
Foto: BAZNAS
Sinergi BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam Pendistribusian Bantuan Paket Gizi untuk Pencegahan Stunting
13/01/2025 | HUMAS BAZNASMinggu, 12 Januari 2025, bertempat di Desa Kediri Lombok Barat, BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan pendistribusian bantuan dalam rangka program pencegahan stunting bersama Bank NTB Syariah. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Pattimura Farhan, M.HI, serta 70 mustahik yang terdiri dari anak-anak stunting dan ibu menyusui, kader stunting, serta perwakilan dari pemerintah Kabupaten Lombok Barat, termasuk unsur pemerintah desa dan perangkat desa.
Program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah dalam upaya mengatasi masalah gizi buruk dan pertumbuhan anak yang terhambat akibat stunting. Acara ini merupakan langkah nyata untuk memberikan dukungan terhadap keluarga-keluarga yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Bantuan yang diberikan berupa paket gizi yang mengandung bahan makanan bergizi
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua 1 BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan, M.HI, yang menyampaikan pentingnya program pencegahan stunting dalam menjaga kesehatan generasi masa depan. Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan mengungkapkan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga merupakan tantangan besar bagi pembangunan sumber daya manusia di NTB. Oleh karena itu, BAZNAS NTB bersama dengan Bank NTB SYariah terus berkomitmen untuk melakukan intervensi guna menurunkan angka stunting di wilayah NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Barat.
"Melalui bantuan paket gizi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting. Ini adalah salah satu upaya untuk memutus mata rantai stunting yang sering kali terjadi karena keterbatasan gizi dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai," ujar Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan mustahik. Setiap mustahik menerima paket gizi yang berisi bahan makanan seperti susu, vitamin, serta suplemen yang dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak dan ibu menyusui. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan dalam memperbaiki kualitas gizi mereka.
Harapan Ke Depan
Dengan adanya program pencegahan stunting melalui pendistribusian paket gizi ini, diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat dan NTB secara keseluruhan. Program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya gizi yang baik bagi ibu dan anak.
Di akhir acara, Wakil Ketua I BAZNAS NTB kembali mengingatkan bahwa program ini akan berlanjut dengan evaluasi dan monitoring yang ketat, guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak positif bagi keluarga-keluarga penerima manfaat.
"Semoga dengan Program ini, kita bisa mewujudkan NTB bebas stunting dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita," tutup Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan.
Acara pun berakhir dengan doa bersama, berharap agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan mengatasi masalah gizi buruk yang menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat.

