Dokumentasi HumasBaznasNTB

PJ GUBERNUR RESMIKAN RUMAH LAYAK HUNI KERJASAMA BAZNAS NTB DAN BANK NTB SYARIAH DI SEKOTONG LOMBOK BARAT

22/01/2025 | Humas Baznas NTB

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BAZNAS NTB) bekerja sama dengan Bank NTB Syariah sukses meresmikan Rumah Layak Huni (MAHYANI) bagi masyarakat di Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu, 22 Januari 2025. Kegiatan tersebut dihadiri dan diresmikan langsung oleh PJ Gubernur NTB, Hasanudin, dan mengapresiasi kinerja BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah yang telah bersama-sama memenuhi 30 persen kebutuhan rumah layak huni yang belum terpenuhi di NTB.

Hadir dalam kegiatan ini PJ Gubernur NTB Bapak Hasanuddin, Ketua Baznas NTB Dr.TGH.Muhammad Said,Lc.,MA, Senior Executive Vice President Bank NTB Syariah H. Muhammad Usman, Waki Ketua I Baznas NTB Dr.TGH.L.Pattimura Farhan,M.HI, Wakil Ketua III Drs.H.Maad Umar, M.Pd, Wakil Ketua IV Drs. TGH.Munajib Kholid, Karo Kesra Sekda NTB Drs.H. Sahnan, M.Pd dan PJ Bupati Lobar yang diwakilkan beserta Ketua Baznas Kab. Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar

"Bahwa di NTB masih cukup banyak masyarakat yang menghuni rumah tidak layak huni, termasuk hampir 30 persen lebih masyarakat kita yang belum mempunyai rumah layak huni, padahal kita tahu rumah ini adalah kebutuhan pokok kita sebagai manusia. Untuk itu saya sampaikan kepada BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah serta semua pihak yang terlibat untuk kita saling bahu membahu meningkatkan taraf hidup masyarakat kita dalam menyiapkan pemukiman yang layak huni," ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Baznas NTB, Dr. TGH. Muhammad Said Gazhali, Lc., MA, dalam sambutannya menyebut program MAHYANI sebagai salah satu program utama BAZNAS NTB yang memang dikhususkan sebagai upaya pemenuhan Rumah Layak Huni bagi masyarakat yang total alokasi anggarannya bersumber dari program zakat perusahaan Bank NTB Syariah senilai 4,2 miliar.

"Adapun laporan sumber dana dari Bank NTB Syariah ini adalah zakat perusahaan yang sudah kita mulai sejak 2024 yang lalu. Alhamdulillah tahun lalu kita menyalurkan untuk zakat perusahaan senilai 7,2 miliar, dan itu kita salurkan 4,2 miliar untuk rumah layak huni," katanya.

Lebih lanjut ia merincikan dari total anggaran tersebut selain untuk program MAHYANI, juga digunakan untuk program sanitasi sebanyak 230 unit, program stunting 418 juta atau 650 mustahik, proogram kesehatan 101 juta, program pendidikan 895 juta yang dialokasikan ke 310 sekolah, serta pemberdayaan ekonomi senilai 208 juta.

Kedepannya, dengan potensi zakat yang diproyeksikan akan lebih banyak dari tahun sebebelumnya, ia berharap melalui pengumpulan zakat perusahaan ini, lebih banyak lagi masyarakat NTB yang memiliki rumah layak huni.

Hal yang sama disampaikan Senior Executive Vice President Bank NTB Syariah, H.Muhammad Usman, yang menyebut kedepan alokasi anggaran kegiatan tidak hanya bersumber dari zakat perusahaan tapi juga berasal dari zakat karyawan Bank NTB Syariah. Dirinya bahkan optimis memastikan penyaluran zakat perusahaan tahun ini akan tetap disalurkan dalam jumlah yang lebih besar.

"Kami tentu mengapresiasi kinerja BAZNAS NTB sebagai mitra kerja kami menyalurkan zakat perusahaan hari ini dalam bentuk bantuan rumah layak huni. Bank NTB Syariah sendiri tentu akan tetap selalu optimis, dapat menyalurkan zakat perusahaan yang in syaa Allah tahun ini dalam jumlah yang lebih besar lagi," ungkapnya.

NUSA TENGGARA BARAT

Copyright © 2025 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.9