Mengapa Ahli Kubur Ingin Kembali ke Dunia Hanya untuk Bersedekah?
15/07/2026 | Penulis: Humas Baznas NTB
H. Zulkipli, SE., MM. (Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi NTB)
Mengapa Ahli Kubur Ingin Kembali ke Dunia Hanya untuk Bersedekah?
Pernahkah kita membayangkan, jika seandainya orang-orang yang telah meninggal dunia diberikan satu kali kesempatan oleh Allah SWT untuk kembali hidup di dunia, apa yang paling ingin mereka lakukan? Apakah mereka akan menemui keluarga, menghabiskan harta yang tersisa, atau membangun rumah yang lebih megah?
Ternyata tidak. Al-Qur'an secara gamblang mengungkap jeritan hati para ahli kubur. Jika diizinkan kembali ke dunia, meskipun hanya sesaat, pilihan utama mereka bukanlah melaksanakan salat, berpuasa, atau pergi haji, melainkan bersedekah.
Jeritan Hati Ahli Kubur dalam Al-Qur'an
Keinginan yang mendalam ini diabadikan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an, Surah Al-Munafiqun ayat 10:
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: 'Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?'” (QS. Al-Munafiqun: 10).
Ayat ini menjadi tamparan keras sekaligus pengingat bagi kita yang masih bernapas. Kematian adalah sesuatu yang pasti, dan penyesalan setelahnya adalah hal yang sia-sia.
Mengapa Harus Sedekah?
Seorang ulama besar, Imam Al-Qurthubi, pernah menjelaskan rahasia di balik ayat ini. Beliau bersabda:
"Mengapa orang yang telah mati memilih sedekah dan tidak memilih amalan lain? Karena dia telah melihat dahsyatnya pahala dan keuntungan sedekah setelah kematiannya."
Ketika ruh terpisah dari jasad dan memasuki alam barzakh, tirai gaib terbuka. Di sanalah manusia melihat realitas yang sebenarnya. Ada beberapa alasan kuat mengapa sedekah menjadi amalan yang paling dirindukan ahli kubur:
1. Sedekah adalah Pemadam Panas Alam Kubur
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang shahih:
“Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan memadamkan panasnya kubur bagi pelakunya. Dan sesungguhnya seorang mukmin hanyalah akan bernaung di bawah naungan sedekahnya pada hari kiamat.” (HR. At-Thabrani, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah).
2. Investasi yang Pahalanya Terus Mengalir
Sedekah, terutama sedekah jariyah, adalah aset yang tidak akan tergerus oleh kematian. Ketika semua amalan terputus, aliran pahala sedekah tetap mengalir deras menerangi kubur pengamalnya.
3. Bukti Keimanan yang Nyata (As-Shadaqah Burhan)
Nabi SAW menegaskan bahwa “Sedekah itu adalah bukti” (HR. Muslim). Sedekah membuktikan bahwa seorang hamba lebih mencintai Allah daripada harta bendanya.
Renungan untuk Kita yang Masih Hidup
Sahabat beriman, penyesalan yang dialami oleh orang-orang terdahulu seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi kita hari ini. Kita tidak perlu menunggu ajal menjemput untuk menyadari betapa berharganya selembar uang yang kita infakkan di jalan Allah.
Saat ini, kita masih memiliki kesempatan yang tidak dimiliki oleh mereka yang berada di dalam kubur. Kita masih memiliki harta, kesehatan, dan waktu.
Melalui BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat, kami terus menyaksikan bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah yang Anda tunaikan mampu mengubah air mata kemiskinan menjadi senyuman kemandirian bagi para mustahik (penerima manfaat).
Sedekah Anda hari ini bukan hanya menolong hidup orang lain di dunia, tetapi hakikatnya sedang membangun rumah dan keteduhan bagi diri Anda sendiri di akhirat kelak.
Jangan tunggu besok, karena kita tidak pernah tahu apakah esok hari kita masih menjadi orang yang bersedekah, atau justru menjadi orang yang memohon untuk kembali ke dunia demi bisa bersedekah.
Mari bersedekah sekarang, sebelum terlambat.
Artikel Lainnya
Mengapa Muzaki Harus Berzakat Lewat Lembaga Resmi? Mengubah Rp100 Ribu Menjadi Kekuatan Pemberdayaan
Mahyani: Menenun Martabat di Atas Fondasi Desa Berdaya
Khatib di Masjid Baiturrahman Gegutu, Ketua BAZNAS NTB Ajak Jemaah Perkuat Solidaritas Sosial Lewat Zakat
Mengubah Tangan di Bawah Menjadi Tangan di Atas: Ikhtiar BAZNAS NTB Mentransformasi Mustahiq Menjadi Mutashaddiq
Mengubah Mustahiq Menjadi Mutashaddiq: Menakar Urgensi dan Manfaat Program ZKUP BAZNAS NTB
10 Amalan memasuki bulan Ramadhan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Nusa Tenggara Barat.
Lihat Daftar Rekening →