 ini telah melaksanakan pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) sebanyak 54 (Lima Puluh Empat ) unit rumah di Kabupaten Lombok Barat dengan rincian 25 unit kerja sama dengan baznas Provinsi, 12 unit kerja sama dengan islamic relief, 8 unit kerja sama dengan BANK NTB Syariah, 9 unit biaya mandiri dari baznas lobar,” terangnya. Ia menambahkan program mahyani ini diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu. Hal ini agar warga kurang mampu memiliki tempat tinggal yang layak untuk di huni dan sehat. Ia berharap agar program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dapat mendukung pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Lobar. “Kita tentu berharap di tahun 2025 nanti, penyaluran bantuan oleh Baznas mengalami peningkatan sehingga semakin besar yang bisa Baznas kumpulkan semakin besar pula Baznas bisa berikan kepada masyarakat, semoga nantinya akan menjadi simbol harapan baru bagi mereka,” Pungkasnya. Di akhir acara, dilakukan penyerahan simbolis kepada para penerima bantuan dan sekaligus peresmian rumah layak huni secara simbolis oleh PJ. Bupati Lobar H.Ilham, S.Pd,.M.Pd didampingi langsung oleh Ketua BAZNAS Lobar dan Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi NTB, Dirut/kepala unit Bank NTB Syariah dan Camat Lembar.(DISKOMINFOTIK/ZUL/HUSNI)

24-12-2024 | HUMAS

Rumah Sehat Baznas Kota Bima Resmi Beroperasi Optimalkan Pelayanan Kesehatan
Rumah Sehat Baznas Kota Bima Resmi Beroperasi Optimalkan Pelayanan Kesehatan
Kota Bima, Kahaba.- Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Bima akhirnya diresmikan oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima H Supratman, Senin 23 Desember 2024. Peresmian ini berlangsung di halaman kantor Baznas Kota Bima dengan dihadiri sejumlah pejabat, Pimpinan Baznas Provinsi NTB, dan masyarakat setempat Ketua Baznas Kota Bima H Nurdin Mansyur menyampaikan, keberadaan RSB ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bima, Baznas Provinsi NTB, dan Baznas Pusat. “Rumah Sehat Baznas ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp1,1 miliar. Kami juga telah menempatkan 7 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter dan 5 perawat, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat,” sebutnya. Ketua Baznas Kota Bima H Nurdin Mansyur menyampaikan, keberadaan RSB ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bima, Baznas Provinsi NTB, dan Baznas Pusat. “Rumah Sehat Baznas ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp1,1 miliar. Kami juga telah menempatkan 7 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter dan 5 perawat, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat,” sebutnya. Nurdin menjelaskan, RSB ini merupakan bagian dari perjuangan panjang untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat Kota Bima. “Setelah bertahun-tahun diperjuangkan, alhamdulillah, hari ini kita bisa meresmikan rumah sehat ini. Semoga dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” harapnya. Di tempat yang sama, Pj Sekda Kota Bima, H Supratman mengapresiasi upaya Baznas Kota Bima dalam mewujudkan pembangunan RSB. Menurutnya, RSB ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan komitmen Baznas untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. “Saya masih ingat, saat pimpinan Baznas dilantik, mereka langsung menyampaikan komitmen untuk membangun Rumah Sehat Baznas. Hari ini, komitmen itu telah terwujud. Ini adalah langkah luar biasa yang patut diapresiasi,” ujar Supratman. Ia juga menambahkan bahwa program pembangunan RSB ini sejalan dengan misi Baznas untuk tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. “Kesehatan adalah pilar utama dalam pembangunan masyarakat. Rumah Sehat Baznas ini akan menjadi pelengkap dan penguat layanan kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah daerah,” terangnya. Supratman menegaskan, keberadaan RSB mencerminkan nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya berbagi, gotong royong, dan keadilan sosial. “Kami percaya, Rumah Sehat Baznas ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Bima,” tambahnya.

23-12-2024 | Humas

MAMFAATKAN ZAKAT PERUSAHAAN BANK NTB SYARIAH BAZNAS NTB APRESIASI GURU DAN SISWA BERPRESTASI
MAMFAATKAN ZAKAT PERUSAHAAN BANK NTB SYARIAH BAZNAS NTB APRESIASI GURU DAN SISWA BERPRESTASI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB bersama Bank NTB syariah melakukan pendistribusian melalui zakat perusahaan Bank NTB yang di salurkan ke guru nonstrifikasi dan siswa berperestasi tidak mampu, guna mendukung pendidikan di Provinsi NTB. Dalam acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS NTB Dr.TGH.Muhammad Said, MA., Wakil Ketua ll Baznas NTB H. Abdul Hakim,SH.,S.Pt.,MP, Kepala Biro Kesra Bapak Drs Perwakilan Bank NTB Syariah Bapak Dedi Karyadi sebagai general manager bisnis Ketua Dewan Pengawas Eskternal Bapak Jamiluddin, Rabu (18/12/2024). "Dalam pendistribusian bantuan zakat perusahaan Bank NTB yang di salurkan ke Guru Tidak Tetap Nonsertifikasi dan Siswa Berprestasi Tidak Mampu, Baznas NTB bersama Bank NTB Syariah, Menekankan bahwa peran guru harus diapresiasi setinggi?2;nya dan Bank NTB akan terus berkolaborasi dengan Baznas NTB melalui zakat perusahannya, tak lupa ucapan terima kasih kepada Baznas NTB dan Pemerintah Daerah yg telah menyampaikan zakatnya kepada mustahik ujar dedi karyadi. Dalam acara ini sambutann ketua BAZNAS NTB akan terus menjalin komunikasi dan bersinergi dengan berbagai pihak utk kebangkitan zakat, Pada tahun ini, Bank NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan umat dengan menyalurkan zakat perusahaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB. Penyaluran zakat ini difokuskan kepada dua kelompok penerima yang sangat membutuhkan, yaitu guru honorer nonsertifikasi dan siswa berprestasi kurang mampu, Pendistribusian zakat ini merupakan wujud kepedulian Bank NTB terhadap sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTB. Sebagai salah satu sektor yang sangat berperan dalam mencetak generasi penerus bangsa, guru dan siswa membutuhkan dukungan agar dapat terus berkembang meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi. Guru Tidak Tetap Nonstrifikasi menjadi salah satu fokus utama karena mereka sering kali menghadapi tantangan berat dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, meskipun tidak memiliki sertifikasi. Mereka adalah pahlawan yang memberikan pengajaran dengan penuh dedikasi, namun seringkali kurang mendapat perhatian dari segi kesejahteraan. Oleh karena itu, zakat yang disalurkan melalui Baznas NTB ini diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan dan penghargaan terhadap jasa mereka. Selain itu, siswa berprestasi yang tidak mampu menjadi penerima manfaat lainnya. Siswa-siswa ini telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang akademik maupun non-akademik, namun terbatas oleh faktor ekonomi yang menghalangi mereka untuk terus mengembangkan potensi. Bantuan zakat ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi mereka untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita, tanpa terhambat oleh keterbatasan finansial. Proses pendistribusian zakat ini dilakukan dengan penuh transparansi dan akuntabilitas melalui koordinasi dengan BAZNAS NTB, yang bertugas mendata dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran. Dengan kerja sama yang solid antara Bank NTB dan BAZNAS NTB, diharapkan bantuan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para penerima, serta semakin mendorong budaya berbagi dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat. Secara keseluruhan, program zakat perusahaan Bank NTB ini tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat peran lembaga zakat sebagai institusi yang turut serta dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih baik di NTB. Bank NTB berharap, melalui penyaluran zakat ini, akan tercipta generasi penerus bangsa yang lebih cerdas, berprestasi, dan memiliki moral yang tinggi, serta meningkatkan kesejahteraan guru sebagai pahlawan pendidikan

19-12-2024 | Humas

14 UPZ SE KAB.SUMBAWA BARAT MELAKUKAN REKONSILIASI PENGUMPULAN ZIS TAHUN 2024
14 UPZ SE KAB.SUMBAWA BARAT MELAKUKAN REKONSILIASI PENGUMPULAN ZIS TAHUN 2024
Selasa, 10 Desember 2024, Baznas Provinsi NTB mengadakan kegiatan Rekonsiliasi Pengumpulan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Sumbawa Barat. Bertempat di Kantor KCD Sumbawa Barat, acara ini dihadiri oleh 14 UPZ yang mewakili berbagai instansi dan lembaga di daerah tersebut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh H. Zainul Muttaqin, Lc., MA, selaku Direktur Pelaksana Baznas Provinsi NTB.Rekonsiliasi ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan ZIS, serta mempererat hubungan antara Baznas Provinsi NTB dan UPZ-UPZ di Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam arahannya, H. Zainul Muttaqin menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara Baznas dan UPZ untuk meningkatkan pengumpulan serta penyaluran ZIS yang lebih tepat sasaran. Beliau juga memberikan motivasi dan bimbingan agar UPZ dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugas mereka sebagai penghubung antara umat dengan Baznas, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengumpulan ZIS dan berbagi solusi untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di masing-masing instansi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan koordinasi yang lebih baik dapat tercipta, serta pengelolaan ZIS di Kabupaten Sumbawa Barat dapat semakin efisien dan tepat sasaran, memberikan manfaat langsung bagi pemberdayaan umat dan masyarakat miskin di daerah tersebut.#rekonbaznasntb #pengumpulan #zis

13-12-2024 | Humas Baznas NTB

PIMPINAN BAZNAS RI TEKANKAN OPTIMALISASI DIGITALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DI DAERAH
PIMPINAN BAZNAS RI TEKANKAN OPTIMALISASI DIGITALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DI DAERAH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan jangkauan layanan zakat kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS. M.Ec, Ph.D dalam Rapat Koordinasi (Rakorda) BAZNAS dan LAZ se-Provinsi NTB di Mataram, NTB, Rabu (4/12/2024). Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen mengatakan, digitalisasi menjadi kunci dalam modernisasi pengelolaan zakat. Digitalisasi tidak hanya terbatas pada sistem informasi manajemen, tetapi juga mencakup seluruh aspek pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran. "Dengan sistem digital yang terintegrasi, kita dapat memantau seluruh proses pengelolaan zakat secara real-time dan memastikan bahwa zakat tersalurkan kepada yang berhak," ujarnya. Menurut Prof. Nadra, digitalisasi merupakan fondasi untuk menyelenggarakan pengelolaan zakat ke tingkat berikutnya. Dengan teknologi, tidak hanya mempermudah proses pengumpulan dan penyaluran zakat, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas. "Digitalisasi adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat," tuturnya. Prof. Nadra juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mengelola ZIS. Menurutnya, aplikasi SIMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan ZIS, mulai dari pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran. "Dengan SIMBA, kita dapat memantau secara real-time pengelolaan ZIS dan memastikan bahwa dana zakat disalurkan kepada yang berhak secara tepat dan transparan," ujar Prof. Nadra. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Nadra juga mengapresiasi atas pencapaian BAZNAS kabupaten/kota Provinsi NTB, yang aktif mengoptimalkan digitalisasi pengelolaan zakat dengan rutin melakukan pelaporan lewat aplikasi SIMBA. "Kinerja BAZNAS se-NTB patut diapresiasi lantaran BAZNAS Provinsi NTB dan seluruh BAZNAS kab/kota nya sudah mengisi laporan kinerja via SIMBA, baik triwulan 1, 2, dan 3,” ucapnya. Selain itu, kata Prof Nadra, dari 11 BAZNAS di Provinsi NTB, terdapat 5 BAZNAS yang mengisi IZN pada tahun 2023, mayoritas nilai IZN yang berada pada kategori bertumbuh. "Secara detail, BAZNAS Kota Mataram memiliki nilai IZN tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan nilai 0,70 yang masuk pada kategori Bertumbuh. Disusul oleh BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat dan BAZNAS Kota Bima yang juga masuk dalam kategori Bertumbuh. Selanjutnya BAZNAS Kab. Lombok Utara dan BAZNAS Kab. Sumbawa Barat yang berada pada kategori Stabil," katanya. BAZNAS RI akan memberikan dukungan penuh, termasuk pelatihan teknis dan bantuan pengembangan infrastruktur digital. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh daerah, termasuk wilayah terpencil, dapat memanfaatkan transformasi digital,” tambahnya. Prof. Nadra berharap dengan semakin optimalnya digitalisasi pengelolaan zakat, khususnya di NTB, maka akan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat zakat. "Zakat tidak hanya sekedar kewajiban agama, tetapi juga merupakan instrumen yang sangat efektif untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

05-12-2024 | Humas Baznas NTB

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat